Abstract:Tujuan penelitian ini adalah: 1). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses perencanaan program islamic boarding school di SMA Alwafi Depok, 2). Untuk mengetahui dan mendeskripsikan langkah-langkah pelaksanaan program…
islamic boarding school di SMA Al Wafi Depok, 3). Untuk mengidentifikasi dan menganalisis evaluasi program islamic boarding school di SMA Al Wafi Depok. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif yang mana pada hakekatnya data yang dikumpulkan berupa kata-kata dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: 1). Perencanaan program islamic boarding school dalam meningkatkan sikap religius siswa di SMA Al Wafi Depok dilakukan dengan beberapa langkah yaitu menentukan visi, misi dan tujuan, perumusan program, penyusunan strategi dan langkah-langkah, serta penyiapan sumber daya. 2). Pelaksanaan program Islamic Boarding School di SMA Al Wafi Depok bersifat operasional bahwa pelaksanaan program dalam hal merumuskan sasaran dan tujuan kurikulum, mengorganisasikan materi dalam pembelajaran, menentukan ketuntasan belajar, kegiatan kepengasuhan, pembagian pendidik (guru, musyrif dan muhaffizh) dan pengaturan atau penempatan siswa dalam kelas, kamar dan halaqoh. 3). Evaluasi penerapan program Islamic Boarding School di SMA Al Wafi Depok bersifat Komprehensif yaitu evaluasi dalam bidang akademik yang meliputi ketercapaian dalam pelajaran dan hafalan Al-Qur’an. Adapun evaluasi yang dilakukan dibagian kepengasuhan dalam hal perkembangan prilaku dan sikap religius siswa dilakukan dengan observasi langsung secara intensif. Begitupun dengan Evaluasi bidang non Akademik yang meliputi rapat evaluasi kepala dengan pendidik, internal tim manajemen setiap divisi, serta rapat evaluasi pimpinan dan tim manajemen setiap divisi.
Abstract:This research aims to obtain empirical evidence about the influence of Profitability, Company Growth and Previous Year Audit Opinions on the acceptance of Going Concern Audit Opinions . The independent variables used are…
Profitability, Company Growth and Previous Year Audit Opinion. And the dependent variable used is Going Concern Audit Opinion . This type of research data is secondary data obtained from www.idx.co.id and the company website. This research uses a purposive sampling method with the sample companies in this research being the Jakarta Islamic Index 70 (JII70) companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2021. The number of samples obtained was 28 companies with observations for 4 years. The hypothesis in this study was tested using logistic regression analysis using SPSS version 26. The results of this study based on a partial test (Wald test) showed that: 1) The Profitability variable had no significant effect on the Going Concern Audit Opinion . 2) The Company Growth variable has no significant effect on the Going Concern Audit Opinion . 3) The previous year's Audit Opinion variable has a significant effect on the Going Concern Audit Opinion . And based on the results of the simultaneous test (omnibus test) it shows that the variables Profitability, Company Growth and Previous Year Audit Opinion simultaneously have a significant effect on the Going Concern Audit Opinion . And the determinant coefficient obtained was 0.390 or 39%, which means that the independent variable contributed 39% to the dependent variable and the remaining 61% was explained by other variables outside this research.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mempersiapkan bekal teori pendidikan islam untuk menuju indonesia emas 2045, mempelajari sejarah kejayaan pendidikan Andalusia, relvansi pendidikan Andalusia dengan pendidikan untuk Indonesia…
emas 2045. Tiga hal kemiripan Andalusia dengan Indonesia, pertama Andalusia dan Indonesia sama-sama menjadi sebuah negara dengan jumlah pemeluk islam terbanyak di banding agama lain, kedua sistem ekonomi yang menopang dana pendidika sama-sama berasal dari agrarian, industri, dan sumber daya laut, ketiga menjadi sebuah tempat tinggal untuk berbagai agama bukan hanya islam. Andalusia memberikan sebuah pelajaran berharga bahwa negara yang berhasil di sektor pendidikan nya akan membawa kebaikan untuk sektor lainnya. Meghadirkakn Allah dalam setiap kesempatan menjadi sebuah hal yang tidak bisa dipisahkan dalam pemerintahan dan kebijaksanaan pemimpin dalam mengelola negara yang di tempati oleh berbagai agama harus senantiasa dipupuk dan diimbangi dengan ilmu pengetahuan pemimpinnya. Tiga yang perlu diperhatikan untuk pendidikan islam Indonesia emas 2045 yaitu dukungan pemerintah, penanaman multiple intelligence dan integrasi interkoneksi agama sains, dan ilmu pengetahuan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan; Untuk mengetahui peningkatan maharah kalam pada kelompok peserta didik dengan efikasi diri tinggi kelas VIII SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar. Untuk mengetahui peningkatan maharah…
harah kalam pada kelompok peserta didik dengan efikasi diri rendah kelas VIII SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik tahun ajaran 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIII A dan B sebagai kelas eksperimen peserta didik SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar tahun 2023 sejumlah 50 orang. Terdapat perbedaan kemampuan maharah kalam peserta didik dengan efikasi diri tinggi dengan kemampuan maharah kalam peserta didik dengan efikasi diri rendah. Implikasi dalam penelitian ini adalah peserta didik akan mampu mencapai hasil belajar atau maharah kalam akan meningkat apabila peserta didik mempunyai efikasi diri yang tinggi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui perbedaan secara signifikan peningkatan maharah kalam antara peserta didik yang belajar dengan penerapan PJBL berbasis Youtube dan peserta didik yang belajar PJBL tanpa bantuanYoutube…
anYoutube kelas VIII SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar. 2) Untuk mengetahui perbedaan secara siginifikan peningkatan maharah kalam antara peserta didik dengan efikasi diri tinggi dan peserta didik dengan efikasi diri rendah kelas VIII SMPIT Makassar Islamic School Baruga Antang Makassar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi experiment nonequivalent control group design dengan desain penelitian factorial 2x2 two way anova. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIII A dan sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling.
Hasil penelitian menunjukkan : 1) Tidak terdapat perbedaan secara signifikan rata-rata kemampuan maharah kalam antara peserta didik yang belajar dengan penerapan PJBL berbasis Youtube dan peserta didik yang belajar dengan PJBL tanpa berbantuan Youtube. 2) Terdapat perbedaan rata-rata kemampuan maharah kalam antara peserta didik dengan efikasi diri tinggi dan peserta didik dengan efikasi diri rendah.
Implikasi dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran yang tepat disertai dorongan dari diri peserta didik akan mampu mencapai hasil belajar sesuai dengan apa yang di harapkan. Bagi pendidik sekiranya memperhatikan model pembelajaran dan efikasi diri peserta didik untuk meningkatkan maharah kalam.
Abstract:The question that is most often raised is how science can become the basis for every development of civilization. With this, civilization can be supported by every theory put forward systematically which is embedded in science,…
cience, and all of this also has an impact on the development of science and technology. Therefore, this study tries to explore issues regarding the nature of science and the development of science and technology along with their influence on contemporary developments under the pretext of being able to restore understanding of science and the development of science and technology. This science is divided into several discussion sections, including nature, function, object, source, truth tester and classification. The development of science and technology includes understanding, influence, ethical responsibility for the use of technology and its influence on Islamic education and how Islamic education responds to developments in science and technology
Abstract:This research investigated the correlation of excessive assignments on the mental health of fifth-year English language students at State Islamic Religious Institution in Central Kalimantan. The research hypothesized a strong…
trong positive correlation between perceived assignment load and mental health problems. The method of this research used quantitative approach using a questionnaire. The Data was collected from 20 participants. The researchers, analyzed the data using pearson's correlation coefficient JASP to examine the relationship between excessive assignment and mental health condition. Based on the findings, the result showed a significant positive correlation (r = 0.900, p <.001) between excessive assignment and mental health condition, indicating that 81.0% of the variance in students' mental health could be attributed to their perceived workload. Educational institutions should take proactive steps to manage student workloads and provide mental health support services, such as counseling, time management training, and flexible deadlines. Promoting a balanced approach to academic assessment that prioritizes both academic excellence and student well-being is crucial for fostering the success and well-being of English language students. This research limited due to the small sample size and focus on a specific student population. Future research with larger and more diverse samples is needed to further explore the complex relationship between academic demands and student mental health. The findings highlight the urgent need for universities and educators to prioritize student mental health alongside academic achievement. Implementing practical strategies to manage workloads and provide mental health support can promote a more holistic and student-centered educational environment.
Abstract:Degradasi moral peserta didik di era digital yang ditandai meningkatnya intoleransi, perundungan, krisis empati, serta melemahnya integritas sosial menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam praktik pendidikan nilai. Dalam…
lam pembelajaran Akidah Akhlak, orientasi yang masih dominan pada aspek kognitif dan normatif belum sepenuhnya diimbangi dengan penguatan dimensi afektif dan internalisasi nilai secara sistematis dalam desain kurikulum. Kesenjangan antara penguasaan konsep keagamaan dan manifestasi moral dalam kehidupan nyata menjadi problem epistemologis dan pedagogis yang memerlukan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma alternatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis hermeneutik terhadap konsep mahabbah dalam tradisi intelektual Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, serta dikomparasikan dengan teori pendidikan humanistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki legitimasi teologis dan koherensi pedagogis dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara utuh. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemosisian cinta bukan sekadar sebagai nilai moral, melainkan sebagai prinsip epistemologis dan kurikuler yang menstrukturkan tujuan, proses, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis dan transformatif.
The moral decline of students in the di’Ital era, reflected in rising intolerance, bullying, diminished empathy, and weakened social integrity, indicates a fundamental problem in contemporary value education. In Akidah Akhlak instruction, learning practices remain predominantly cognitive and normative, while affective development and systematic value internalization are insufficiently integrated into curricular design. This gap between conceptual mastery of religious teachings and their moral enactment in lived experience represents an epistemological and pedagogical challenge requiring reconstruction. This study aims to formulate a conceptual framework for a Love-Based Curriculum as an alternative paradigm in Akidah Akhlak education. Employing a qualitative library-based approach, the study applies hermeneutic analysis to the concept of mahabbah within the Islamic intellectual tradition, particularly in the thought of Al-Ghazali, while comparatively engaging modern humanistic educational theory. The findings demonstrate that a Love-Based Curriculum possesses theological legitimacy and pedagogical coherence in integrating cognitive, affective, and spiritual dimensions of learning. The novelty of this study lies in positioning love not merely as a moral value but as an epistemological and curricular principle that structures the aims, processes, and evaluation of Akidah Akhlak instruction in a systematic and transformative manner.
Abstract:Dalam era yang dipenuhi dengan tekanan sosial, kesejahteraan mental remaja menjadi semakin penting untuk dipahami dan ditangani dengan serius. Dukungan sosial yang diterima oleh remaja dianggap sebagai faktor kunci dalam…
memengaruhi tingkat depresi yang mereka alami. Kurangnya dukungan sosial dapat membuat remaja merasa terisolasi dan rentan terhadap depresi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat depresi pada remaja di SMP Islamic Centre Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan Stratified Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 188 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner Student Social Support Scale (SSSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II) untuk mengukur tingkat depresi remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 101 remaja (53,7%) memiliki dukungan sosial berkategori sedang, 76 remaja (40,4%) memiliki dukungan sosial tinggi, dan terdapat 11 remaja (5,9%) yang memiliki dukungan sosial rendah. Sedangkan untuk tingkat depresi, menunjukkan bahwa sebanyak 109 remaja (58%) tidak mengalami depresi, 32 remaja (17,0%) mengalami depresi ringan, 29 remaja (15,4%) mengalami depresi sedang, dan 18 remaja (9,6%) mengalami depresi berat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat depresi pada remaja di SMP Islamic Centre Kota Tangerang dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05).
Abstract:Legal system development certainly cannot be separated from sociological developments that include customs, norms, culture, and religion. In terms of rapid economic development, no doubt, a country is required to have a…
rule of law that can accommodate these needs and could cover various sociological spectrums that exist and are constantly changing within its people. Indonesia as a country with the largest Muslim majority in the world, while the notion of the whole state is based on Pancasila with diverse customs and cultural norms is certainly faced with several challenges, one of which is the transformation and the implementation of living law that includes religious, as well as indigenous law into a state law. The field of economics as an example of a social event that continues to revolve, will significantly be affected in the development of legal and social science. Sharia law is no longer a codification of exclusive law limited to certain groups of people but has become a general rule not only in Indonesia but also internationally with the existence of Islamic banking system. This phenomenon certainly changes the view of the legal order that applies in society if the change is assessed through the eyes of the sociology of law in Indonesia.