Search Articles & Publications

Showing 3124 articles found for "Analisis"

Optimalisasi Pendidikan Inklusi Di Sekolah

Hudia Ramadani, M. Syaifullah Hakim, Zulvia Ayunda, Dea Mustika
Abstract: Pendidikan inklusi adalah pendekatan yang mengintegrasikan semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, dalam satu lingkungan belajar yang sama. Tujuan utama pendidikan inklusi adalah memastikan setiap anak dapat… t belajar dan berkembang bersama, tanpa memandang perbedaan fisik, intelektual, sosial, emosional, atau kondisi lainnya. Di Indonesia, implementasi pendidikan inklusi didorong melalui berbagai kebijakan dan program pemerintah. Namun, tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah dalam menerapkannya termasuk kurangnya pemahaman dan keterampilan guru, minimnya fasilitas, serta stigma sosial. Pendidikan inklusi mendapat perhatian global setelah UNESCO memperkenalkan prinsip ini dalam Pernyataan Salamanca pada 1994. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematis (Systematic Literature Review) berdasarkan artikel ilmiah dari Google Scholar yang dipublikasikan antara tahun 2020-2024. Proses pengumpulan dan analisis data mengikuti panduan PRISMA, mencakup identifikasi, skrining, kelayakan, dan keterimaan artikel.   Prinsip dasar pendidikan inklusi meliputi kesetaraan akses, partisipasi penuh, keterlibatan sosial, dukungan dan akomodasi, serta pembelajaran individual. Meskipun awalnya fokus pada anak-anak dengan disabilitas, kini pendidikan inklusi mencakup keragaman lain seperti jenis kelamin, orientasi seksual, etnis, budaya, bahasa, agama, dan status sosial ekonomi. Kendala utama dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di Indonesia melibatkan kurangnya profesionalisme guru dan dukungan yang memadai. Optimalisasi pendidikan inklusi memerlukan pelatihan guru, penyediaan sumber daya, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Sikap positif guru terhadap siswa berkebutuhan khusus sangat penting untuk kesuksesan pendidikan inklusi. Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan inklusi, meski masih banyak yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan ini secara menyeluruh.

Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budipekerti Siswa Kelas II Semester II SD Negeri 2 Tolai Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Putu Reni Astuthi
Abstract: Penelitian ini bertuajuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budipekerti siswa kelas II semester II melalui penerapan model Snowball Throwing di SD Negeri 2 Tolai Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi… igi Moutong Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Lokasi penelitian ini adalah di SD Negeri 2 Tolai Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong. Lama dan Waktu penelitian : Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2023/2024. Analisis data nilai awal sampai dengan tes akhir baik itu pada siklus I dan Siklus II menunjukkan peningkatan rata-rata kelas, daya serap siswa, dan ketuntasan pada akhir siklus II sudah melebihi ketuntasan belajar yaitu 75%. Selain itu hasil daya serap mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan.

Implementasi Jaminan Keselamatan Dan Kesehatan (K3) Pada Pekerja Work From Anywhere (WFA)

Zahrani Nabilah, Susilawati
Abstract: Banyak bisnis telah mengadopsi metode kerja Work From Anywhere (WFA), yang memungkinkan anggota staf bekerja dari lokasi mana pun. Pada kenyataannya, terdapat berbagai kemungkinan bahaya yang terkait dengan kecelakaan kerja… rja tergantung pada lokasinya, terutama jika lokasi tersebut tidak sesuai untuk bekerja, dan seringkali karyawan tidak menyadari risiko tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana penerapan peraturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada pekerja jarak jauh (WFA). Karena seluruh data penelitian ini berasal dari wawancara, maka digunakan metode yuridis empiris, dengan fokus pada analisis penalaran deduktif konseptual terhadap peraturan perundang-undangan. Wawancara dengan anggota staf yang mengadopsi sistem WFA di berbagai perusahaan di Indonesia digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, belum penting untuk mengatur semua jenis pekerja, termasuk mereka yang memanfaatkan WFA, melalui undang-undang yang ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Pengaruh Komunikasi K3 Internal Dengan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Proyek Pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang

Nabila inne azri, Susilawati
Abstract: Kegiatan komunikasi K3 merupakan salah satu jenis penyuluhan K3 yang berusaha meningkatkan perilaku K3 setiap orang di lingkungan konstruksi. Permasalahan di lapangan: Kebanyakan orang tidak terlalu memikirkan hal ini. Selain… elain itu, dampak atau dampak dari tindakan tersebut dinilai minim karena peraturan APD masih dilanggar oleh peserta proyek, pekerja, dan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi K3 internal mempengaruhi kepatuhan APD. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif. Sebuah survei yang didistribusikan kepada 42 sampel anggota staf dan pekerja konstruksi digunakan untuk mengumpulkan data. Total validator ahli berjumlah empat orang yang menerapkan pendekatan expert judgement untuk uji validasi instrumen. penerapan uji korelasi product moment dalam analisis data. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara komunikasi internal K3 dengan kepatuhan APD dengan nilai kontribusi sebesar 15,22% dan terdapat thitung > ttabel (2,241853314 > 2,048). Temuan di atas menunjukkan bahwa meskipun inisiatif komunikasi K3 internal berfungsi efektif sebesar 82%, namun pemenuhan APD internal masih rendah yaitu sebesar 66,05%.

Analisis Implementasi Tanggap Darurat Bencana Untuk Menunjang Business Continuity Perusahaan Manufaktur

Zahrani Nabilah, Nabila Inne Azri, M.Syaufi Syukri Handoyo, Abdurozzaq Hasibuan
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tanggap darurat bencana untuk mendukung kelangsungan bisnis perusahaan manufaktur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kualitatif, antara lain wawancara mendalam terhadap… ap tiga informan utama dan dua informan triangulasi. Perkembangan industri sudah memasuki revolusi industri 4.0 yang didukung oleh segala bentuk teknologi informasi. Tanggap darurat merupakan bentuk upaya manajemen dalam melindungi kegiatan produksi di perusahaan dan menghindari risiko kecelakaan; ia berbagi tujuan ini dengan prinsip kelangsungan bisnis. Perusahaan tidak menyediakan komunikasi aktif; sebaliknya, informasi dibagikan hanya jika diperlukan. Unit-unit perusahaan manufaktur belum mempunyai struktur tanggap darurat yang merata meskipun organisasi sudah melaksanakan P2K3 dan tanggap darurat.

Analisis Kesiapsiagaan di Rumah Sakit Dalam Menghadapi Bencana

Sophie Zafira Tanjung, Syavira Desputri, Amanda Aulia, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract: Rumah sakit adalah fasilitas kesehatan yang dibutuhkan saat situasi bencana. Rumah sakit bertujuan sebagai sumber utama untuk melakukan triase, penyedia layanan medis, evakuasi, dan penanganan terhadap para korban bencana.… a. Secara tertulis kesiapsiagaan rumah sakit dalam merespons bencana dituangkan dalam garis besar dan pemahaman umum tertuang dalam Hospital Disaster Plan (HDP). Dokumen yang memuat pedoman khusus pengorganisasian sumber daya manusia, logistik, dan strategi yang akan dilaksanakan jika terjadi bencana di lingkungan rumah sakit biasanya disebut dengan Hospital Disaster Plan (HDP). Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau kajian literatur. Metode ini melibatkan pengumpulan, evaluasi, dan sintesis dari penelitian-penelitian yang telah dipublikasikan dari lima tahun terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana, termasuk dalam hal pengelolaan data keuangan, perkiraan biaya, dan penghematan biaya terkait dengan manajemen bencana. Rumah sakit tidak siap menangani bencana karena tidak mempunyai pedoman dasar bagaimana menangani permasalahan yang timbul akibat bencana. Seluruh rumah sakit harus memiliki Panduan Rencana Kesiapsiagaan Bencana Rumah Sakit (Hospital Disaster Plan) sebagai katalis dan dorongan yang kuat bagi rumah sakit untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam kerangka dan pemahaman yang sama. Jenis bencana yang mungkin terjadi di Rumah Sakit adalah kebakaran, gempa, dan tsunami. Dengan tahap perencanaan penanggulangan bencana dan beberapa kemungkinan pengelolaannya adalah tim penanggulangan bencana di rumah sakit, sistem perencanaan penanggulangan bencana rumah sakit, sistem operasional tim penanggulangan bencana rumah sakit, sistem logistik penanggulangan bencana rumah sakit, dan perencanaan dan pembiayaan penanggulangan bencana rumah sakit.  

Menumbuhkan Minat Baca Biografi Tokoh Pahlawan Di Kalangan Siswa SMA: Strategi Meningkatkan Kepedulian Sejarah

Dimas Ananta Pribadi, Raden Aulia Aushaf Afra, Widi Manda Sabila, Yolanda Maria Patricia
Abstract: Artikel ini membahas strategi untuk meningkatkan minat baca biografi tokoh pahlawan di kalangan siswa SMA sebagai upaya untuk memperkuat kepedulian terhadap sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh… apa minat baca siswa terhadap biografi tokoh pahlawan dan mengembangkan strategi yang efektif untuk merangsang minat baca mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan observasi terhadap siswa SMA, serta analisis terhadap kepedulian sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat baca siswa SMA terhadap buku biografi pahlawan dalam konteks meningkatkan kepedulian sejarah masih tergolong rendah. Berdasarkan temuan ini, artikel ini mengusulkan beberapa strategi, termasuk penggunaan pendekatan interaktif dalam pengajaran sejarah, pemanfaatan media digital untuk menyajikan biografi tokoh pahlawan secara menarik, dan promosi kegiatan literasi yang terkait dengan sejarah. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa terhadap biografi tokoh pahlawan dan secara luas memperkuat kepedulian mereka terhadap sejarah nasional.

Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Pelayanan Pembuatan Akta Kelahiran Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya

Alivia Humaira Dewi Sopyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya. Good governance merupakan praktik… raktik penerapan kewenangan pengelolaan berbagai urusan penyelenggaraan negara yang mencakup aspek politik, ekonomi, dan administratif di semua tingkatan. Teori good governance yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada definisi United Nations Development Program (UNDP) yang mengemukakan sembilan dimensi prinsip good governance. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis kesembilan dimensi prinsip good governance yang meliputi partisipasi, aturan hukum, transparansi, responsivitas, berorientasi pada konsensus, keadilan, efisiensi dan efektivitas, akuntabilitas, serta visi strategi. Dengan menggunakan metode pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi, penelitian ini menggambarkan penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam konteks pelayanan pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran. Partisipasi masyarakat, penerapan aturan hukum, transparansi dalam informasi, responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, berorientasi pada konsensus, keadilan dalam memberikan layanan, efisiensi dan efektivitas pelayanan, akuntabilitas dalam tindakan, serta visi strategi yang jelas merupakan aspek-aspek yang telah diperhatikan dalam pelayanan tersebut. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya terus meningkatkan dan memperkuat penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik guna memastikan pelayanan yang berkualitas, transparan, efisien, dan memberikan keadilan kepada masyarakat. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam konteks pelayanan publik di institusi pemerintahan.

Analisis Tingkat Ketertarikan Siswa Terhadap Pengajaran Mata Pelajaran Sejarah Di Sman 1 Majalaya

Bahruddin, Muhamad Ilham Syabana, Muhammad Faiz Fadhlurrohman, Sofi Nur Meilina
Abstract: Mata pelajaran sejarah merupakan materi yang penting dipelajari tapi kerap kali mendapat tantangan. Tidak sedikit siswa tidak menyukai sejarah dan dianggap membosankan karena guru kurang bisa menarik perhatian siswa dalam… m kelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang tingkat ketertarikan siswa dalam pengajaran sejarah di SMAN 1 Majalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran sejarah dipengaruhi besar oleh cara mengajar guru dalam kelas.

Penguatan Organisasi Madin Wustho Dalam Meningkatkan Kreatifitas Santri Di As-Sakinah Lumajang

Zainul Arifin, Ahmad Muzakki Afandi, Habib Syaiful Jani
Abstract: Laporan pengabdian penguatan media organisasi santri dalam menciptakan kreatifitas dapat melalui berbagai aspek, Pengembangan Santri Kreatif melalui Peningkatan Keterampilan Seni, Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk… memberikan pelatihan peningkatan kreativitas anak-anak santri di bidang kreatifitas bakat dan minat. Penggunaan Media Sosial dalam Kehidupan Sosial Oleh Santri di Madin Wustho as-sakinah, Media sosial digunakan sebagai sumber informasi dan alat pembelajaran, serta sebagai alat untuk memperjelas gaya hidup. Pemberdayaan Santri dalam Pengembangan Media Kreatif. Program pemberdayaan santri melalui pengembangan media kreatif, yang menjadi program unggulan. Pengembangan Media Kreatif dengan Produk Unggulan, Pemberdayaan santri di Madin Wustho As-sakinah melalui pengembangan usaha ekonomi kreatif. Peranan Pemasaran dalam Pengembangan Media Kreatif, Peranan pemasaran dalam pengembangan media kreatif, yang dapat membantu mengembangkan motivasi dan semangat entrepreneurship santri. Untuk mengatasi masalah pengembangan media kreatif santri, perlu dilakukan analisis lingkungan dan internal Madrasah Diniyah, serta membuat keputusan berdasarkan analisis keunggulan dan kelemahan madrasah diniyah wustho, serta analisis kesempatan dan ancaman yang dihadapi.