Search Articles & Publications

Showing 621 articles found for "Kesehatan"

Hubungan Antara Pengetahuan Dan Dukungan Orang Tua Dan Keluarga Dengan Anak Stunting Di Puskesmas Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan

Fitri Supardi
Abstract: Salah satu penyebab terjadinya stunting pada balita adalah kurangnya pendidikan dan dukungan dari orang tua dan kerabat sehingga menurunkan motivasi ibu dalam melakukan tindakan peningkatan kesehatan khususnya dalam pencegahan… egahan stunting. Studi pendahuluan mengatakan orang tua tidak mengetahui tentang stunting. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan dan dukungan orang tua dan keluarga dengan anak stunting di Puskesmas Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan. Jenis peneliitian ini yaitu kuantitatiif denqan pendekatan crooss sectional menggunakan desain analitik. Populasi dalaam peneliitian ini yakni seluruh orang tua baliita sebayak 33 orang denqan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan orang tua berhubungan dengan stunting pada anak dimana tinggkat signifiikansi 0,000 ≤ α = 0,05, Dukungan orang tua berhubunqan denqan stunting pada anak dimana tingkat signifiikansi 0,000 ≤ α = 0,05, Dukunqan keluarqa berhubunqan denqan stunting pada anak diimana tingkat signifiikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Simpulan-nya yaitu ada hubunqan antara pengetahuan dan dukungan orang tua dan keluarga dengan anak stunting. Saran bagi Puskesmas Tinangkung Utara agar meningkatkan edukasi mengenai stunting agar meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga dalam pencegahan stunting.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Perawatan Perineal Remaja Putri

Dewi Rara Fauziah, Febi ratnasari, AYG Wibisono
Abstract: Kesehatan reproduksi perempuan sudah menjadi persoalan kesehatan yang harus diperhatikan terutama yang terjadi pada usia remaja. Berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat terjadi pada usia remaja, salah satunya disebabkan&#8230; kan karena kurangnya perhatian juga pengetahuan terkait dengan kesehatan reproduksi. Permasalahan yang sering terjadi pada remaja putri adalah keputihan. Keputihan adalah secret atau cairan yang keluar selain darah yang berlebihan dari lubang vagina. Keputihan dapat disebabkan karena ketidak seimbangan kadar pH atau derajat keasaman pada vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal pada remaja putri di SMKN 5 Tangerang. Penelitian ini mengguankan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang merupakan metode pengumpulan atau pengukuran data dari variabel independen dan variabel dependen yang dilakukan dalam satu waktu. tehnik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah tehnik untuk sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya bisa lebih representative, sampel sebanyak 110 responden. berdasarkan uji chi-square bahwa hasil p-value <0.05. Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal remaja putri di SMKN 5 kab. Tangerang yaitu dengan nilai p-value = 0.000 < 0,05.

Hubungan Antara Literasi Kesehatan Dengan Kualitas Hidup Siswa SMKN 9 Kota Tangerang

Anisatun Zahroh, Eka Noviana Nasriyanto, Cicirosnita J.Idu
Abstract: Berdasarkan arus informasi yang terus berkembang, literasi penting untuk memahami informasi. Budaya membaca buku yang rendah di Indonesia menjadi permasalahan yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Indonesia berada&#8230; da di peringkat 62 dari 70 negara, menempatkannya sebagai salah satu dari 10 negara dengan tingkat literasi yang rendah. UNESCO juga mengungkapkan minat baca masyarakat Indonesia hanya sebesar 0,001 persen. Indonesia ditempatkan di peringkat 60 dari 61 negara dalam hal minat baca. Indonesia menempati urutan ke 40 dari 80 negara yang disurvei dalam hal kualitas hidup. Berdasarkan perbandingan internasional, Indonesia memiliki nilai rendah yaitu 1,8 dari skala 10. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan dengan kualitas hidup siswa SMKN 9 Kota Tangerang. Metode pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner Health Literacy Survey (HLS-EU-SQ-10 IDN) dan World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL-BREF) yang telah diadaptasi dan dibagikan ke 212 siswa, dengan metode statistik Chi Square. Hasil analisis hubungan antara literasi kesehatan dengan kualitas hidup diperoleh bahwa ada sebanyak 4 siswa (2,7%) yang bermasalah dengan literasi kesehatan tetapi kualitas hidupnya baik. Sedangkan siswa yang memiliki literasi kesehatan baik, sebanyak 143 siswa (97,2%), kualitas hidupnya juga baik. Berdasarkan uji Chi Square diperoleh nilai p = 0,014.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Mengenai Gizi Seimbang Dengan Angka Kejadian Obesitas Pada Siswa SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang

Aprilia Nur Rohmah, Inna Solihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak ke keadaan nyatanya, pada masa inilah pondasi kehidupan sehari-hari dibangun. Obesitas disebut sebagai asupan makanan yang tidak normal atau berlebihan yang dapat memicu penumpukan&#8230; numpukan lemak serta dapat membahayakan kesehatan tubuh. Lebih dari 340 juta anak dan remaja berusia 5-19 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2016. Di Indonesia 13,5% usia 18 tahun mengalami kelebihan berat badan dan 28,7% mengalami obesitas dengan IMT 25 dan 15,4% dengan IMT 27. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, serta paparan informasi dapat menambah angka kejadian obesitas yang sudah ada. penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang dengan angka kejadian obesitas pada siswa SMKN 5 Kabupaten Tangerang. penegambilan sampel ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 129 siswa kelas X SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dengan angka kejadian obesitas dimana nilai p = 0,000. Dari penelitian ini adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi seimbang dengan angka kejadian obesitas di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Bahwa semakin baik pengetahuan maka semakin rendah pula angka kejadian obesitas.

Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Terhadap Kejadian Diare Pada Anak Sekolah Di Sdn Total Persada Tahun 2023

Dea Saputri, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi feses yang lembek sampai cair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali atau lebih dalam sehari yang mungkin dapat disertai&#8230; rtai dengan muntah atau feses yang berdarah. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan perilaku mengusahakan pola hidup sehat bagi individu, keluarga atau masyarakat untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatan, mental dan spiritual. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran (PHBS) terhadap kejadian diare dengan indikator air bersih, mencuci tangan, jamban sehat dan pengelolaan sampah terhadap kejadian diare pada anak sekolah di SDN Total Persada. penelitian ini adalah probability sampling dengan cara simple random sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 109 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Yang dilakukan di SDN Total Persada, bahwa ada hubungan antara gambaran (PHBS) terhadap kejadian diare memiliki p-value sebesar (0.000). Banyak siswa- siswi penderita diare yang jarang melakukan mencuci tangan dan sering makan jajanan sembarangan di SDN Total Persada. Pihak sekolah diharapkan melakukan adanya penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat agar siswa dan siswi tidak mengalami adanya kejadian diare.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Sanitasi STBM Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023

Dea Ananda, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Pendahuluan: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan tanda peningkatan kesehatan masyarakat menuju kemandirian higiene dan sanitasi yang maksimal. Pelaksanaan program STBM terdiri dari lima pilar, yaitu: hentikan&#8230; tikan buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), bersihkan air dan makanan rumah tangga (PAM RT), pembuangan limbah cair rumah tangga yang benar dan aman. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 42 responden. Analisis data: Analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa Rajeg Mulya, bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki p-value sebesar (0.000). Pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di desa Rajeg Mulya masih kurang.   Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Hubungan Pola Makan Dan Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Gastritis Pada Remaja Di MAN 1 Tangerang

Astika Nisa Putri, Inna Solihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Banyak penyakit timbul akibat gaya hidup manusia, pengaruh zaman yang akan berdampak pada gangguan kesehatan. Salah satunya adalah gastritis yang biasa dikenal dengan penyakit maag. Indonesia menempati urutan ke-4 dengan&#8230; an persentase 40,8% sekitar 274.396 kasus gastritis terjadi dari 238.452.952 jiwa penduduk. Kebanyakan penderita gastritis adalah remaja, dimana masa remaja masih labil dalam mengikuti perkembangan zaman. Melihat dari tren dan aktivitas remaja, faktor utama terjadinya gastritis yaitu karena gaya hidup yang tidak sehat. Salah satunya pola makan buruk dan konsumsi kopi yang berlebih. Hal ini memicu peningkatan asam lambung, sehingga bisa terjadi peradangan pada mukosa lambung. Untuk mengetahui hubungan pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada remaja di MAN 1 Kota Tangerang. Jenis penelitian kuantitatif, metode pendekatan cross sectional analitik, menggunakan penarikan sampel total sampling berjumlah 80 sampel. Analis penelitian ini univariat dan bivariat dengan metode uji Chi-Square. Menunjukan siswa/i yang memiliki pola makan buruk sebanyak 49 (61,3%) responden dan yang memiliki konsumsi kopi buruk sebanyak 51 (63,7%) siswa/i. Hasil uji statistik Chi-Square didapat P-Value (X² hitung) pola makan 14.050 dan konsumsi kopi 5.776. P-Value tersebut ≥ X² tabel (3.841) yang berati kedua hipotesis diterima. Ada hubungan antara pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada remaja di MAN 1 Kota Tangerang.

Gambaran Bakteri Escherichia Coli Pada Jajanan Gorengan Di Sepanjang Jalan Tlogosari Raya Semarang

Septiyasari, Errina, Sofyanita, Eko Naning
Abstract: Gorengan merupakan makanan yang digoreng menggunakan minyak. Lokasi pedagang gorengan di sepanjang Jalan Tlogosari Raya Semarang yang berada di pinggir jalan dan kurangnya perhatian pedagang terhadap kebersihan dapat menimbulkan&#8230; imbulkan kontaminasi kuman terhadap gorengan. Salah satu bakteri yang potensial mencemari makanan adalah Escherichia coli.  E coli merupakan flora normal berbentuk batang gram negatif di dalam saluran pencernaan hewan dan manusia. Bakteri E coli  dapat berasifat patogen jika jumlah bakteri dalam saluran pencernaan meningkat atau berada di luar usus. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan kriteria penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian yang didapat Dari 7 sampel yang diperiksa, sebanyak 1 sampel (14,29%) tercemar bakteri Escherichia coli, dan 6 sampel (75%) lainnya tidak tecemar  bakteri Escherichia coli. Satu sampel tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1096/Menkes/Per/VI/2011 karena mengandung bakteri Escherichia coli > 0/gram sampel makanan. Dari hasil observasi didapatkan sebanyak 1 sampel (14,29%) pedagang gorengan yang mempunyai kriteria tingkan hygiene dan sanitasi yang baik. Sedangkan 6 sampel (85,71%) lainnya memiliki kriteria tingkat hygiene dan sanitasi yang sedang.

Hasil Uji Quality Control Produk Fresh Frozen Plasma (FFP) Di UDD PMI Kota Semarang Tahun 2022

I Made Wisnu Darma Putra, Eko Naning Sofyanita
Abstract: Darah dan produk darah berperan penting dalam pelayanan kesehatan, sehingga harus dijamin dengan sistem manajemen mutu yang baik. Untuk memastikan bahwa produk darah sesuai dengan standar mutunya dengan melakukan Quality&#8230; Control produk darah salah satunya produk Fresh Frozen Plasma. Produk FFP dinyatakan lulus QC jika memenuhi 5 parameter pemeriksaan yaitu, volume, faktor VIII, residual cells, kebocoran dan perubahan visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dengan metode random sampling sebanyak 1% dari total produk FFP di UDD PMI Kota Semarang Tahun 2022. Hasil kelulusan QC FFP tahun 2022 yang diperoleh dari 48 sampel yaitu 48 sampel (100%) untuk volume, 41 sampel (85%) untuk faktor VIII, 48 sampel (100%) untuk residual cells, 48 sampel (100%) untuk kebocoran dan 48 sampel (100%) untuk perubahan visual. Hasil QC FFP secara keseluruhan yang lulus selama satu tahun sebanyak 41 sampel (85%). Produk FFP di UDD PMI Kota Semarang pada tahun 2022 memiliki kualitas yang baik sesuai dengan standar 5 parameter pemeriksaan, yaitu volume, faktor VIII, residual cells, kebocoran kantong dan perubahan visual.

Optimalisasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial untuk Penyandang Disabilitas di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bondowoso

Novitasari, Devi, Zakiyah Ayundari, Nuzul Rukmiyati Ningsih, Nurhidayat
Abstract: Tujuan utama dari penelitian ini adalah menguraikan langkah-langkah dalam pemberian layanan rehabilitasi sosial kepada individu penyandang disabilitas di Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso. Selain itu, penelitian ini&#8230; juga bertujuan untuk menjelaskan kendala yang dihadapi oleh Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso dalam memberikan layanan kepada penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui teknik wawancara dan pengumpulan data. Hasil penelitian ini memperlihatkan cara Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada penyandang disabilitas, antara lain: (1) memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan ekonomi, (2) memberikan pelatihan keterampilan kepada penyandang disabilitas, (3) menyediakan bantuan kesehatan bagi penyandang disabilitas, dan (4) memberikan rekomendasi bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan layanan di unit Pelayanan Terpadu (UPT) Provinsi atau Kementerian Sosial, lembaga kesejahteraan sosial, serta rumah sakit rujukan. Kendala yang dihadapi oleh Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso terletak pada kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), yang menghambat upaya dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial.