Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelaksanaan workshop dengan tema “Tanggung Jawab dan Konsekuensi” yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Kota Medan. Workshop ini dilatarbelakangi…
elakangi oleh pentingnya pembentukan karakter sejak dini, khususnya dalam hal pemahaman terhadap dampak dan konsekuensi dari setiap tindakan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai-nilai tanggung jawab, membentuk pola pikir yang lebih dewasa, serta meningkatkan kesadaran anak dalam menghadapi konsekuensi secara positif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengasuh, studi literatur, penyusunan materi, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya tanggung jawab, ditandai dengan perubahan perilaku seperti lebih disiplin, mandiri, serta adanya keinginan memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan. Workshop ini juga mendukung pengasuh dalam membina karakter anak secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Abstract:Kegiatan workshop pengabdian masyarakat yang bertajuk “Workshop Penggunaan Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan pada UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi” dilatarbelakangi karna belum adanya sistem komputerisasi…
sasi dalam penentuan stok barang yang kemudian berhasil dikerjakan dan tentu belum mengerti cara penggunaan aplikasinya maka kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam penggunaan dan pemanfaatan fitur-fitur aplikasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan. Dengan workshop ini, pemilik dan admin UD Berkat Jaya Kecamatan Talawi dapat memahami cara memprediksi stok barang secara objektif, sehingga memudahkan dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penjelasan deskriptif dan praktik langsung. Pemateri memberikan penjelasan tentang fitur-fitur dalam Sistem Informasi Prediksi Penjualan Bahan Bangunan dengan praktik langsung, sehingga pemilik dan admin dapat lebih memahami materi dan konsep yang disampaikan. Luaran yang menjadi target dalam pengabdian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional belum terakreditasi.
Abstract:Selama pandemi covid-19 melanda Indonesia beberapa waktu lalu, para guru harus berjibaku dalam menyediakan dan mengelola pembelajaran secara maya, jarak jauh atau online. Hal ini dilakukan guru agar para pelajar tetap dapat…
pat mengikuti pembelajaran yang sebagian besar dilakukan dalam jaringan atau daring dengan menggunakan media e-learning. E-learning adalah suatu proses pembelajaran yang dilakukan dengan mengunakan media internet maupun jaringan komputer lainnya. E-learning merupakan pembelajaran dengan menggunakan media elektronik dan teknologi komputer yang memiliki akses internet. E-learning dapat membawa suasana baru dalam ragam pengembangan pembelajaran. Pemanfaatan e-learning dengan baik dapat meningkatkan hasil pembelajaran dengan maksimal. Selain itu, E-learning juga memudahkan siswa dalam mengakses materi pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang beragam. Proses interaksi antara sesama peserta didik dapat terjalin dengan lebih baik dengan memanfaatkan berbagai sistem aplikasi yang dapat lebih memantapkan siswa dalam penguasaan materi yang diberikan baik di dalam maupun di luar kelas. Berdasarkan uraian tentang pemanfaatan e-learning yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran, maka kondisi ini melatarbelakangi timbulnya gagasan kreatif dari pelaksana PkM untuk mengadakan sebuah workshop. Kegiatan workshop dalam PkM ini bertujuan unutk meningkatkan kemampuan IPTEK bagi para guru TK dan SD Excellent Bukittinggi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melek terhadap kemajuan Teknologi Informasi, memberikan bekal kepada para guru agar dapat mengelola pembelajaran secara daring, pendampingan terhadap para guru untuk dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya.
Abstract:Latar belakang: Kualitas tidur merupakan aspek penting yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik dan gaya hidup yang tidak teratur. Tujuan:…
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani angkatan 2021. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Teknik: Teknik pengambilan sampel dilakukan secara proportional stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 168 mahasiswa semester 6. Instrumen: Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur dan General Health Questionnaire-12 (GHQ-12) untuk mengukur kesehatan mental (sampel dan instrumen). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk dan ditemukan adanya proporsi mahasiswa dengan kesehatan mental terganggu. Uji statistik memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kesehatan mental mahasiswa (p-value = 0,000; p < 0,05), yang berarti semakin buruk kualitas tidur seseorang, semakin besar risiko terganggunya kesehatan mental. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan kesehatan mental pada mahasiswa Gen Z Universitas Yatsi Madani. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan lebih memperhatikan pola tidur sehat, sementara pihak kampus disarankan untuk memberikan edukasi terkait manajemen stres dan pentingnya tidur berkualitas sebagai upaya mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.
Abstract:Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kondisi ini sering tanpa gejala (silent killer) sehingga memerlukan pendekatan…
an keperawatan komunitas melalui intervensi berfokus pada masyarakat untuk pengendalian yang efektif. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi keperawatan komunitas melalui edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat dalam pengendalian tekanan darah penderita hipertensi. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design yang diikuti 20 penderita hipertensi sesuai kriteria inklusi. Intervensi dilakukan 3 kali pertemuan (45 menit) meliputi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengukuran tekanan darah, dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan implementasi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 10% menjadi 95% berkategori baik serta penurunan tekanan darah sistolik sebesar 20 mmHg dan diastolik sebesar 13 mmHg. Kesimpulan: Pelaksanaan edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan dapat diterapkan sebagai program kesehatan masyarakat.
Abstract:Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (Chronnic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal dimana terdapat penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan glomerulus filtration rate (GFR).Terapi yang sering…
dilakukan oleh penderita CKD adalah dengan cara hemodialisis dan peritonealialisa. Tujuan : memberikan gambaran penerapan intervensi dzikir pada pasien CKD dengan diagnosis keperawatan gangguan pola tidur di ruang Dahlia RSUD Wates. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional yang mengeksplorasi masalah keperawatan terutama gangguan pola tidur. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observasi. Hasil: Pengkajian Pada penapisan paliatif diperoleh skor 5 yaitu pasien tersebut perlu intervensi palliative. Dalam Edmonton Symptom Assessment System (ESAS) pasien mengalami tidak bisa tidur, pasien dengan depresi sedang. Didalam aktivitas fisik pada pasien terdapat skor karnofsky 50 % yaitu sering memerlukan bantuan, sering memerlukan perawatan medis. Dalam kebutuhan spiritualnya pasien CKD adalah 76 dimana merupakan spiritual sedang. Kesimpulan: pasien mengalami peningkatan kualitas tidur menggunakan Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). setelah dilakukan intervensi dzikir yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 17 menjadi 12 atau dari kategori berat menjadi kategori ringan kemudian pasien mampu tidur lebih cepat yang biasanya lebih dari jam 12 malam, setelah dilakukan intervensi dzikir pasien mampu tidur kurang dari jam 10 malam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Tos (Teaching with Ordered Sequence of Pictures) Gambar (picture and picture) terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen…
en siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan. Latar belakang penelitian ini adaah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan kurangnya inovasi guru daam menerapkan model pembelajaran, sehingga masih dominan menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adaah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasiona. Popuasi penelitian adaah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Uuan yang berjumlah 31 orang, sekaigus dijadikan sampel dengan teknik tota sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skaa Likert. Variabel bebas (X) adaah implementasi model pembelajaran Tos Gambar, sedangkan variabel terikat (Y) adaah minat belajar siswa. Anaisis data menggunakan uji vaiditas, reliabilitas, uji normaitas, koefisien korelasi, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Tos Gambar berada pada kategori sangat berpengaruh, demikian pua minat belajar siswa juga berada pada kategori sangat berpengaruh. Uji korelasi diperoleh nilai r = 0,43 dengan koefisien determinasi sebesar 18,5%, yang berarti implementasi model pembelajaran Tos Gambar memberikan pengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran Tos Gambar berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah…
aerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Abstract:Penelitian ini berjudul “Rekonstruksi Sejarah Menggunakan Sumber Lisan dalam Penulisan Sejarah Lokal: Studi Kasus Desa Galesong Baru.” Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya melestarikan sejarah lokal yang…
al yang belum banyak terdokumentasikan secara tertulis, terutama yang terkait dengan budaya maritim masyarakat Galesong Baru. Sumber lisan menjadi metode utama dalam merekonstruksi sejarah, mengingat keterbatasan arsip tertulis mengenai peristiwa penting di desa ini, termasuk tradisi maritim seperti Mappalili dan Orang Laut. Penelitian ini bertujuan untuk menggali narasi sejarah lokal melalui wawancara dengan tetua adat, nelayan, dan tokoh masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, dengan pendekatan triangulasi sumber lisan dan dokumen tertulis untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis konteks sosial dan budaya yang mempengaruhi penyampaian narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat variasi dalam cerita yang disampaikan oleh para informan, pola-pola umum tetap muncul terkait hubungan masyarakat dengan laut dan pentingnya tradisi maritim dalam membentuk identitas mereka. Sumber lisan terbukti sebagai alat yang penting dalam merekonstruksi sejarah lokal yang kaya dan dinamis.
Abstract:Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman karir pada siswa sekolah dasar yang disebabkan karena kurangnya bahan ajar mengenai informasi karir serta kurangnya ketertarikan siswa terhadap…
p media yang diberikan oleh guru. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan media yang berkaitan dengan informasi karir yaitu Pop-up Scrapbook Career. Media yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa sehingga tercapainya tugas perkembangan siswa sekolah dasar pada tahap pertumbuhan karir fase fantasi yaitu kesadaran karir. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Hasil penelitian yang diperoleh mengenai gambaran pemahaman karir pada siswa kelas v (lima) SDN Cipocok Jaya 2 kategori tinggi sebesar 58%, kategori sedang sebesar 21% dan kategori rendah sebesar 21%. Kemudian hasil uji kelayakan media sebesar 98% dan dikategorikan sangat layak. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa media Pop-up Scrapbook Career layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa. Setelah media dinyatakan layak, kemudian dilakukannya uji coba dengan skala terbatas pada peserta didik. Hasil uji coba terbatas memperoleh hasil N-Gain Score sebesar 57% dengan kategori cukup efektif.