Abstract:This study examines the implementation of customer-driven excellence strategy in the Umrah travel industry in Depok City by investigating the relationships between service quality, brand credibility, perceived value, and…
customer-driven excellence outcomes. Using a quantitative research approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), data were collected from 105 customers who have utilized Umrah travel services within the past two years. The measurement model demonstrated excellent reliability and validity, with all constructs meeting stringent psychometric criteria for convergent and discriminant validity. The structural model reveals that all three hypotheses are strongly supported, with brand credibility emerging as the most influential factor (β = 0.398, p < 0.001), followed by perceived value (β = 0.356, p < 0.001) and service quality (β = 0.285, p < 0.001). The integrated model explains 74.2% of variance in customer-driven excellence, demonstrating strong explanatory power and large predictive relevance (Q² = 0.486). These findings provide empirical evidence that successful customer-driven excellence strategy requires integrated approaches prioritizing brand credibility development while simultaneously enhancing perceived value and service quality. The study offers valuable insights for Umrah travel operators seeking to optimize competitive advantage through comprehensive customer excellence strategies that address both functional and emotional dimensions of religious tourism services.
Abstract:Dengan dibukanya cabang-cabang di seluruh Indonesia dan penyediaan berbagai layanan termasuk tiket kereta, tiket pesawat, dan paket Umrah, Dwidaya Tour telah mengalami perkembangan komersial yang sangat pesat. Ketidakmampuan…
puan komunikasi antara cabang-cabang dan layanan telah menciptakan kesulitan. Oleh karena itu, Dwidaya Tour berharap dapat segera beralih ke sistem terpusat tanpa mengganggu kegiatan bisnis sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana masalah-masalah ini dapat diatasi melalui implementasi, dengan fokus khusus pada penggunaan arsitektur microservices dalam proses migrasi. Dengan menggunakan metode ini, setiap sistem dapat terhubung ke sistem terpusat di frontend sebagai layanan backend. Strategi SDLC berbasis RAD digunakan karena migrasi yang cepat diperlukan. Evaluasi pengguna digunakan dalam teknik RAD ini sebagai mekanisme kontrol.
Abstract:Pelayanan prima merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada industri jasa, termasuk agen perjalanan umrah. Namun, karyawan PT Haramainku Palembang belum memiliki pemahaman yang sistematis mengenai…
nilai-nilai perusahaan terkait pelayanan kepada jamaah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan service excellence awareness karyawan melalui pelatihan berbasis Appreciative Inquiry. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode 4D Appreciative Inquiry yang meliputi tahap Discovery, Dream, Design, dan Destiny. Metode ini dipilih karena berfokus pada identifikasi kekuatan, pengalaman positif, serta perumusan visi bersama untuk pengembangan organisasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya pelayanan prima. Pada setiap tahapan 4D, peserta mampu mengidentifikasi praktik pelayanan terbaik yang telah dimiliki perusahaan, merumuskan harapan pelayanan di masa depan, menyusun strategi penguatan budaya layanan, serta berkomitmen untuk menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Luaran utama kegiatan ini adalah tercapainya kesepakatan bersama mengenai nilai pelayanan prima perusahaan, yaitu menjadi perusahaan yang melayani jamaah sepenuh hati dan sesuai sunnah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Appreciative Inquiry efektif dalam membangun kesadaran dan komitmen karyawan terhadap budaya pelayanan prima.
Abstract:Abstract: The success of a government agency can be seen from the services provided by the agency itself. Therefore, government agencies must provide optimal services according to the needs of the community so that it is…
easy to carry out administration. Tanjungbalai City Office of the Ministry of Religion in conducting community satisfaction survey activities distributes questionnaires using google form and processes questionnaire data using number processing applications. So that there is no decision support system to accelerate knowing the level of community satisfaction with the services that have been provided. purpose of this study was to determine the level of public satisfaction with Hajj and Umrah Organizer section at the Tanjungbalai City Ministry of Religion Office. In this study the method used is the servqual method with 5 dimensions. Data collection was carried out through a questionnaire given to 30 respondents who had received services from the Hajj and Umrah Organizer section. Based on the results of the study, it is known that 75% people feel very satisfied, 18.75% people feel satisfied, and 16.15% people feel dissatisfied. The results also show that there is one dimension that has a negative value, namely the dimension of physical evidence regarding waiting chairs.
Keywords: Satisfaction; Servqual; Deccission Support.
Abstrak: Keberhasilan suatu instansi pemerintah dapat dilihat dari pelayanan yang diberikan oleh instansi itu sendiri. Oleh karena itu, instansi pemerintah harus memberikan pelayanan optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar mudah melakukan administrasi. Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai dalam kegiatan survei kepuasan masyarakat melakukan penyebaran kuesioner menggunakan google form dan mengolah data kuesioner menggunakan aplikasi pengolah angka. Sehingga belum ada sistem pendukung keputusan untuk mempercepat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode servqual dengan 5 dimensi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diberikan kepada 30 responden yang pernah mendapat pelayanan dari bagian Penyelenggara Haji dan Umroh. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 75% masyarakat merasa sangat puas, 18,75% masyarakat merasa puas, dan 16,15% masyarakat merasa tidak puas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat satu dimensi yang bernilai negatif yaitu dimensi bukti fisik mengenai kursi tunggu.
Kata kunci: Kepuasan; Servqual; Sistem Pendukung Keputusan.
Abstract:Abstract: Tanggulangin Subdistrict in Sidoarjo Regency, East Java, is a well-known area as the center of the biggest bag and convection industry in East Java. One of them is Sartika Ratu, which has 10 employees and dozens…
s of partners with the Tanggulangin SMEs. Sartika Ratu has a long experience in supplying traveling equipment for Umrah and Hajj travel agencies. Due to the COVID-19 pandemic, this business has shifted its production to cloth masks to ensure its business continuity. However, the cloth mask business is now very competitive. Meanwhile, the Tanggulangin SMEs develop mask design in a sporadic way without a strong design concept. This community service program using counseling method to assist the Tanggulangin SMEs in order to produce mask designs that have fashion value so that they have differentiation that increases the selling value. The team provides various alternative mask designs for the Tanggulangin SMEs in the form of a design bank book. Next, selected designs were produced and tested for users. After user testing, the team identifies some critical points that determine the quality of fashion masks. The results of this evaluation become a guide for SMEs to produce better masks and have a high selling value.
Keywords: cloth mask; fashion; quality control
Abstrak: Kecamatan Tanggulangin di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan daerah yang terkenal sebagai sentra industri pengrajin tas dan konveksi terbesar di Jawa Timur. Salah satu di antaranya adalah Sartika Ratu, yang selama ini menjadi pemasok perlengkapan perjalanan umroh dan haji. Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, UKM yang memiliki 10 karyawan dan belasan mitra di Tanggulangin ini mengalihkan produksinya pada masker kain agar kelangsungan bisnis tetap terjamin. Namun persaingan produk masker saat ini sangat kompetitif, sementara itu pengembangan produk masker yang dilakukan oleh UKM ini bersifat masih bersifat sporadis dan belum berkonsep. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendampingan UKM Tanggulangin agar dapat menghasilkan desain masker yang bernilai fashion sehingga memiliki diferensiasi yang meningkatkan nilai jual. Tim pengabdi memberikan berbagai alternatif desain masker kepada UKM dalam bentuk buku bank desain, yang dilanjutkan dengan pengujian terhadap beberapa desain terpilih. Setelah dilakukan pengujian produksi, diperoleh hasil evaluasi berupa identifikasi titik kritis yang menjadi penentu kualitas masker fashion. Hasil evaluasi ini menjadi pegangan bagi UKM untuk memproduksi masker yang lebih baik dan bernilai jual tinggi.
Kata kunci: fashion; kontrol kualitas; masker kain
Abstract:This study analyzes the implementation of the waiting list policy in the administration of the Hajj pilgrimage at the Office of the Ministry of Religious Affairs of Central Maluku Regency. A descriptive qualitative approach…
ach was used to examine how the policy is translated into public service practices, particularly in a local context where the waiting period has reached approximately 18 years, with about 2,500 prospective pilgrims and an annual quota of 135 people. Data were obtained through interviews, observation, and document review involving officials responsible for Hajj and Umrah services and relevant community informants. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings show that policy implementation is supported by four interrelated factors: bureaucratic structure, resources, communication, and the disposition of implementing officers. A clear organizational structure and standard operating procedures facilitate coordination and accountability. Competent human resources, adequate facilities, and the use of Siskohat strengthen service accuracy and transparency. Multi-channel communication helps reduce misunderstanding, while professional and empathetic officer attitudes build public trust. The novelty of this study lies in its local-level analysis of Hajj waiting list implementation in an archipelagic regency. The study implies that transparent, responsive, and humanistic public services are essential for maintaining fairness and legitimacy in long-term Hajj queue management.
Abstract:This study evaluates the umrah service policy implemented by the Regional Office of the Ministry of Religious Affairs of Maluku Province. The research was motivated by the need to ensure that umrah services provide protection,…
ction, convenience, administrative certainty, and equitable access for prospective pilgrims in an archipelagic province. A qualitative descriptive approach was used. Data were collected through observation, document review, and in-depth interviews with officials and employees involved in umrah service management at the Regional Office during August-October 2023. The analysis applies six public-policy evaluation criteria: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and appropriateness. The findings show that the policy has generally met the six criteria. Effectiveness is reflected in administrative preparation, document control, security, and comfort before departure, during the stay in Saudi Arabia, and during return. Efficiency is shown through the use of available resources, a service process of approximately three to ten days, and continuous monitoring of travel providers. Adequacy is reflected in supervision of facilities, accommodation, safety standards, information, and complaint mechanisms. Equity is pursued through equal access, affordable costs, gender sensitivity, and protection of pilgrims. Responsiveness appears in rapid responses to complaints, emergency coordination, and service improvement based on feedback. Appropriateness is demonstrated through compliance with Islamic values, business ethics, regulations, and Saudi Arabian procedures. The study implies that digital registration, transparent quota management, cost audits, emergency response teams, and certified service personnel are needed to strengthen umrah service governance.
Abstract:Di era digital yang sering disebut sebagai era revolusi industri, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, strategi pengembangan usaha yang tepat sangat diperlukan agar pelaku…
elaku bisnis dapat beradaptasi dan bersaing secara efektif. Pemasaran digital memainkan peran penting dalam komunikasi penjualan karena membantu bisnis berkembang dan meningkatkan kinerja, bahkan melebihi rata-rata industri. Tujuan utama pemasaran digital dalam komunikasi peer-to-peer adalah meningkatkan jumlah pelanggan serta membangun loyalitas mereka. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang diterapkan oleh PT. Farhan Surya Indah dalam memasarkan paket umrah serta mengevaluasi efektivitasnya. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkap konsep baru dalam pemasaran digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proyek yang diteliti. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pustaka, yang berfokus pada analisis dan penyajian data secara sistematis agar dapat dipahami dengan lebih jelas serta menghasilkan kesimpulan yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Farhan Surya Indah telah mengembangkan strategi digital marketing dengan menyesuaikan tren terkini guna meningkatkan efektivitas penjualan. Dengan adanya program pemasaran digital, perusahaan lebih mudah dalam menawarkan produk melalui berbagai media digital. Penggunaan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, serta website, media siber, dan media cetak menjadi bagian dari strategi pemasaran yang diterapkan.
Abstract:Permasalahan pelanggaran hak cipta dengan melakukan pembajakan buku di Indonesia seperti hal yang lumrah terjadi. Masyarakat Indonesia yang masih abai dengan membeli sebuah buku yang orisinil, karena mereka menganggap membeli…
mbeli buku bajakan lebih murah dan tidak jauh berbeda dengan membeli buku yang orisinil, serta hal ini pula yang membuat oknum-oknum pelaku pembajakan buku masih menjual bebas buku-buku bajakan di pasaran. Perlu diketahui pemerintah telah mengatur tentang hak cipta untuk melindungi hak-hak para pencipta salah satunya dalam membuat suatu karya tulis dalam bentuk buku. Namun dengan adanya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2018 tentang Hak Cipta tidak semata hak-hak penulis ini dilindungi karena hingga kini masih saja berbagai macam jenis buku dari para penulis terkena pembajakan buku. Bahkan jika ditelisik lebih lanjut masih belum terdapat sanksi tegas bagi para pelaku pembajakan buku. Secara nyata dalam menerapkan kebijakan mengenai pelanggaran hak cipta masyarakat masih belum memahami pentingnya perlindungan hak cipta bagi penulis. Tujuan penulisan ini disusun untuk memberikan informasi dan pembelajaran terkait sanksi pembajakan buku bagi pelaku dan perlindungan hukum terhadap penulis yang terkena dampak dari pembajakan buku, serta kebijakan dan tindakan yang lebih tegas lagi dalam mensosialisasikan peraturan hak cipta bagi masyarakat.
Abstract:KSPPS BMT NU Jatim Cabang Jenggawah Jember merupakan salah satu badan usaha yang beroperasi dengan memberikan jasa simpanan atau tabungan dan lain sebagainya. Ada beberapa bentuk tabungan yang ada di BMT NU yang dijalankan…
an berdasarkan prinsip syariah, dan selalu menawarkan produk-produk baru terhadap calon anggotanya. Jenis-jenis produk tabungan di KSSP BMT NU Cabang jenggawah yaitu : Simpanan Anggota (Siaga), Tabungan Mudharabah (Tabah), Simpanan Pendidikan Fathonah (Sidik Fathonah), Simpanan Haji dan Umrah (Sahara), Tabungan Ukhrawi (Tarawi), Simpanan Lebaran (Sabar), Simpanan Berjangka Wadiah Berhadiah (Sajadah), Simpanan Berjangka Mudharabah (Siberkah). Dalam Strategi Pemasaran yang di lakukan oleh KSPPS BMT NU Cabang Jenggawah, Tabungan Mudharabah (Tabah) sangat mudah dalam meningkatkan jumlah anggota, dimana produk tabah lebih banyak diminati dari pada tabungan yang lain karena tabungan mudharabah yaitu tabungan yang bisa mempermudah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari karena setoran dan penarikan dapat dilakukan kapan saja dan memperoleh keuntungan bagi hasi 40% dan menggunakan akad mudharabah mutlaqah yaitu bentuk kerja sama antara dua atau lebih pihak dimana pemilik modal (shahibul maal) mempercayakan sejumlah modal kepada pengelola (mudharib) dengan suatu perjanjian di awal atau sesuai dengan kesepakatan bersama.