Search Articles & Publications

Showing 960 articles found for "Tuhan"

Analisis Pengaruh Kualitas Proses Pembelajaran Online terhadap Loyalitas Mahasiswa melalui Kepuasan Mahasiswa pada Program MMPJJ Universitas Telkom

Wafi Azkia Zahidah, Khairani Ratnasari Siregar
Abstract: Penelitian ini mengkaji pengaruh Kualitas Layanan E-Learning (ELSQ) terhadap loyalitas mahasiswa, yang dimediasi oleh kepuasan mahasiswa dan dimoderasi oleh nilai yang dirasakan, dalam konteks Program Magister Manajemen&#8230; Pembelajaran Jarak Jauh (MMPJJ) di Universitas Telkom. Menggunakan desain kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 126 mahasiswa melalui kuesioner skala Likert online. Alat ukur menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat (faktor beban > 0,70; Cronbach’s Alpha > 0.80). Analisis dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa ELSQ secara signifikan mempengaruhi kepuasan mahasiswa (β = 0.565, p < 0.001) dan loyalitas mahasiswa (β = 0.234, p = 0.025). Kepuasan mahasiswa secara kuat mempengaruhi loyalitas (β = 0.572, p < 0.001) dan bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara ELSQ dan loyalitas (β = 0.329, p < 0.001). Nilai yang dirasakan memoderasi hubungan antara ELSQ dan kepuasan (β = 0.323, p < 0.001), menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan yang lebih tinggi memperkuat kepuasan. Model ini mencapai daya penjelas moderat (R² = 0.580 untuk loyalitas; R² = 0.619 untuk kepuasan) dan relevansi prediktif yang kuat (Q² > 0.35). Temuan menyoroti kebutuhan akan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas sistem, kompetensi instruktur, materi kursus, dan dukungan administratif untuk meningkatkan kepuasan dan memupuk loyalitas dalam program online sepenuhnya. Studi ini memperluas pemahaman teoretis tentang hubungan kualitas layanan–loyalitas dengan mengonfirmasi peran mediasi kepuasan dan peran moderasi nilai yang dirasakan, memberikan wawasan praktis untuk manajemen kualitas dalam pendidikan tinggi online.

Manajemen Layanan Pendidikan Berbasis SDM Unggulan

Sartika, Lismayana, Herawati Syamsul, Kasman
Abstract: Mutu pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah, baik pada jenjang pendidikan formal maupun informal. Kondisi ini berdampak serius terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan, sehingga belum mampu&#8230; menjawab kebutuhan pembangunan nasional di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis permasalahan rendahnya mutu layanan pendidikan serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitasnya melalui pendekatan berbasis sumber daya manusia unggulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali secara mendalam pengalaman dan pandangan para pelaku pendidikan. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas dua kategori, yaitu: (1) Data primer yang diperoleh langsung dari wawancara mendalam dengan informan yang relevan; dan (2) Data sekunder yang diperoleh dari dokumen, literatur, dan data pendukung lainnya. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam proses pengumpulan data, yang dilengkapi dengan berbagai teknik seperti observasi, dokumentasi, dan studi pustaka untuk memperoleh data yang valid dan mendalam. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan pendidikan dan strategi peningkatan mutu layanan pendidikan di Indonesia.

Innovation And Regulation: Legal Challenges In Indonesia In Responding To The Development Of Generative Artificial Intelligences

Hendri Khuan, Darmawati Darmawati, Meyer Tendean, Dadin Solihin
Abstract: Penelitian ini menganalisis tantangan hukum dalam menyeimbangkan inovasi Generative AI (GenAI) dan kebutuhan regulasi di Indonesia, mengidentifikasi celah regulasi, dampak sektoral, serta merumuskan rekomendasi kebijakan&#8230; berbasis prinsip keadilan dan keberlanjutan. Metode: Penelitian menggunakan studi pustaka kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis.  Studi mengidentifikasi tiga tantangan utama: (1) Regulasi yang tidak adaptif, di mana UU ITE, PDP, dan Hak Cipta gagal mengatur aspek krusial GenAI seperti status hukum output AI, bias algoritma, dan penggunaan data pelatihan; (2) Ambang akuntabilitas yang ambigu, menyulitkan penentuan pihak bertanggung jawab atas konten ilegal atau disinformasi berbasis AI; serta (3) Dampak sektoral tidak terantisipasi, termasuk risiko hallucination di sektor keuangan, plagiarisme pendidikan, dan disrupsi tenaga kerja kreatif. Solusi yang diusulkan mencakup regulasi berbasis risiko, amandemen UU Hak Cipta untuk ciptaan AI, kolaborasi multistakeholder, dan regulatory sandbox untuk inovasi terkendali.

Deteksi Dini Neuropati pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan MNSI, IpTT, dan MT di Jayapura

Titi Iswanti Afelya, Fitriani Fitriani
Abstract: Neuropati diabetika merupakan komplikasi serius pada penyandang diabetes melitus (DM) yang dapat menyebabkan kecacatan akibat ulserasi, amputasi, dan gangguan mobilitas. Skrining dini sangat penting untuk mendeteksi neuropati&#8230; opati lebih awal dan mencegah komplikasi. Namun, masih banyak kasus neuropati diabetika yang tidak terdeteksi di Jayapura. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei analitik. Responden adalah penyandang DM tipe 2 di RSUD Jayapura, RS Dian Harapan, PKM Abepura dan PKM Kotaraja.  yang dipilih secara purposive sampling. Deteksi dini neuropati dilakukan menggunakan Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI), Ipswich Touch Test (IpTT), dan Monofilament Test. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan perangkat lunak statistik sederhana. Dari 91 responden yang diperiksa, sebagian besar mengalami gejala neuropati perifer yang meliputi kram otot, kelemahan, rasa tertusuk dan terbakar, nyeri seperti terbakar, serta kulit kering dan pecah-pecah. Hanya 24 responden yang sebelumnya telah diinformasikan oleh dokter mengenai neuropati diabetika. Pada Monofilament Test, hampir setengah dari responden tidak merasakan sentuhan pada beberapa titik, menunjukkan neuropati perifer. Skrining IpTT mengidentifikasi 75 responden mengalami neuropati, dengan beberapa di antaranya tidak dapat merasakan hingga enam sentuhan. Penelitian ini menunjukkan tingginya prevalensi neuropati perifer pada penyandang DM tipe 2 di Jayapura, yang sebagian besar belum terdeteksi sebelumnya. Skrining dini dengan MNSI, IpTT, dan Monofilament Test efektif dalam mengidentifikasi neuropati diabetika, sehingga dapat membantu intervensi lebih awal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Motivasi Latihan Siswa Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Sepakbola Di Sman 4 Pekanbaru

Winton Sinaga, Agus Prima Aspa, Syahriadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru, penelitian ini juga mengetahui tingkat motivasi latihan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler&#8230; ler sepakbola dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola serta memberikan gambaran atau acuan kepada pembina dan pelatih untuk program latihan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan penyebaran angket kepada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMAN 4 Pekanbaru. Diperoleh data pada indikator kebutuhan dengan persentase 92,34% dalam kategori baik sekali, indikator bakat dengan persentase 87,34% dalam kategori baik sekali, indikator keterampilan dengan persentase 89,48% dalam kategori baik sekali, indikator teman dengan persentase 73,41% dalam kategori baik, indikator sarana dan prasarana dengan persentase 53,29% dalam kategori cukup, indikator guru dengan persentase 60,73% dalam kategori baik, indikator lingkungan dengan persentase 65,51% dalam kategori baik.

Peluang, Strategi, Dan Tantangan Industri Perbankan Syariah Dalam Menghadapi Artificial Intelligence (AI)

Elman Nafidzi, Khabib Musthofa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, strategi, dan tantangan yang dihadapi industri perbankan syariah dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah&#8230; h metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang mengkaji berbagai literatur, laporan industri, serta regulasi yang terkait dengan implementasi AI dalam perbankan syariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi operasional perbankan syariah, terutama melalui otomatisasi layanan keuangan, penggunaan chatbot dalam layanan nasabah, serta analisis risiko berbasis big data yang dapat meningkatkan akurasi pengambilan keputusan. Selain itu, AI juga dapat membantu dalam penguatan kepatuhan syariah melalui analisis kontrak berbasis machine learning dan deteksi transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Namun, implementasi AI dalam perbankan syariah juga menghadapi berbagai tantangan, seperti kepatuhan terhadap prinsip syariah, keamanan data dan privasi, serta kesiapan teknologi dan infrastruktur. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang mencakup kolaborasi dengan fintech berbasis syariah, penguatan regulasi AI oleh otoritas keuangan syariah, serta investasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur digital. Kesimpulannya, perbankan syariah dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi, namun penerapannya harus dilakukan dengan tetap mempertahankan kepatuhan terhadap prinsip syariah dan memperhatikan aspek etika serta keamanan data. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat menjadi alat yang mendukung pertumbuhan perbankan syariah secara berkelanjutan.

Karakteristik Daerah Aliran Sungai (DAS): Analisis  Spasial Biogeofisik DAS Paguyaman

Waode Faridawaty, Asda Rauf
Abstract: Penelitian ini menganalisis karakteristik biogeofisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Paguyaman untuk mendukung pengelolaan wilayah yang berkelanjutan melalui pendekatan berbasis data spasial dengan memanfaatkan Geographic Information&#8230; formation System (GIS). Data yang digunakan mencakup survei lapangan, citra satelit, model elevasi digital (DEM) beresolusi 30 meter, serta data iklim dari stasiun meteorologi setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah yang dominan adalah Latosol, yang mencakup 51,35% dari total luas wilayah, diikuti oleh Podsolik (21,57%) dan Aluvial (17,09%). Latosol yang subur memerlukan manajemen konservasi yang tepat untuk mencegah degradasi, sementara Podsolik yang bersifat asam memerlukan perlakuan khusus guna mendukung produktivitas pertanian. Tutupan lahan didominasi oleh hutan lahan kering sekunder, yang mencakup 36,43% dari total area, berperan penting dalam menjaga keseimbangan hidrologi dan mencegah erosi. Topografi DAS Paguyaman, yang didominasi oleh perbukitan (55,24%) dan pegunungan (26,67%), menunjukkan risiko tinggi terhadap erosi, sehingga diperlukan strategi konservasi seperti reboisasi dan teknik terasering. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi data biogeofisik dalam merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan iklim, serta mendukung kebutuhan masyarakat lokal. Temuan ini dapat menjadi referensi strategis bagi penelitian lanjutan dan pengembangan kebijakan pengelolaan DAS yang lebih efektif.

Examining The Feasibility Of The Housing Provision Policies For Low-Income Communities In Indonesia: A Case Study Of The Tapera Program

Dhiraj Kelly Sawlani
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas Program Tapera dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode&#8230; studi kasus untuk menganalisis dampak program dan implementasinya sebagai kebijakan publik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen dan hasil program.Studi ini menggunakan purposive sampling dengan teknik bola salju untuk memilih informan, termasuk administrator program, pembuat kebijakan, penerima manfaat berpenghasilan rendah, pejabat pemerintah daerah, dan lembaga keuangan. Analisis data mengikuti model interaktif, yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data, dengan triangulasi yang digunakan untuk memastikan validitas dan reliabilitas.  Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun Program Tapera telah membuat langkah signifikan dalam mendorong pemerataan dan keberlanjutan perumahan, masih ada tantangan dalam hal keterjangkauan, kesenjangan antar wilayah, dan transparansi. Isu-isu ini menyoroti perlunya reformasi strategis, seperti mekanisme keuangan yang lebih baik, perluasan jangkauan, dan peningkatan tata kelola.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Tapera memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi ketimpangan perumahan dan mendorong kesetaraan sosial, asalkan tantangan-tantangan utama dapat diatasi melalui inovasi dan kolaborasi.Penelitian ini berkontribusi pada wacana evaluasi kebijakan publik, dengan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan aksesibilitas perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Tata Kelola TI Dalam Meningkatkan Pembangunan Kapasitas Kota Bekasi: Studi Keterlibatan Komunitas Lokal

Bintang Wijaya, R Wisnu Prio Pamungkas
Abstract: Perkembangan teknologi informasi (TI) telah membawa dampak yang signifikan terhadap tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung pembangunan kapasitas di tingkat kota. Kota Bekasi, sebagai salah satu kota besar di&#8230; Jawa Barat, terus berupaya mengimplementasikan berbagai inisiatif berbasis TI untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas pelayanan publik, transparansi, serta keterlibatan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola TI dalam mendukung pembangunan kapasitas di Kota Bekasi dengan menyoroti aspek kebijakan, infrastruktur, literasi digital masyarakat, keterlibatan perangkat lokal seperti RT/RW, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara, survei kebutuhan, dan observasi terhadap program TI, termasuk analisis peran smart city dalam mendukung tata kelola berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bekasi telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa aspek, seperti implementasi aplikasi e-government dan peningkatan partisipasi perangkat RT/RW dalam pelayanan publik. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, dan kurangnya kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur TI, penyelenggaraan pelatihan berkelanjutan bagi aparat pemerintahan dan perangkat RT/RW, serta perluasan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat transformasi digital dan pembangunan kapasitas secara berkelanjutan.

Perlindungan Hukum dan Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Demonstran Sebagai Korban Kekerasan Oleh Aparat

Apriara Vonnie K, Ahmad Heru Romadhon
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori hukum dalam konteks kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 Tentang Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, serta perlindungan&#8230; indungan hukum terhadap demonstran yang menjadi korban kekerasan oleh aparat kepolisian. Relevansi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami penerapan teori pemidanaan dalam hukum pidana, serta kaitannya dengan hak asasi manusia, khususnya dalam konteks demonstrasi yang dijamin oleh undang-undang.Relevansi lebih lanjut muncul dari kebutuhan untuo meningkatkan pemahaman terhadap peran dan batasan diskresi kepolisian dalam situasi tertentu, seperti aksi unjuk rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori pemidanaan seperti teori absolut, relatif dan gabungan memiliki dampak langsung terhadap penegakan hukum terhadap tindakan pidana, termasuk kekerasan oleh aparat. Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa meskipun hukum menjamin kebebasan berpendapat, pelanggaran yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap demonstran, terutama melalui tindakan kekerasan yang berlebihan, dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini menyarankan perlunya penetapan batasan yang jelas dalam penerapan diskresi oleh aparat kepolisian dan pentingnya perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap hak-hak demonstran agar tercipta keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan rakyat. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan evaluasi yerhadap implementasi kebijakan dan peraturan yang ada guna mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang oleh aparat kepolisian dalam pengamanan demonstrasi yang berlebihan.