Search Articles & Publications

Showing 1197 articles found for "Namu"

Bijak Menyikapi Aplikasi Pinjaman Tanpa Agunan Bagi Ibu-Ibu Darmawanita Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan

Irawati, Novica, Siagian, Yessica, Sinaga, Hommy Dorthy Ellyany, Syah, Arridha Zikra
Abstract: Personal finance skills are one of the important competencies that young people need to have in facing future economic challenges, given the increasingly complex global financial dynamics and the need to be able to manage… e resources effectively in order to survive and thrive amid economic uncertainty. However, the level of financial literacy among vocational high school (SMK) students is still relatively low, as reflected in the results of the National Survey on Financial Literacy and Inclusion by OJK (2019) which shows that only 38.03% of Indonesians have adequate financial literacy, including among students. Of the 30 samples used by using the method of sharing, discussion, and case studies on each student, many were still found to be unable to manage their finances. This financial training has succeeded in providing a basic understanding of good financial management to students of SMK Negeri 1 Kisaran. Through the material presented, students can apply the knowledge gained in their daily lives, from managing expenses, saving, to planning for the future. Keywords: financial literacy; financial skills; training vocational high school students   Abstrak: Keterampilan keuangan pribadi merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan, mengingat semakin kompleksnya dinamika keuangan global dan kebutuhan untuk dapat mengelola sumberdaya secara efektif agar dapat bertahan dan berkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, tingkat literasi keuangan di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan oleh OJK (2019) yang menunjukkan bahwa hanya 38,03% masyarakat Indonesia yang memiliki literasi keuangan yang memadai, termasuk di kalangan pelajar. Kegiatan ini dilakukan oleh team dosen universitas royal dimana sampelnya sebanyak 30 orang yang merupakan siswa Sekolah Menengah Kejurusan Negeri 1 Kisaran dalam penyampaian materi digunakan dengan menggunakan metode sharing, diskusi, dan studi kasus pada masing-masing siswa.  Pelatihan keuangan memberikan pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan yang baik kepada siswa SMK Negeri 1 Kisaran. Melalui materi yang disampaikan, siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengatur pengeluaran, menabung, hingga merencanakan masa depan. Kata Kunci: Keterampilan keuangan; literasi keuangan; pelatihan siswa SMK, pengelolaan keuangan pribadi  

Meningkatkan Keterampilan Keuangan Pribadi Melalui Pelatihan Keuangan Sederhana Pada Siswa SMK Negeri 1 Kisaran

Astuti, Bela, Nurhasanah, Nurhasanah, Julianda, Nirda, Salina, Ella, Sinaga, Nursani Sahuri
Abstract: Personal finance skills are one of the important competencies that young people need to have in facing future economic challenges, given the increasingly complex global financial dynamics and the need to be able to manage… e resources effectively in order to survive and thrive amid economic uncertainty. However, the level of financial literacy among vocational high school (SMK) students is still relatively low, as reflected in the results of the National Survey on Financial Literacy and Inclusion by OJK (2019) which shows that only 38.03% of Indonesians have adequate financial literacy, including among students. Of the 30 samples used by using the method of sharing, discussion, and case studies on each student, many were still found to be unable to manage their finances. This financial training has succeeded in providing a basic understanding of good financial management to students of SMK Negeri 1 Kisaran. Through the material presented, students can apply the knowledge gained in their daily lives, from managing expenses, saving, to planning for the future. Keywords: financial literacy; financial skills; training vocational high school students   Abstrak: Keterampilan keuangan pribadi merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan, mengingat semakin kompleksnya dinamika keuangan global dan kebutuhan untuk dapat mengelola sumberdaya secara efektif agar dapat bertahan dan berkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun, tingkat literasi keuangan di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan oleh OJK (2019) yang menunjukkan bahwa hanya 38,03% masyarakat Indonesia yang memiliki literasi keuangan yang memadai, termasuk di kalangan pelajar. Kegiatan ini dilakukan oleh team dosen universitas royal dimana sampelnya sebanyak 30 orang yang merupakan siswa Sekolah Menengah Kejurusan Negeri 1 Kisaran dalam penyampaian materi digunakan dengan menggunakan metode sharing, diskusi, dan studi kasus pada masing-masing siswa.  Pelatihan keuangan memberikan pemahaman dasar tentang pengelolaan keuangan yang baik kepada siswa SMK Negeri 1 Kisaran. Melalui materi yang disampaikan, siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mengatur pengeluaran, menabung, hingga merencanakan masa depan. Kata Kunci: Keterampilan keuangan; literasi keuangan; pelatihan siswa SMK, pengelolaan keuangan pribadi

Inkubasi Kewirausahaan Berbasis Mahasiswa untuk Pengembangan Usaha Digital Startup Mahasiswa untuk mengoptimalkan Usaha Mahasiswa yang Berkelanjutan

Harumy, THF., Br.Ginting, Dewi Sartika, Manik, F.Y., Nuzuliati, Nuzuliati
Abstract: The digital startup business incubation program for students is an initiative to support the development of innovative and sustainable businesses. The program aims to help students develop competitive business potential.… The entrepreneurial landscape at Universitas Sumatera Utara is continuously growing, marked by the emergence of young entrepreneurs from various programs such as the Student Entrepreneurial Program (PMW) and the Student Creativity Program (PKM). In 2023, there were 12 funding opportunities for PKM entrepreneurial schemes and three winners of the P2MW program. However, challenges remain, such as limited networking opportunities, market access, and minimal mentoring and education on financial management. The lack of mentors and supporting resources often causes campus startups to lose motivation. The methods used to address these issues include mentoring to enhance the capabilities of student startups, financial management literacy, the provision of business facilities, and training and guidance in marketing. This program provides valuable opportunities for students to develop digital business ideas and apply sustainable business principles. As a result, students are better prepared to contribute to sustainable economic growth. Keywords: startup; incubator; digital; sustainable; business   Abstrak:  Program inkubasi pengembangan usaha startup digital mahasiswa merupakan inisiatif untuk mendukung pengembangan usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Tujuan program ini adalah membantu mahasiswa mengembangkan potensi usaha yang kompetitif. Situasi kewirausahaan di Universitas Sumatera Utara terus berkembang dengan munculnya wirausahawan muda dari berbagai program, seperti Program Wirausaha Muda (PMW) dan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada tahun 2023, terdapat 12 pendanaan untuk skema kewirausahaan PKM dan tiga pemenang program P2MW. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan peluang jejaring, akses pasar, serta minimnya pendampingan dan edukasi terkait pengelolaan keuangan usaha. Kurangnya mentor dan sumber daya pendukung menyebabkan startup kampus sering kehilangan motivasi. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini meliputi pendampingan peningkatan kemampuan startup mahasiswa, literasi pengelolaan keuangan, penyediaan fasilitas usaha, serta pelatihan dan bimbingan pemasaran. Program ini membuka peluang berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis digital dan menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan. Hasilnya, mahasiswa lebih siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kata kunci: startup; inkubator; digital; berkelanjutan; bisnis  

Pelatihan Foto Produk Hasil Karya Anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) Guna Mendukung Pemasaran Digital

Susilo, Dahlan, Yulianto, Arif, Ruswanti, Diyah, Purnama, Christian Roy, Ashsidiq, Muhammad Fadhlan Ravi
Abstract: Members of the Klaten Persons with Disabilities Association (PPDK) produce various items but lack experience in product photography for social media marketing. To address this, the training conducted to improve their skills.… lls. The product photo training methods were lectures, interactive discussions, hands-on practice, and follow-up mentoring. As a result, participants' scores improved by 13.1%, from an average of 80.75 to 91.33, with the best photo scoring 95.00 using only a mobile phone. This training helps PPDK members create better-quality product photos suitable for digital marketing. Keywords: digital marketing; disability; product photography   Abstrak: Para anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) memiliki berbagai produk yang sudah dipasarkan di lingkungan sekitar PPDK, namun dalam pemasaran digital melalui media sosial mereka mengalami kendala dalam pengambilan foto produk ala kadarnya. Para pengrajin belum memiliki keterampilan teknik pengambilan foto produk yang memadai. Pelatihan foto produk ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk anggota PPDK menjadi solusi yang tepat untuk membekali mereka dengan keterampilan foto produk yang mumpuni. Metode pelatihan foto produk yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung, serta pendampingan pasca pelatihan. Hasil dari pelatihan foto produk terjadi peningkatan 13,1% dari nilai rata-rata 80,75 menjadi rata-rata 91,33. Peserta pelatihan mendapatkan skill pengambilan foto produk yang bagus. Hasil foto produk terbaik mencapai nilai 95,00 dengan teknik pemotretan yang bagus hanya menggunakan kamera handphone sudah layak digunakan sebagai konten digital marketing. Kata kunci: disabilitas; foto produk; pemasaran digital

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Produk Olahan dan Kerajinan Tangan

Imran, Supriyo, Indriani, Ria, Sirajuddin, Zulham, Arsyad, Karlena, Adam, Echan, Amin, Nur Silfiah, Saman, Widya Rahmawaty
Abstract: Ulapato B Village, located in Telaga Biru District, Gorontalo Regency, is one of the leading sectors of the Gorontalo Provincial government. Agriculture is a source of livelihood for people in this area. Corn is one of the… he farming programs that revives the people in the area. In Ulapato B Village, this corn commodity is very popular. However, corn production also produces waste, which if not managed properly can cause environmental problems. Stalks, seed coats, and cobs are some of the components of corn waste. Most people consider this waste as production residue that has no economic value. As a result, corn waste is often ignored or simply thrown away, which can harm the environment.  Therefore, skills are needed to process corn waste into useful products. So the method used in this service activity is to carry out training in processing corn waste into handicraft products, briquettes and biochar. From this training activity, the community showed a positive response, where the training participants were enthusiastic about processing corn waste and increasing their knowledge about the use of corn waste so that corn waste would not become environmental waste.  Keywords: biochar; briquettes; handycrafts; corn waste; ulapato B   Abstrak: Desa Ulapato B yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo adalah salah satu sektor unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertanian adalah sumber penghidupan masyarakat di daerah ini. Jagung adalah salah satu program usahatani yang menghidupkan masyarakat di daerah tersebut. Di Desa Ulapato B, komoditas jagung ini sangat populer. Namun, produksi jagung juga menghasilkan limbah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan. Tangkai, kulit biji, dan bonggol adalah beberapa komponen limbah jagung. Sebagian besar orang menganggap limbah ini sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, limbah jagung sering diabaikan atau dibuang begitu saja, yang dapat membahayakan lingkungan.  Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dalam mengolah limbah jagung ini menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan dalam pengolahan limbah jagung menjadi produk kerajinan tangan, briket, dan biochar. Dari kegiatan pelatihan ini masyarakat menunjukkan respon yang positif, dimana peserta pelatihan antusias dalam mengolah limbah jagung dan menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah jagung sehingga limbah jagung tidak akan menjadi sampah lingkungan. Kata kunci: biochar; briket; kerajinan tangan; limbah jagung; ulapato B  

Implementation of Solar-Powered Water Pump and Monitoring System for Hydroponic Urban Farming

Marindra, Adi Mahmud Jaya, Santaki, Dwi Surya, Kurniawan, Deny, Maulana, Ferdian Ilham, Widjaksana, Raihan Adji, Amzari, Muhammad Irham, Saputra, Pandu Jati Bayu, Minggus, Chenny Azalia Eka Putri, Fauzan, Rafi
Abstract: Hydroponic farming is gaining popularity in urban areas due to its efficient resource usage and high, clean yields. However, systems like the Nutrient Film Technique (NFT) rely on electric pumps for continuous nutrient circulation,… irculation, making them vulnerable to extended power outages that can disrupt plant nutrition and lead to crop failure. The purpose of this activity is to address the issue of power outages that impacted the hydroponic gardens of the Women Farmers Group (KWT) Sepinggan Raya, Balikpapan, by implementing a solar-powered water pump and a water quality monitoring system. The program consisted of an initial survey, system development and installation, and training sessions on system operation and maintenance. Results indicate that the implementation of the solar pump and monitoring system improves hydroponic productivity while reducing operational costs previously dependent on the national electricity grid. Additionally, the project empowered the local women's group with renewable energy knowledge and modern farming technologies, promoting sustainable urban agriculture practices. Keywords: application of technologies; hydroponic; renewable energy; urban farming; water quality monitoring   Abstrak: Pertanian hidroponik semakin populer di area perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang karena efisiensi sumber daya dan hasil panen yang tinggi. Namun, sistem hidroponik seperti Nutrient Film Technique (NFT) sangat bergantung pada pompa listrik untuk sirkulasi air nutrisi secara berkelanjutan. Pemadaman listrik yang berkepanjangan dapat mengganggu suplai nutrisi dan berpotensi menyebabkan kegagalan panen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan padamnya listrik yang terjadi di kebun hidroponik Kelompok Wanita Tani (KWT) Sepinggan Raya, Balikpapan dengan menerapkan pompa air tenaga surya dan sistem pemantauan kualitas air. Kegiatan meliputi survei awal, pengembangan dan instalasi sistem, serta pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan teknologi bagi para petani. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini meningkatkan produktivitas kebun hidroponik dan mengurangi ketergantungan terhadap jaringan listrik nasional (PLN). Selain itu, proyek ini memberdayakan kelompok tani dengan pengetahuan tentang energi terbarukan dan teknologi pertanian modern, mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan di lingkungan urban. Kata kunci: energi baru terbarukan; hidroponik; monitoring kualitas air; penerapan teknologi; urban farming

Peningkatan Legal Certainity Produk UMKM Sejahtera Mandiri Pasir Jambu Melalui Pendaftaran Sertifikat Halal

Mintarsih, Mimin, Farhana, Farhana, Sekarini, Ratih Ayu, Masuara, Tahta Masita Dinanti, Annur, Ghinia Yusri, Fauza, Annisa Sarah, Putra, Fadhil Athif Ananda, Bahi, Arya Abdi Perdana
Abstract: Halal certificate existence is a legal certainty particularly for Muslim consumers on product halal assurance. However, many entrepreneurs in Pasirjambu Village, Bandung Regency, have not applied for halal certification… due to difficulties and limited knowledge. Therefore, PKM Team from Universitas Islam Jakarta provided training and assistance in registering halal certificates for entrepreneurs who are members of the SEMABU MSME group. This activity uses the Rapid Rural Appraisal (RRA) method to understand the local situation through direct observation and interviews with the target community. In implementing the program, the PKM Team carried out several activities: Counseling, Training, Assistance, Monitoring and Evaluation. The activity results show an increase in the number of products of the SEMABU MSME group that are halal-certified, from only 13 products to 31 halal-certified products. This activity has succeeded in helping business actors in providing halal assurance for the products they sell. Keywords: Halal certification; legal certainty; MSME product.   Abstrak: Keberadaan sertifikat halal merupakan salah satu legal certainty khususnya bagi konsumen muslim terhadap jaminan halal produk. Namun banyak pelaku usaha di Desa Pasirjambu Kabupaten Bandung yang tidak mengajukan sertifikasi halal karena kesulitan dan keterbatasan pengetahuan. Oleh karena itu, Tim Pelaksana PKM dari Universitas Islam Jakarta memberikan pelatihan dan pendampingan pendaftaran sertifikat halal untuk para pelaku usaha yang tergabung dalam kelompok UMKM SEMABU. Kegiatan ini menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RRA) untuk memahami situasi setempat melalui observasi dan wawancara langsung kepada masyarakat sasaran. Dalam pelaksanaan program, Tim PKM melaksanakan beberapa tahapan kegiatan sebagai berikut: Penyuluhan, Pelatihan, Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah produk kelompok UMKM SEMABU yang tersertifikasi halal, yaitu yang semula hanya 13 produk meningkat menjadi 31 produk tersertifikasi halal. Kegiatan ini telah berhasil membantu para pelaku usaha dalam memberikan jaminan halal produk yang diperjualbelikan. Kata kunci: Kepastian hukum; produk UMKM; sertifikat halal  

Pelatihan Pengembangan Game Dengan Unreal Engine Sebagai Solusi Peningkatan Keterampilan Teknologi di SMK N 8 Pekanbaru

Nasution, Nurliana, Nasution, Feldiansyah, Hasan, Mhd Arief, Fajar, Muhammad Al
Abstract: SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are… not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry. Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students   Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game. Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan;  pengembangan game; siswa SMK; unreal engine

Program Pendampingan Debat Bahasa Inggris Bagi Siswa SMA Di Palangka Raya

Emeral, Emeral, Adji, Tegar Sukma, Tirtayasa, Tirtayasa, Loren, Teresya, Setiawan, Tenlie, Sylvanus, Tio
Abstract: The National Schools Debating Championship (NSDC) is among the most popular debate competitions. Schools in Indonesia strive to prepare their best students for this prestigious competition. One high school in Palangka Raya,… ya, Central Kalimantan, also prepares its students to participate in this prestigious event. To this end, the school formed an English Debate Club (EDC). However, the enthusiasm of EDC members in practising tends to be inconsistent, which impacts the effectiveness of their preparation. In response to this problem, a team of lecturer and students from the English Education Study Program, Palangka Raya University, implemented a coaching program to increase the enthusiasm, confidence, and debating skills of EDC members. The coaching activities were conducted in four sessions, covering motion analysis training, case studies, and debate practice, with guidance from an outstanding student representing the university in the National University Debating Championship (NUDC) at the national level. Qualitative questionnaire results indicated increased enthusiasm and self-confidence among EDC members during training sessions and improved understanding of debate strategies. This initiative demonstrates that coaching based on the direct experience of a high-achieving debater can serve as an effective strategy for developing debate clubs in secondary schools. Keywords: enthusiasm; coaching program; debate strategy; self-confidence; debate club   Abstrak: National Schools Debating Championship (NSDC) merupakan salah satu kompetisi debat yang paling populer. Sekolah di Indonesia berusaha mempersiapkan potensi terbaiknya untuk mengikuti kompetisi bergengsi ini. Salah satu sekolah menengah atas di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, juga mempersiapkan para siswanya untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut. Untuk itu, sekolah membentuk English Debate Club (EDC). Namun, antusiasme anggota EDC dalam berlatih cenderung tidak konsisten, yang berdampak pada efektivitas persiapan mereka. Menanggapi permasalahan tersebut, tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Palangka Raya melaksanakan program pendampingan guna meningkatkan antusiasme, percaya diri dan kemampuan debat para anggota EDC. Kegiatan pendampingan dilakukan dalam empat sesi pertemuan, yang mencakup pelatihan analisis mosi, pembedahan kasus, serta praktik debat, dengan bimbingan dari mahasiswa berprestasi yang pernah mewakili universitas dalam ajang National University Debating Championship (NUDC) tingkat nasional. Hasil survei menunjukkan peningkatan antusiasme dan kepercayaan diri anggota EDC dalam mengikuti latihan, serta pemahaman yang lebih baik terhadap strategi debat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis pengalaman langsung dari mahasiswa debat berprestasi dapat menjadi strategi efektif dalam membina klub debat di sekolah menengah. Kata kunci: antusiasme; program pendampingan; strategi debat; percaya diri; klub debat

Strategi Promosi Wisata Melalui Push Notification Smart Tourism Berbasis PWA di Pemandian Teluk Sibayan

Iqbal, Muhammad, Rohminatin, Rohminatin, Syahputra, Abdul Karim, Indriani, Meliya, Khairani, Alya Fauza
Abstract: The "CITRA" Hot Spring in Teluk Sibayan, Batu Bara Regency, North Sumatra, holds significant potential as a tourist destination. However, the main challenges faced by the management include a lack of digital promotion, limited… imited tourist visits from outside the region, and a shortage of human resources skilled in using information and communication technology (ICT). The community service project by the STMIK Royal Faculty aimed to address these issues through mentoring, training, and technology development. The methods employed included workshops and training on digital tourism promotion, the creation of a web-based ticketing application, and a smart tourism application based on Progressive Web Apps (PWA) with push-notification features. Additionally, social media accounts on Instagram and Facebook (@sibayan.pemandian) were established as online promotion platforms. The results of this initiative indicate an improvement in the staff’s capacity to utilize technology, along with the provision of digital systems that streamline visitor management and promotion efforts. As a result, Pemandian Citra now has stronger digital infrastructure to support tourism promotion and attract more visitors. Keywords: community service; hot springs; PWA; smart tourism; promotion   Abstrak: Pemandian Air Panas "CITRA" di Teluk Sibayan, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Namun, permasalahan utama yang dihadapi pengelola adalah kurangnya promosi digital, minimnya kunjungan wisatawan dari luar daerah, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kegiatan pengabdian masyarakat oleh Tim Dosen STMIK Royal bertujuan untuk mengatasi masalah ini melalui pendampingan, pelatihan, dan pengembangan teknologi. Metode yang digunakan mencakup workshop dan pelatihan terkait promosi wisata digital, pembuatan aplikasi tiket berbasis web, serta aplikasi smart tourism berbasis Progressive Web Apps (PWA) dengan fitur push-notification. Selain itu, akun media sosial Instagram dan Facebook dengan nama pengguna @sibayan.pemandian juga dibuat sebagai sarana promosi online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kapasitas staf pemandian dalam memanfaatkan teknologi, serta penyediaan sistem digital yang mempermudah pengelolaan kunjungan dan promosi. Dampaknya, Pemandian Citra kini memiliki infrastruktur digital yang lebih kuat untuk mendukung promosi wisata dan meningkatkan daya tarik bagi wisatawan.. Kata kunci:  Pengabdian Masyarakat; Pemandian Air Panas; PWA; Smart Tourism; Promosi