Abstract:Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, merupakan salah satu wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia yang menghadapi tantangan serius dalam pembangunan ekonomi akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau…
au serta keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berbasis kearifan lokal mampu menjadi strategi alternatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya lokal. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan desain studi kasus, serta penerapan model Community-Based Participatory Research (CBPR), penelitian ini menempatkan masyarakat lokal sebagai subjek aktif dalam proses pemberdayaan.
Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), dan studi dokumentasi terhadap pelaksanaan program-program yang digagas oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Puncak Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan pengelolaan sumber daya alam secara komunal berhasil diintegrasikan dalam pelatihan, produksi, dan pemasaran produk UMKM, seperti tas noken, minyak kemiri, serta kerajinan dari biji hutan. Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan kapasitas teknis pelaku usaha, tetapi juga pada penguatan identitas budaya dan solidaritas sosial komunitas.
Namun, masih terdapat sejumlah tantangan besar, seperti keterbatasan akses pasar karena infrastruktur yang minim, rendahnya literasi keuangan dan digital, serta belum optimalnya implementasi regulasi pendukung. Temuan ini mempertegas pentingnya pendekatan pemberdayaan berbasis lokal yang disesuaikan dengan karakteristik sosial budaya masyarakat Papua. Oleh karena itu, kolaborasi multipihak dan penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap realitas lokal menjadi kebutuhan mendesak untuk mewujudkan UMKM yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah 3T.
Abstract:Penelitian ini membahas kesesuaian hadis-hadis sahih yang melarang riba dengan praktik pembiayaan kendaraan bermotor di lembaga keuangan modern. Fokus utama penelitian adalah menilai keabsahan hadis tentang riba dan menghubungkannya…
hubungkannya secara praktis dengan akad-akad syariah yang digunakan dalam pembiayaan konsumtif. Metode yang dipakai adalah kualitatif-deskriptif dengan studi kepustakaan, takhrij hadis, serta analisis normatif terhadap akad-akad seperti murabahah, ijarah wa iqtina, musyarakah, wakalah, dan ba’i bitsaman ajil. Hadis riwayat Muslim No. 2995 dijadikan dasar normatif utama yang melarang segala bentuk transaksi ribawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bunga dalam pembiayaan kendaraan termasuk riba nasi’ah yang dilarang dalam syariah, sementara akad-akad syariah yang dianalisis memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan perlindungan konsumen sesuai dengan maqashid syariah. Studi ini menegaskan bahwa penerapan nilai-nilai hadis dalam sistem pembiayaan modern dapat menciptakan ekonomi yang lebih etis dan berkelanjutan. Implikasi penelitian ini meliputi kebutuhan untuk mereformulasi kebijakan pembiayaan serta memperkuat literasi keuangan syariah sebagai upaya transformasi ekonomi umat
Abstract:Di era digital yang sering disebut sebagai era revolusi industri, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, strategi pengembangan usaha yang tepat sangat diperlukan agar pelaku…
elaku bisnis dapat beradaptasi dan bersaing secara efektif. Pemasaran digital memainkan peran penting dalam komunikasi penjualan karena membantu bisnis berkembang dan meningkatkan kinerja, bahkan melebihi rata-rata industri. Tujuan utama pemasaran digital dalam komunikasi peer-to-peer adalah meningkatkan jumlah pelanggan serta membangun loyalitas mereka. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh PT. Farhan Surya Indah dalam memasarkan paket umrah serta mengevaluasi efektivitasnya. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkap konsep baru dalam pemasaran digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proyek yang diteliti. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pustaka, yang berfokus pada analisis dan penyajian data secara sistematis agar dapat dipahami dengan lebih jelas serta menghasilkan kesimpulan yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Farhan Surya Indah telah mengembangkan strategi digital marketing dengan menyesuaikan tren terkini guna meningkatkan efektivitas penjualan. Dengan adanya program pemasaran digital, perusahaan lebih mudah dalam menawarkan produk melalui berbagai media digital. Penggunaan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, serta website, media siber, dan media cetak menjadi bagian dari strategi pemasaran yang diterapkan.
Abstract:Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan wisata halal internasional melalui studi kasus Adinda Azzahra Tour, agen perjalanan berbasis syariah. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari sumber digital…
l resmi dan dianalisis secara tematik. Hasilnya menunjukkan bahwa peluang wisata halal tumbuh pesat seiring peningkatan populasi Muslim, tren gaya hidup Islami, serta dukungan regulasi dan digitalisasi. Adinda Azzahra Tour merespons dengan menyediakan paket wisata halal ke negara non-Muslim, bekerja sama dengan maskapai ramah Muslim, serta menyediakan itinerary sesuai syariat. Kepatuhan terhadap prinsip Islam merujuk pada Fatwa DSN-MUI No. 108/2016 tentang pedoman pariwisata syariah. Tantangan yang dihadapi antara lain fluktuasi biaya, ketidakkonsistenan standar halal global, serta keterbatasan fasilitas halal. Penelitian ini menyoroti pentingnya inovasi, edukasi pasar, dan kolaborasi untuk memperkuat industri wisata halal Indonesia secara global
Abstract:Pencabulan merupakan hal yang dilarang oleh negara dan termasuk kejahatan sangat serius (the most serious crime). Salah satu kasus pencabulan di Indonesia yakni dilakukan oleh Herry Wirawan alias Heri bi Dede pemilik suatu…
tu pondok yang ada di Bandung. Pada kasus ini, terdakwa melakukan pencabulan terhadap 13 santriwatinya dan beberapa ada yang hingga mengandung bahkan melahirkan. Penelitian ini menganalisis penerapan hukum pidana dalam kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan terdakwa Herry Wirawan alias Heri bin Dede dalam putusan No.86/Pid.Sus/2022/PT.Bdg. Analisis dilakukan terhadap penerapan unsur-unsur tindak pidana, penjatuhan sanksi pidana mati, pelaksanaan restitusi bagi anak korban, serta kebijakan pemidanaan dari perspektif hak asasi manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan unsur-unsur tindak pidana pencabulan terhadap anak telah terpenuhi dalam perbuatan terdakwa. Penjatuhan pidana mati didasarkan pada pertimbangan bahwa perbuatan terdakwa merupakan kejahatan sangat serius, namun masih menimbulkan kontroversi dari perspektif hak asasi manusia. Pelaksanaan restitusi bagi anak korban telah diatur dalam putusan, namun mekanisme pembayaran oleh pemerintah masih perlu dievaluasi. Penguatan mekanisme restitusi, evaluasi kebijakan pemidanaan, serta penerapan pendekatan terpadu dalam pencegahan dan penanganan kasus menjadi rekomendasi untuk perbaikan ke depan.
Abstract:Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian konseptual (conceptual research). Penelitian konseptual adalah jenis penelitian non-empiris yang bertujuan untuk mengembangkan dan memperluas pemahaman terhadap suatu konsep…
ep atau teori melalui kajian literatur dan analisis pemikiran para ahli, bukan melalui pengumpulan data lapangan secara langsungArtikel Ini Membahas Secara Khusus Model-Model Penelitian Kualitatif, Dengan Fokus Pada Fenomenologi, Termasuk Tujuan, Fokus Kajian, Metode Yang Digunakan, Dan Contoh Penerapannya. Selain Itu, Dibahas Pula AlatAlat Pengumpulan Data Yang Umum Digunakan Dalam Penelitian Kualitatif Seperti Wawancara, Observasi, Dan
Dokumentasi, Serta Analisis Data Yang Meliputi Naratif, Tematik, Hingga Grounded Theory Dan Etnografi. Validitas Data Dalam Penelitian Ini Dibangun Melalui Kredibilitas, Transferabilitas, Dependabilitas, Dan Konfirmabilitas. Kajian Ini Menunjukkan Bahwa Model-Model Penelitian Kualitatif Sangat Berguna Untuk Menggali Kompleksitas Sosial Yang Tidak Dapat Dijelaskan Secara Statistik, Serta Memberikan Wawasan Yang Kaya Dan Mendalam Bagi Dunia Akademik Dan Praktis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses komunikasi organisasi pimpinan Dekranasda Kota Pasuruan dalam mengembangkan inovasi produk UMKM selama periode 2021–2024 dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan…
kumpulkan melalui laporan kegiatan resmi Dekranasda, wawancara mendalam, dan focus group discussion, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dalam perencanaan dan koordinasi, pelatihan peningkatan kapasitas, promosi produk melalui pameran, penyediaan infrastruktur pameran, serta pemberian apresiasi dan penghargaan, merupakan kunci keberhasilan mendorong inovasi UMKM. Proses komunikasi ini tidak hanya sebagai pertukaran informasi, melainkan juga sebagai pengalaman bersama yang memperkuat keterikatan emosional dan komitmen pelaku UMKM, sehingga inovasi produk dapat berkembang secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran komunikasi organisasi dalam membangun sinergi dan inovasi di sektor UMKM.
Abstract:Ekonomi kepesantrenan merupakan konsep ekonomi berbasis pesantren yang berperan dalam pembangunan ekonomi masyarakat sekitar. Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi…
nomi melalui berbagai aktivitas usaha seperti koperasi, perdagangan, dan industri kreatif.
Model ekonomi kepesantrenan bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi santri serta komunitas pesantren, sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber pendanaan eksternal. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Metode penelitian yang digunakan mencakup studi literatur dan analisis empiris dari berbagai kasus pesantren yang telah berhasil menerapkan model ekonomi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi kepesantrenan memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, dengan menciptakan lapangan kerja serta mendukung pengembangan ekonomi lokal. Implementasi model ini diharapkan dapat terus dikembangkan agar semakin banyak pesantren yang mampu berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian nasional.
Abstract:Artikel ini mengkaji dinamika perdagangan produk perikanan antara Indonesia dan Jepang selama lima tahun terakhir, dengan fokus pada peluang, tantangan, dan kebijakan yang mempengaruhi ekspor perikanan Indonesia. Jepang…
merupakan pasar utama bagi komoditas perikanan Indonesia seperti udang, tuna, dan produk olahan lainnya, didorong oleh permintaan yang tinggi dan adanya perjanjian ekonomi seperti IJEPA yang mempermudah akses pasar. Analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) menunjukkan Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang kuat, khususnya pada produk udang beku. Namun, ekspor perikanan Indonesia ke Jepang menghadapi tantangan seperti standar kualitas yang ketat, hambatan non-tarif, dan persaingan dengan negara eksportir lainnya. Kebijakan nasional dan bilateral, termasuk revisi IJEPA tahun 2024 yang menghapus bea masuk untuk beberapa produk, diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan volume ekspor. Data ekspor menunjukkan tren fluktuatif, dengan penurunan pada tahun 2023 dan semester pertama 2024. Artikel ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan kualitas produk, dan diversifikasi pasar untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar Jepang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi evaluasi akuntabilitas kinerja internal (AKIP) pada Perangkat Daerah di Provinsi Jawa Timur berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…
si Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 88 Tahun 2021. Evaluasi AKIP merupakan salah satu komponen dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang berfungsi untuk menilai konsistensi dan efektivitas pelaksanaan perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi internal kinerja secara sistematis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 50 perangkat daerah. Informan dipilih secara purposive, terdiri dari anggota Tim Evaluator SAKIP dan pejabat fungsional di Bappeda, Inspektorat, BKD, dan Biro Organisasi Sekretariat Daerah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pendekatan interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi AKIP telah dilakukan secara sistematik dan berbasis regulasi nasional, tetapi belum sepenuhnya optimal. Terdapat tantangan pada pembaruan regulasi daerah yang masih mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2016, rendahnya kompetensi teknis evaluator, serta keterbatasan integrasi sistem informasi antara PMISAKIP dan SIAKIP. Meski 76% Perangkat Daerah meraih predikat “A” dan “AA”, pelaksanaan perencanaan kinerja individu dan tindak lanjut hasil evaluasi masih belum memadai.
Penelitian ini merekomendasikan: (1) pembaruan regulasi lokal agar selaras dengan Permen PANRB No. 88/2021; (2) peningkatan kompetensi evaluator melalui pelatihan manajemen kinerja dan audit kinerja berbasis digital; (3) pengembangan sistem terpadu evaluasi internal; dan (4) penyusunan rekomendasi yang lebih spesifik, terukur, dan aplikatif untuk peningkatan mutu implementasi SAKIP.