Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam proses inventarisasi pemerintahan di pembangunan ekonomi bidang pangan di Bakorwil V Jember. SIA telah menjadi instrumen vital…
dalam memperbaiki efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan data inventarisasi pemerintahan. Metode pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan fokus pada analisis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIA telah memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan inventarisasi pemerintahan di bidang ekonomi pangan. Namun, masih terdapat tantangan dalam implementasi yang memerlukan perhatian lebih lanjut, seperti peningkatan pemahaman dan keterampilan staf serta peningkatan infrastruktur teknologi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya penerapan SIA dalam meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam pembangunan ekonomi di tingkat pemerintahan daerah.
Abstract:Kemiskinan di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Jember, tetap menjadi tantangan besar yang kompleks dan multidimensional. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Jember meningkat sebesar 0,12 persen poin dalam satu tahun,…
, dari 9,39 persen pada Maret 2022 menjadi 9,51 persen pada Maret 2023. Dalam menanggulangi kemiskinan, data yang akurat sangatlah penting untuk merancang dan melaksanakan kebijakan yang efektif. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi peran BPS dalam menyediakan data yang tepat dan relevan tentang kemiskinan di tingkat lokal, menggunakan analisis data kualitatif dengan data sekunder dari publikasi BPS tahun 2023, seperti garis kemiskinan, presentase penduduk miskin, indeks kedalaman, dan keparahan kemiskinan. Analisis menunjukkan kenaikan garis kemiskinan dan penurunan persentase, indeks kedalaman, serta keparahan kemiskinan dari 2010 hingga 2023. Jurnal ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai dinamika kemiskinan di Jember pada tahun 2023, diharapkan memberikan wawasan berharga bagi pemerintah dan pemangku kebijakan setempat untuk meningkatkan efektivitas dalam pemantauan dan penanganan kemiskinan di daerah tersebut.
Abstract:Dalam dunia perbankan,pengelolaan dokumen cif dan contoh tanda tangan nasabah merupakan aspek yang sangat penting,terutama dalam menjaga integritas data nasabah.yang mana PT Bank Woori Saudara KC Jember berkomitmen kuat…
untuk memastikan keamanan data nasabah, Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mendalami caranya Pengarsipan dokumen CIF dan spesimen tanda tangan pelanggan dapat menjadi langkah efektif mengurangi risiko peunyalahgunaan rekening nasabah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Metodologi Participatory Action Research (PAR), yang memungkinkan pengumpulan data melalui observasi langsung di Bank Woori Saudara KC Jember serta analisis praktik-praktik terbaik yang digunakan dalam pengarsipan cif dan specimen tanda tangan nasabah di lingkungan perbankan. Layanan ini pada pelaksanaan Langkah-langkah efektif yang sangat mengurangi pengendalian terhadap potensi rekening nasabah yang disalahgunakan di PT Bank Woori Saudara KC Jember.
Abstract:Dalam era di mana teknologi semakin meresapi kehidupan sehari-hari, guru dihadapkan pada tantangan untuk mengintegrasikan inovasi digital ke dalam metode pengajaran. Guru diharapkan mampu berkreativitas dengan menggunakan…
n tekonologi dalam merancang materi pembelajaran yang relevan dan menarik bagi siswa di era digital.
Untuk menjawab tantangan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pelatihan yang membahas peran kunci teknologi digital, khususnya Google Slides, dalam mengubah lanskap pembelajaran. Google Slides adalah salah satu layanan produktivitas yang disediakan oleh Google sebagai bagian dari paket Google Workspace (sebelumnya dikenal sebagai G Suite). Google Slides merupakan aplikasi penyunting presentasi yang memungkinkan pengguna membuat, mengedit, dan berbagi presentasi secara kolaboratif secara online.
Kegiatan ini menyoroti kebutuhan akan pelatihan yang mendalam agar guru di SD Islam Imam Syafi’i Kisaran dapat memahami secara menyeluruh bagaimana memanfaatkan Google Slides sebagai alat pembelajaran yang inovatif, kreatif dan efektif serta mendukung pembuatan presentasi yang menarik dan interaktif. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan agar mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membimbing siswa menuju kesuksesan di era digital ini.
Abstract:Saat ini, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan dalam pemasaran dan promosi bisnis mereka. Di sisi lain saat ini konsumen modern lebih cenderung untuk mengkonsumsi konten…
visual, seperti video, daripada teks atau gambar. Mereka lebih suka menonton video singkat daripada membaca teks panjang. Oleh karena itu, UMKM yang hanya mengandalkan teks dan gambar dalam upaya pemasaran mereka mungkin kehilangan pangsa pasar yang besar. Dengan mengadakan pelatihan pembuatan video branding menggunakan Filmora X ini merupakan solusi yang ideal untuk UMKM yang ingin mengatasi berbagai permasalahan pemasaran dan memanfaatkan potensi video branding. Dengan alat pengeditan yang intuitif, berbagai fitur, dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh Filmora X, UMKM dapat menciptakan video branding yang efektif, memperkuat merek mereka, dan mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam lingkungan bisnis yang kompetitif saat ini.
Abstract:Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang semakin canggih diseluruh negara, termasuk indonesia yang otomatis menjadi tantangan untuk dapat menerima perubahan-perubahan yang datang dari dalam maupun luar negeri,…
untuk dituntut agar siap menghadapi segala dampak negatif akibat proses globalisasi. Seperti pelayanan yang ada pada bank. Semakin berkembangnya teknologi maka semakin canggih juga alat atau sarana dalam melayani para nasabahnya. Pelayanan (customer service) secara umum adalah setiap kegiatan yang diperuntukkan atau ditujukan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan, melalui pelayanan ini keinginan dan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi. Dan perbankan yang mampu memberikan pelayanan berkualitas akan memberikan kepuasan kepada nasabahnya. Penelitian ini menggunakan metode observasi yaitu para peneliti terjun langsung pada Bank Pengkreditan Rakyat Rambipuji untuk memperoleh informasi yang akurat. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara melayani nasabah pada saat melakukan administrasi dengan baik. Para karyawan di BPR Nusamba Rambipuji tersebut lebih mementingkan kenyamanan pelayanan kepada para nasabah dan mengoptimalkan pelayanan yang prima, kondusif, dan efisien.
Abstract:Usia pra sekolah merupakan masa kritis bagi perkembangan anak dimana pada masa ini anak mampu menerima informasi dan menyerap ilmu pengetahuan dari berbagai media salah satunya melalui teknologi gadget Banyak manfaat positif…
itif yang diperoleh dari penggunaan gadget,namun penggunaan gadget secara continue akan berdampak buruk bagi pola perilaku anak dalam keseharian anak.Pengasuhan yang tepat dari orangtua sangatlah penting diberikan kepada anak,karena anak masih terlalu muda dan belum memiliki pengalaman untuk membimbing perkembangannya sendiri kearah kematangan. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pola asuh orang tua dengan ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah di TK Taman Buah 1&2 Kabupaten Tangerang Metode Penelitian deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional yang menggunakan data primer (kuesioner) Populasi yang diterapkan pada penelitian ini yaitu orang tua yang mempunyai anak usia prasekolah di TK Taman Buah 1& 2 Kabupaten Tangerang dengan sampel sebanyak 82 responden yang diambil dengan teknik total sampling data diperoleh dengan cara membagikan kuesioner yang telah valid dan reliabel analisa data secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil dari 82 anak prasekolah sebagian besar mengalami ketergantungan gadget sebanyak responden 51 ( 62,2% ) Terdapat hubungan antara pola asuh dengan ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah.
Abstract:Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi feses yang lembek sampai cair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali atau lebih dalam sehari yang mungkin dapat disertai…
rtai dengan muntah atau feses yang berdarah. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan perilaku mengusahakan pola hidup sehat bagi individu, keluarga atau masyarakat untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatan, mental dan spiritual. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran (PHBS) terhadap kejadian diare dengan indikator air bersih, mencuci tangan, jamban sehat dan pengelolaan sampah terhadap kejadian diare pada anak sekolah di SDN Total Persada. penelitian ini adalah probability sampling dengan cara simple random sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 109 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Yang dilakukan di SDN Total Persada, bahwa ada hubungan antara gambaran (PHBS) terhadap kejadian diare memiliki p-value sebesar (0.000). Banyak siswa- siswi penderita diare yang jarang melakukan mencuci tangan dan sering makan jajanan sembarangan di SDN Total Persada. Pihak sekolah diharapkan melakukan adanya penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat agar siswa dan siswi tidak mengalami adanya kejadian diare.
Abstract:Pendahuluan: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan tanda peningkatan kesehatan masyarakat menuju kemandirian higiene dan sanitasi yang maksimal. Pelaksanaan program STBM terdiri dari lima pilar, yaitu: hentikan…
tikan buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), bersihkan air dan makanan rumah tangga (PAM RT), pembuangan limbah cair rumah tangga yang benar dan aman. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 42 responden. Analisis data: Analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa Rajeg Mulya, bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki p-value sebesar (0.000). Pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di desa Rajeg Mulya masih kurang.
Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah…
aerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.