Search Articles & Publications

Showing 371 articles found for "Industri"

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi Tahun 2024

Naida Sela Edina, Izzatu Millah, Cut Alia Keumala Muda, Devi Angeliana Kusumaningtiar
Abstract: Kelelahan masih menjadi masalah di negara berkembang seperti Indonesia karena masih menjadi ancaman serius bagi kualitas hidup manusia. Kelelahan yang terjadi pada pengemudi ojek online akan sangat berpotensi menyebabkan&#8230; gangguan fisik pada pengemudi. Gangguan fisik juga akan mengganggu aktivitas kerja yang dimana aktivitas kerja akan menjadi tidak optimal sehingga menurunnya kemampuan pengemudi dalam lingkungan sekitar. Hal tersebut yang membuat atau memicu banyaknya kecelakaan. Kelelahan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Angka kecelakaan lalu lintas tahun 2021 mengalami peningkatan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor masih menjadi angka tertinggi. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi tahun 2024. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Teknik pengambilan sampel yaitu diperoleh melalui wawancara yang langsung kepada responden dengan instrumen berupa lembar kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC)  Hasil penelitian menunjukan bahwa 50 responden (64,0%) mengalami kelelahan berat, 31 responden (36,0 %) mengalami kelelahan sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelelahan dengan usia dengan nilai p= 0,003 (p<0,05), lama tidur nilai p=0,040 (p<0,05),  durasi kerja nilai p=0,001 (p<0,05) dan tidak ada hubungan antara kelelahan dengan status gizi dengan nilai p=0,746 (p>0,05), masa kerja nilai p=0,728 (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut pengemudi ojek online perlu mempertimbangkan mengenai usia berisiko, waktu istirahat yang cukup serta waktu kerja yang baik untuk menghindari terjadinya kelelahan kerja.

Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja Konstruksi Di Proyek Power House Mainline 1 PT Nindya Citra Kharisma KSO Tahun 2023

Natasya Hayatusyifa, Rini Handayani, Cut Alia Kemala Muda, Ahmad Irfandi
Abstract: Perilaku tidak aman terjadi karena dua hal, faktor internal seperti motivasi dan persepsi, serta faktor eksternal seperti peraturan, pengawasan, ketersediaan APD dan komunikasi. Konstruksi merupakan salah satu industri yang&#8230; ang memiliki tingkat risiko tinggi terjadinya kecelakaan yang dapat menimbulkan luka-luka, penyakit, hilangnya hari kerja, kematian, maupun kerugian perusahaan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor berisiko perilaku tidak aman serta faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan unsafe action (perilaku tidak aman) pada pekerja konstruksi proyek Rel Kreta Api oleh PT. Nindya Citra Kharisma, KSO, tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling/sampling dari jumlah sampel sebanyak 73 pekerja/tukang bangunan. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 29 (39.7%) berisiko tinggi berperilaku tidak aman dan 44 (60.3%) berisiko rendah berperilaku tidak aman. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (P value=0,031), sikap (P value=1,000), pengawasan (P value=0,092) dengan perilaku tidak aman (unsafe action) pada pekerja konstruksi PT.Nindya Citra Kharisma ,KSO. Adapun saran yang ditujukan kepada pihak perusahaan adalah mengikut sertakan petugas HSE ataupun pekerja dalam seminar ataupun pelatihan K3, Membuat peraturan secara tertulis kepada pekerja agar pekerja dapat menerapkan peraturan pada saat bekerja.

Analisis Kinerja Keuangan PT. Unilever Indonesia Tbk Tahun 2021, 2022, 2023

Arza Apdil Sanim, Fatma Yeni, O.P. Bismark
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan PT. Unilever Indonesia Tbk berdasarkan perhitungan rasio likuiditas, rasio sovabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas. Jenis&#8230; nis penelitian yang diteliti menggunakan deskriptif kualitatif. Data yang diolah adalah laporan keuangan PT. Unilever Indonesia Tbk (laporan neraca Perusahaan dan laporan laba rugi Perusahaan tahun 2021, 2022, 2023). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan PT. Unilever Indonesia Tbk, tahun 2021, 2022, 2023 berdasarkan hasil analisis rasio yang dilakukan bahwa dari segi rasio solvabilitas dan aktivitas  yang dihasilkan cukup baik, sedangkan untuk dari segi rasio likuiditas dan rasio profitabilitas yang dihasilkan kurang baik, karena memiliki rasio likuiditas yang rendah untuk kewajiban Perusahaan membayar utang yang akan jatuh tempo dengan menggunakan aset atau kekayaan yang dimiliki, dan untuk rasio profitabilitasnya memiliki tingkat rasio masih di bawah rata-rata industri, sehingga dapat dikatakan perusahaan masih belum optimal dalam menghasilkan laba

Dampak Pencemaran Air Akibat Limbah Industri Batik Printing di Kecamatan Pekalongan Utara Terhadap Kualitas Air Sungai

Ishaq Abdul Hannan, Shabrina Eka Witrie, Nugroho Prasetya Adi
Abstract: Industri batik di Kecamatan Pekalongan Utara berkontribusi besar terhadap ekonomi lokal, namun juga menimbulkan masalah pencemaran lingkungan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pencemaran air&#8230; dari limbah batik, mengevaluasi efektivitas pengelolaannya oleh industri, dan menyusun strategi perbaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah cair dari industri batik mengandung bahan kimia berbahaya seperti pewarna sintetis dan logam berat, yang menyebabkan kualitas air sungai di sekitar pabrik memburuk, ditandai dengan air yang keruh, berbau tidak sedap, dan mengancam ekosistem air serta kesehatan masyarakat. Pengelolaan limbah oleh industri batik masih menghadapi banyak kendala, meskipun pemerintah daerah telah mengeluarkan kebijakan berupa pengawasan, penegakan hukum, dan pemberian insentif untuk penggunaan teknologi ramah lingkungan. Implementasi kebijakan tersebut memerlukan peningkatan efektivitas dan dukungan teknologi yang lebih baik. Penelitian ini menyarankan adanya upaya yang lebih terkoordinasi dan berkelanjutan dalam pengelolaan limbah, serta peningkatan edukasi dan kesadaran lingkungan di kalangan industri dan masyarakat untuk mengurangi dampak pencemaran dan memastikan keberlanjutan lingkungan di masa depan.

Penerapan Sistem Akuntansi Berbasis Teknologi Untuk Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah CV. Rajawali

Berta Agus Petra, Mifta Huljannah, Fadila Desmita Isweny, Jeane Effendi
Abstract: Rajawali, sebuah UMKM yang bergerak dalam industri pembuatan mie kuning di Kota Padang, masih menggunakan metode pencatatan keuangan secara manual. Mengingat pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi&#8230; si pengelolaan keuangan, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem akuntansi berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi ACCURATE. Penelitian ini dilakukan melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) oleh mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang, dengan fokus pada pelatihan dan penerapan sistem akuntansi yang terkomputerisasi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan aplikasi Accurate guna mempermudah pencatatan keuangan, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta mengurangi risiko kesalahan manual. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan implementasi aplikasi Accurate, serta evaluasi hasil penerapannya. Penerapan sistem ini juga diharapkan dapat membantu CV. Rajawali dalam pengambilan keputusan dan pengembangan usaha ke depannya.

Upaya Penerapan SMK3 Di Industri Manufaktur CV Kediri Karya Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi

Muhamad Naufal Tamam Dariansa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan  Kerja  (SMK3) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan mengurangi  risiko  kecelakaan  kerja  di CV Kediri Karya Jambangan,&#8230; bangan, Papar, Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, di mana data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan SMK3 di lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan manajemen pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 secara  efektif dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja, mengurangi jumlah kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan prosedur keselamatan, pelatihan  rutin, dan pengawasan ketat terbukti memiliki dampak positif terhadap penurunan insiden kecelakaan  kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pabrik terus memperbarui dan mengawasi implementasi SMK3 untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan.

Pentingnya Penerapan SMK3 (K3) Dalam Bidang Manufaktur Dipabrik Pembuatan Mesin Press Multi Block

Muhammad Rizky
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang mempunyai resiko tinggi  terjadinya  kecelakaan kerja  khususnya  perusahaan yang  berkaitan  dengan  pekerjaan  industri manufaktur&#8230; i manufaktur pembuatan mesin.  Tujuan  utama adanya  keselamatan dan kesehatan kerja  ialah agar tenaga kerja  merasa aman, nyaman dan tenang dalam melakukan pekerjaannya.   Oleh   karena   itu   keselamatan   dan   kesehatan   kerja   sangat   diutamakan   sebagai   peranan   dalam penyelesaian sebuah pekerjaan industri manufaktur pembuatan mesin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan keselamatan dan  kesehatan  kerja  pada  pekerja  di  bidang  manufaktur pembuatan mesin.Metode studi  literatur.  Studi  literatur  sendiri  merupakan kegiatan pengumpulan data baik data pustaka maupun dokumentasi.Data-data tersebut bersumber dari riset dan kajian yang  terkait  dengan  pengaruh  penerapan  keselamatan  dan  kesehatan  kerja  pada  pekerja  di  bidang  Manufaktur pembuatan mesin.  Dapat disimpulkan bahwa  penerapan  keselamatan  dan  kesehatan  kerja  (K3)  mempunyai  pengaruh  yang  besar  dan  positif terhadap kinerja pekerja, sehingga semakin baik penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang manufaktur pembuatan mesin maka akan meningkatkan kinerja pekerja.

Komunikasi Pariwisata Himpunan Pramuwisata Indonesia Dalam Pengembangan Brand Image Objek Wisata Lokal Kota Medan

Fadilah Amelia Nasution, Hasan Sazali, Abdul Rasyid
Abstract: Pariwisata merupakan industri yang bergerak di bidang jasa serta barang menjadi salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup besar sehingga mampu mendorong perekonomian di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan&#8230; n oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 angka kunjungan wisatawan meningkat hingga 251,28% dengan 5,47 juta kunjungan. Asosiasi resmi seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) diperlukan dalam hal ini untuk pengoptimalan di bidang pelayanan dan kepemanduan pariwisata. Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sehingga pengembangan untuk tiap daerah lebih optimal. Kota Medan menjadi salah satu kota di Pulau Sumatera yang memiliki banyak destinasi yang memukau untuk dijadikan refrensi tujuan wisata. Untuk itu, diperlukan branding terhadap objek wisata agar suatu daerah dapat dikenal dan berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya-upaya, hambatan serta dampak dari pengembangan brand image objek wisata lokal Kota Medan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Sumber Daya Manusia, Peralatan Dan Prosedur menjadi Faktor Utama dalam Keselamatan Penerbangan

Jeremy Juni Wilson Saragih, Faizal Amirudin Fadillah
Abstract: Keamanan penerbangan merupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan penerbangan. Sistem dan prosedur keamanan yang ketat diterapkan untuk memastikan bahwa setiap penerbangan dapat berlangsung dengan aman dan minim risiko.&#8230; ko. Hal ini meliputi pemeriksaan keamanan di bandara, pelatihan awak pesawat dan petugas darat, perawatan pesawat yang teratur, serta penggunaan teknologi canggih dalam pemantauan dan navigasi udara. Dengan mengutamakan keamanan, industri penerbangan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang dan kru. Dalam konteks keamanan bandar udara, kualitas keamanan bandar udara adalah keandalan sistem keamanan yang sesuai dengan standar baku internasional, yaitu Annex 17 dimana disebutkan bahwa pengamanan adalah gabungan Sumber Daya Manusia, fasilitaas/peralatan dan prosedur untuk melindungi penerbangan sipil dari tindakan gangguan melawan hukum. Yang dimaksud dengan sumber daya manusia disini adalah petugas Aviation Security (Avsec).

Pengaruh Kurikulum, Fasilitas, Dan Kualitas Pengajar Di Pendidikan Vokasi Terhadap Kompetensi Lulusan Di Industri Penerbangan Indonesia Dibandingkan Dengan Pendidikan Non-Vokasi

Faiz Azmi Adinata, I Gede Ananda Mahendra Putra, Ichyu Machmiyana
Abstract: Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kurikulum, fasilitas, dan kualitas pengajar di pendidikan vokasi terhadap kompetensi lulusan di industri penerbangan Indonesia, serta membandingkannya dengan pendidikan&#8230; non-vokasi. Fokus utama adalah untuk menilai sejauh mana elemen-elemen tersebut berkontribusi terhadap kesiapan lulusan dalam memenuhi kebutuhan industri. Kajian pustaka digunakan sebagai metode penelitian dengan analisis mendalam terhadap teori serta kepustakaan yang berkaitan. Pada penelitian ini hasilnya ditunjukkan bahwa kurikulum yang adaptif, fasilitas yang memadai, dan kualitas pengajar yang tinggi berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Pendidikan vokasi yang mengutamakan pendekatan berbasis praktik mampu menjembatani kesenjangan keterampilan antara pendidikan dan industri, berbeda dengan pendidikan non-vokasi yang cenderung lebih teoritis