Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh Gross Profit Margin (GPM) dan Return on Equity (ROE) terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan industri makanan olahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024.…
. Kesenjangan penelitian (gap) muncul dari fluktuasi pertumbuhan laba yang tidak konsisten, sementara penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang beragam mengenai pengaruh rasio profitabilitas terhadap laba. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Sebanyak 13 perusahaan dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 32 perusahaan industri makanan olahan, sehingga diperoleh 52 sampel data. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Uji asumsi klasik membuktikan model regresi berdistribusi normal, bebas multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Uji parsial (uji t) menunjukkan GPM tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan ROE berpengaruh positif dan signifikan. Uji simultan (uji F) menunjukkan GPM dan ROE secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, dengan koefisien determinasi sebesar 12,6 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi penggunaan ekuitas lebih menentukan pertumbuhan laba dibandingkan margin laba kotor, sehingga memberikan wawasan praktis bagi manajer dan investor pada industri makanan olahan.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, namun sebagian besar pelaku UMKM di wilayah pedesaan, termasuk…
di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, masih menggantungkan transaksi usahanya pada sistem pembayaran tunai. Kondisi ini menjadikan UMKM tertinggal dalam arus digitalisasi ekonomi nasional yang terus berkembang pesat, khususnya melalui perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan dan penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM di Desa Mak Teduh sebagai upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing usaha di era ekonomi digital. Kegiatan dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 dengan tahapan observasi, identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, pendampingan pendaftaran, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap manfaat QRIS, meningkatnya jumlah pelaku usaha yang berhasil mendaftarkan QRIS, serta respons positif terhadap kemudahan bertransaksi non-tunai. Meskipun demikian, kegiatan ini juga menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan internet, minimnya literasi digital pada pelaku usaha lanjut usia, dan ketiadaan dokumen legalitas usaha. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan digitalisasi UMKM yang berkelanjutan bagi desa-desa dengan karakteristik serupa di wilayah Provinsi Riau.
Abstract:Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada…
epada masyarakat. Berdasarkan hasil observasi lapangan, teridentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya aktivitas sosial antarwarga, minimnya kesadaran kesehatan pada kelompok lanjut usia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit pinang hasil perkebunan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan participatory action research dengan tiga program utama, yaitu turnamen bola voli antarkampung, pemeriksaan kesehatan lansia melalui posyandu, dan pelatihan pengolahan limbah kulit pinang menjadi biobriket. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa turnamen bola voli berhasil meningkatkan interaksi dan kebersamaan antarwarga, kegiatan posyandu lansia meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat lanjut usia terhadap layanan kesehatan, serta pelatihan biobriket memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengolah limbah perkebunan menjadi produk bernilai ekonomi. Ketiga program tersebut saling melengkapi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dari aspek sosial, kesehatan, dan lingkungan, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Abstract:Artikel ini menganalisis nilai-nilai karakter dalam bahan bacaan PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) kelas IV, dengan tujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi kontribusinya terhadap pengembangan karakter siswa. Nilai-nilai…
utama meliputi keagamaan, kejujuran, kedisiplinan, demokrasi, kerja keras, kreativitas, kemandirian, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, penghargaan terhadap prestasi, keramahan, cinta damai, kebiasaan membaca, kepedulian terhadap lingkungan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab. Temuan menekankan kejujuran dan ketaatan dalam nilai-nilai keagamaan dan kejujuran, toleransi dan kedisiplinan melalui sikap sosial, serta kerja keras dan kreativitas melalui etos kerja yang kuat. Kemandirian dan demokrasi terwujud dalam kemandirian diri dan penghormatan terhadap hak-hak. Rasa ingin tahu dan semangat kebangsaan terlihat melalui prioritas terhadap kepentingan nasional. Cinta tanah air dan penghargaan terhadap prestasi ditanamkan melalui loyalitas dan apresiasi. Keramahan dan cinta perdamaian tercermin dalam hubungan yang positif. Semangat membaca dan tanggung jawab terlihat dalam antusiasme membaca serta akuntabilitas. Kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial terlihat dalam menjaga kebersihan dan membantu masyarakat. Analisis ini menyimpulkan bahwa materi PPKN secara efektif menanamkan nilai-nilai karakter, sekaligus menunjukkan adanya ruang untuk penyempurnaan lebih lanjut guna meningkatkan dampaknya dalam program pendidikan karakter di sekolah yang sedang berlangsung.
Abstract:Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) merupakan proses penting dalam menentukan mahasiswa yang memiliki kompetensi terbaik untuk memimpin organisasi kemahasiswaan. Namun, proses seleksi yang masih bergantung pada…
da popularitas dan penilaian subjektif berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) untuk membantu proses pemilihan Ketua BEM secara objektif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan pembina BEM untuk menentukan kriteria dan bobot penilaian. Lima kriteria yang digunakan meliputi kepemimpinan, kemampuan komunikasi, pengalaman organisasi, integritas, dan indeks prestasi kumulatif (IPK). Tahapan metode MOORA terdiri atas penyusunan matriks keputusan, normalisasi, perhitungan nilai optimasi, dan proses perangkingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif K1 memperoleh nilai optimasi tertinggi sebesar 0,473 sehingga direkomendasikan sebagai Ketua BEM terpilih. Penerapan metode MOORA mampu menghasilkan proses pengambilan keputusan yang lebih objektif, sistematis, transparan, dan akurat sehingga dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam menentukan Ketua BEM berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
The selection of the Student Executive Board (BEM) President is an important process in determining the most qualified student to lead the student organization. However, conventional selection processes often rely on popularity and subjective judgments, which may lead to less optimal decisions. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method to support a more objective selection process. Research data were collected through interviews with BEM advisors to determine the assessment criteria and their corresponding weights. Five criteria were used, namely leadership, communication skills, organizational experience, integrity, and grade point average (GPA). The MOORA method consists of decision matrix construction, normalization, optimization value calculation, and ranking. The results indicate that candidate K1 achieved the highest optimization value of 0.473 and was therefore recommended as the selected BEM President. The implementation of the MOORA method provides a more objective, systematic, transparent, and accurate decision-making process, making it an effective tool for supporting the selection of the most suitable BEM President based on predetermined criteria.
Abstract:This study aims to analyze the effect of work engagement on employee performance, to analyze the effect of work environment on employee performance, to analyze the effect of work engagement on employee performance through…
h job satisfaction, and to analyze the effect of work environment on employee performance through job satisfaction. The research method uses a quantitative approach with the population consisting of all employees of PT. Kiat Ananda Group, totaling 80 people. The sample for this study used a census technique, where the entire population was included as the sample. Data processing and analysis were performed using the Partial Least Square (PLS) method with the SmartPLS 3.0 software to test the relationships between variables. The results indicate that work engagement and work environment have a positive effect on employee performance. Moreover, job satisfaction was found to significantly mediate the effects of work engagement and work environment on employee performance. These findings suggest that improving employee performance can be achieved through enhancing work engagement and a conducive work environment, supported by high levels of job satisfaction
Abstract:The development of a company heavily relies on qualified human resources. The level of employee performance can reveal the quality of human resources in achieving company goals. One of the factors that can enhance employee…
ee performance is work discipline. A common strategy used by companies to improve employee performance is by providing rewards and punishments. This research aims to analyze the influence of rewards and punishments on employee performance through work discipline at PT BPRS Niaga Madani. The sample for this study consisted of 47 respondents. This research adopts a quantitative approach, collecting data through interviews, questionnaires, and documentation. The data analysis process in this study employs path analysis. The results of this research show that rewards do not have a significant effect on work discipline, and they also do not significantly influence employee performance. On the other hand, punishments significantly affect work discipline and employee performance. Work discipline, in turn, significantly affects employee performance. Rewards, directly and indirectly, affect employee performance through work discipline, while punishments have both direct and indirect effects
Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of sales promotions and brand awareness on purchasing decisions for Iconnet at PT. Icon+ in Makassar City. The population in this study are Iconnet customers. Sampling…
g in this study used the slovin formula so that 96 respondents were sampled. The type of research used is associative research. The data used is primary data obtained by distributing questionnaires to customers. The results of the study after being processed with SPSS 25 show that there is a partially significant effect between the independent variables on the dependent variable as evidenced by the t value of the sales promotion variable (X1) of 7.015 > t table of 1.661 with a sig. 0.000 < 0.05, and the calculated t value of the brand awareness variable (X2) is 2.873 > t table 1.661 with a significant value of 0.005 <0.05. Simultaneously there is a significant effect between the independent variable on the dependent variable as evidenced by the multiple linear regression equation Y = 4.565 + 0.302 X1 + 0.155 X2 +e and the significant effect of F count 41.345 > F table 3.094 with a significant level of 0.00 <0.05 The R Square value or the coefficient of determination of 0.471 indicates that 47.1% of the purchasing decision variable (Y) is influenced or can be explained by the independent variables of sales promotion and brand awareness, while the remaining 52.9% is explained by other variables not included in the this research. Based on this description.
Abstract:Perkembangan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mengubah lanskap pendidikan tinggi secara signifikan, terutama dengan hadirnya tutor virtual berbasis AI yang mampu memberikan umpan balik cepat, tepat, dan…
personal. Analisis Real merupakan salah satu mata kuliah yang paling menantang dalam program pendidikan matematika karena sifat abstraknya sering menyebabkan rendahnya self-efficacy mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan AI sebagai tutor virtual terhadap self-efficacy mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Asahan yang menempuh mata kuliah Analisis Real. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest, melibatkan 15 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen angket self-efficacy dikembangkan berdasarkan tiga dimensi Bandura (magnitude, strength, generality), divalidasi melalui expert judgment dengan Cronbach’s Alpha sebesar 0,84. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan rata-rata skor self-efficacy dari 65,67 (pre-test, kategori sedang) menjadi 79,93 (post-test, kategori tinggi), dengan peningkatan sebesar 21,7%. Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menghasilkan nilai Z = −3,408 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang mengkonfirmasi terdapat perbedaan signifikan self-efficacy mahasiswa sebelum dan sesudah intervensi enam minggu menggunakan AI tutor virtual.
The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology has significantly transformed higher education, particularly through AI-based virtual tutors capable of providing fast, precise, and personalized feedback. Real Analysis, one of the most challenging mathematics education courses, frequently causes low self-efficacy among students due to its abstract nature and demands for formal proof-writing. This study examines the effect of utilizing AI as a virtual tutor on self-efficacy of mathematics education students at Universitas Asahan. A quantitative quasi-experimental one-group pretest-posttest design was employed with 15 students selected via purposive sampling. The self-efficacy questionnaire was based on Bandura’s three dimensions: magnitude, strength, and generality, validated by expert judgment with Cronbach’s Alpha coefficient of 0.84. Descriptive analysis results showed an increase in mean self-efficacy scores from 65.67 (pre-test, moderate category) to 79.93 (post-test, high category), representing a 21.7% improvement. The Wilcoxon Signed-Rank Test yielded Z = −3.408 with p-value = 0.001 (p < 0.05), confirming a significant difference in student self-efficacy before and after the six-week AI virtual tutor intervention.
Abstract:Keterampilan menyimak merupakan salah satu komponen utama dalam keterampilan berbahasa yang memiliki peran penting dalam proses komunikasi dan pembelajaran. Menyimak tidak sekadar kegiatan mendengar, tetapi melibatkan proses…
oses memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi informasi yang diterima secara lisan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep keterampilan menyimak sebagai bagian integral dari keterampilan berbahasa melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber relevan, seperti buku teks, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan teknik pengumpulan data berupa penelaahan dan analisis terhadap teori serta temuan penelitian yang berkaitan dengan keterampilan menyimak. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterampilan menyimak memiliki hubungan yang erat dengan keterampilan berbahasa lainnya, yaitu berbicara, membaca, dan menulis, serta berperan sebagai dasar dalam pengembangan kemampuan berbahasa secara menyeluruh. Selain itu, penguasaan keterampilan menyimak yang baik dapat meningkatkan pemahaman informasi, kemampuan berpikir kritis, dan efektivitas komunikasi. Oleh karena itu, keterampilan menyimak perlu mendapat perhatian khusus dalam pembelajaran bahasa agar proses pembelajaran berlangsung secara optimal.