Search Articles & Publications

Showing 4781 articles found for "Data"

Penerapan Pendekatan Joint Product Sebagai Dasar Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada UMKM Rakita

Aisyah Ramadhani, Allya Nadira Puteri Zena, Yosa Novadilla
Abstract: Perhitungan harga pokok produksi sangat penting bagi usaha mikro, kecil, dan menengah mengingat salah satu manfaat harga pokok produksi adalah menentukan harga jual produk. Penerapan pendekatan joint product sebagai dasar… r perhitungan harga pokok produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah Rakita di Kota Padang merupakan usaha yang memproduksi rakik yang menghasilkan dua jenis produk rakik dari satu atau beberapa macam bahan baku dalam satu proses produksi seperti rakik maco dan rakik kacang. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara untuk mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan oleh usaha Rakita dalam memproduksi rakik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perhitungan produksi rakik pada usaha Rakita telah sesuai dengan prinsip – prinsip akuntansi, untuk mengetahui harga pokok produksi untuk masing – masing produk dan untuk mengetahui pencatatan laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang diteliti penulis menurut direct costing yang dalam perhitungannya menggunakan alokasi biaya bersama (joint cost) sebesar Rp. 301.000 untuk produk rakik maco dan Rp. 222.000 untuk produk rakik kacang. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah bahwa menetapkan perhitungan dasar harga pokok produksi pada usaha Rakita masih memiliki kendala disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemberdayaan sumber daya manusia yang masih minim tentang pendekatan  joint product, maka saran penulis berikan kepada pihak usaha Rakita adalah menghitung harga pokok produksi menggunakan pendekatan joint product dengan menggunakan metode direct costing, selain itu usaha Rakita juga harus mengalokasikan biaya produksi dengan menggunakan metode biaya bersama (joint costing).

Pengaruh CR, ROE, ROA, PER Dan CAR Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022

Sri Widati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh CR, ROE, ROA, PER dan CAR Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan… aan perbankan yang berjumlah 42 perusahaan dengan sampel penelitian sebanyak 13 perusahaan yang diperoleh melalui purposive sampling dengan kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan alat Regresi Data Panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Hal ini menunjukan bahwa variabel Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga saham. Sedangkan secara parsial Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham sedangkan variabel Return On Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Discovery Learning Pada Peserta Didik Kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh

Opi Saputra Yanto, Esa Yulimarta, Desmaneni, Afrimon, Eka Puji Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode… Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 60%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 80%. Aktivitas guru dan peserta didik juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan aktivitas guru mencapai 95,44% dan aktivitas peserta didik mencapai 93,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran ini untuk materi dan mata pelajaran lainnya.

Peluang Dan Tantangan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembuatan Konten Digital Marketing

Anggi Ariska Putri, Ajrun Abdan Widodo
Abstract: Penelitian ini membahas peluang dan tantangan penggunaan AI dalam pembuatan konten digital pada bidang pemasaran dengan menggunakan metode library research. Penelitian ini mengandalkan berbagai sumber ilmiah yang relevan… untuk menganalisis dan mengekspolari kemampuan AI dalam mendukung personalisasi, efisiensi produk, dan pengelolaan hubungan dengan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membuka peluang besar dalam meningkatkan strategi digital marketing secara lebih efektif, termasuk analisis sentiment, otomatisasi proses kreatif, dan optimalisasi CRM (Customer Relationship Management). Selain itu, tantangan yang harus dihadapi dalam pemanfaatan AI, yaitu isu privasi data, bias dalam algoritma, keterbatasan pemahaman nuansa budaya dan sosial, serta resistensi terhadap adopsi teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan sangat penting untuk memastikan keberhasilan dalam penerapan teknologi ini, serta memerlukan regulasi yang etis dan pelatihan bagi pelaku bisnis khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah. Penelitian ini memberikan wawasan bagi perusahaan dan pelaku bisnis untuk dapat memanfaatkan peluang AI sebagai strategi inovasi di era digital.

Desain UI Dan UX Aplikasi Penjualan Kosmetik Menggunakan Metode Design Thinking

Rino Adi Kurniawan, Rina Firliana, Anita Sari Wardani
Abstract: Perkembangan di era teknologi globalisasi yang sangat cepat membawa banyak manfaat di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang penjualan produk kosmetik. MsGlow Skincare Yuka Beauty memiliki potensi mengikuti perbisnisan… san secara online dengan memiliki produk kecantikan original. Untuk mendukung potensi tersebut maka dibutuhkan suatu aplikasi, tetapi sebelum membuat sebuah aplikasi membutuhkan perancangan user interface dari aplikasi penjualan kosmetik. Dalam merancang user interface dari aplikasi penjualan kosmetik ini menggunkan metode design thinking. Setelah melakukan perancangan ini hasil prototype diuji menggunakan pengujian kegunaan atau usability dengan metode Use Questionnaire. Dalam metode Use Questionnaire mempunyai aspek-aspek seperti Usefulness, Ease Of Learning, Ease Of Use dan Satisfaction. Dalam pengujian usability ini melakukan dengan penyebaran kuesioner sebanyak 30 butir pernyataan kepada 20 orang evaluator dan menggunakan 5 point skala penilaian untuk mendapatkan data. Dari pengujian usability ini mendapatkan nilai 87% dari aspek kegunaan (usefulness), 84% dari aspek kemudahan penggunaan (ease of use), 89% pada aspek kemudahan dalam mempelajari (ease of learning), dan 85 % dari aspek kepuasan pengguna (satisfaction).

Meningkatkan Kepercayaan Publik Melalui Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik: Tantangan Keamanan Dan Solusi Di Praktik Kenotariatan

Rachmawati, M. Sudirman
Abstract: Transformasi digital dalam praktik kenotariatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam administrasi pertanahan di Indonesia. Penelitian ini mengkaji manfaat, tantangan, dan langkah-langkah… kah untuk meningkatkan penerapan sertifikat tanah elektronik dalam praktik kenotariatan. Manfaat utama dari sertifikat tanah elektronik meliputi peningkatan efisiensi dalam penerbitan dan pengelolaan dokumen, pengurangan risiko pemalsuan dan duplikasi, serta peningkatan keamanan dokumen. Namun, tantangan signifikan seperti kerentanan terhadap serangan siber dan kebocoran data, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta kurangnya kesadaran dan keterampilan petugas dalam hal keamanan siber masih harus diatasi. Penelitian ini juga mengusulkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk penguatan protokol keamanan siber, pendidikan dan pelatihan bagi petugas, serta investasi dalam infrastruktur teknologi. Dengan implementasi yang tepat, sertifikat tanah elektronik dapat menjadi pilar utama dalam transformasi digital di bidang kenotariatan dan administrasi pertanahan di Indonesia.

Efektifitas fasilitator Pendamping dalam meningkatkan Self-Confidence Nasabah BTPN Syariah yang Berwirausaha

Asdin Alwi, Andi Halima
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas fasilitator pendamping dalam meningkatkan self-confidence nasabah BTPN Syariah yang berwirausaha. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen one grup pretest-posttest&#8230; osttest design dan melibatkan 16 nasabah BTPN Syariah yang sedang berwirausaha dan berjenis kelamin perempuan. Data dikumpulkan melalui survei awal dan evaluasi setelah pendampingan selama empat sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator pendamping efektif dalam meningkatkan self-confidence nasabah. Peningkatan signifikan terlihat dari hasil pretest (tes pertama) dan posttest (tes kedua) yang mengalami peningkatan dari yang awalnya lemah dan cukup lemah menjadi cukup kuat bahkan kuat. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test dengan SPSS 25 menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,0005 (p < 0,01), yang berarti fasilitator pendamping efektif dalam meningkatkan self-confidence nasabah BTPN Syariah yang sedang berwirausaha.

Peranan Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Aparatur Sipil Negara Di Kantor Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya

Febrie Triyanto Rhizal, Basuki Rahmat, Dian Herlina
Abstract: Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Setiap pemimpin dituntut untuk memiliki kemampuan berfikir kedepan. Oleh karenanya harus memiliki kejelasan visi serta memahami fungsi&#8230; bagi organisasi yang dipimpinnya Untuk membangun suatu organisasi yang baik, ada hal mendasar yang harus diperhatikan oleh institusi – institusi terkait yaitu hal yang menyangkut eksistensi kepemimpinan seorang pemimpin, baik dalam memimpin suatu organisasi maupun memimpin suatu institusi. Jika dilihat dari tingkatannya kepemimpinan pemerintah di indonesia, kepala daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) berada di posisi kepemimpinan tingkat mieniengah, di atasnya tierdapat kiepiemimpinan yang dijalankan olieh Priesidien biersierta piembantunya, dan di bawahnya tierdapat kiepiemimpinan yang dijalankan olieh (Camat dan Kiepala Diesa/Lurah) Dalam mienyielienggarakan piemierintahan yang baik, sangat miemierlukan aparatur piemierintahan yang bierkualitas tinggi dan sadar akan tanggung jawabnya siebagai abdi niegara dan abdi masyarakat, siehingga mampu mielaksanakan tugas umum piemierintahan dan piembangunan diengan siebaik- baiknya. Kiepuasan mierupakan pierasaan yang ada pada diri piegawai yang didasarkan atas apa yang ditierima piegawai dalam biekierja. Siesuatu yang ditierima yaitu baik fisik dan non fisik siepierti balas jasa, sikap pimpinan, lingkungan kierja, komunikasi diengan atasan dan bawahan Diengan diemikian piegawai akan biekierja diengan rasa sienang dan yang liebih pienting kiepuasan yang tinggi akan miempierbiesar kiemungkinan tiercapainya produktivitas dalam biekierjaDalam pienielitian ini mienggunakan mietodie dieskriptif diengan piendiekatan kualitatif. Dalam pienielitian kualitatif tidak mienggunakan istilah populasi tietap tietapi olieh Spardliey dinamakan” Social situation” yang tierdiri dari tiga ieliemien yaitu tiempat (placie), pielaku (actor), dan aktivitas (activity) yang bierintieraksi siecara siniergi, tieknik piengumpulan data mienggunakan obsiervasi, wawancara dan dokumientasi. tieknik analisis data mienggunakan tieori milies dan Hubierman yaitu mierieduksi data, mienyajikan data dan mienyimpulkan data. Bierdasarkan hasil piembahasan miengienai ’’pieranan kiepiemimpinan dalam mieningkatkan kiepuasan kierja aparatur sipil niegara di kantor kielurahan cihierang kiecamatan cibieurieum kota tasikmalaya’’ tielah tierlaksana diengan baik dan siepienuhnya bierjalan optimal. Olieh kariena itu tingkat kiepuasan kierja di kielurahan cihierang sudah tierlaksana siecara iefiektif.

Melalui Langkah – Langkah Model Pembelajaran Ekspository Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Agama Hindu Kelas IV Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022

Ni Nengah Suerni
Abstract: Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Beringkit Belayu di Kelas IV  yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Agama Hindu cukup rendah. Sehingga dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan prestasi belajar&#8230; r siswa bisa meningkat. Secara umum tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya dibawah KKM, pada siklus I menjadi mendekati KKM dan pada siklus II menjadi di atas KKM. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar.

Strategi Pengajaran Efektif Dalam Pendidikan Islam: Menggabungkan Tradisi Dan Inovasi

Ahmad
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model pengajaran hybrid yang menggabungkan metode tradisional dan inovatif dalam pendidikan Islam di SMA Negeri 11 Pinrang. Model pengajaran ini memadukan pendekatan klasik seperti&#8230; ti hafalan Al-Quran dan halaqah dengan teknologi modern, termasuk aplikasi e-learning dan multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak integrasi antara tradisi dan inovasi terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Metodologi yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari siswa dan pendidik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model ini berhasil meningkatkan motivasi siswa, memperkaya pengalaman belajar, dan memperbaiki pemahaman materi ajar. Penerapan teknologi memungkinkan akses yang lebih luas dan interaktif terhadap materi, sedangkan metode tradisional menjaga keaslian ajaran agama. Implikasi penelitian ini bagi pendidik termasuk perlunya pelatihan dalam teknologi dan integrasi metode pengajaran, sementara bagi pembuat kebijakan, diperlukan alokasi anggaran dan kebijakan yang mendukung integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup studi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari model ini dan pengembangan alat evaluasi untuk mengukur efektivitasnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya menggabungkan elemen tradisional dengan inovasi untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih efektif dan relevan di era digital.