Search Articles & Publications

Showing 579 articles found for "Menghadapi"

Peran Masyarakat Dalam Konservasi Hutan Pada Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan: Studi Nagari Lubuk Basung, Agam

Syafarman, Nurhasan Syah, Indang Dewata, Abdul Razak, Skunda Diliarosta, Aulia Azhar, Syafrijon
Abstract: hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Berdasarkan… n PermenLHK No. 23 Tahun 2021 tentang panduan Pembuatan hutan rakyat. Nagari Lubuk Basung, yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan hutan dan lahan. Secara umum, Lubuk Basung terletak pada koordinat sekitar 0°15'–0°28' Lintang Selatan dan 99°55'–100°10' Bujur Timur. Sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, Nagari Lubuk Basung memiliki potensi besar untuk pengembangan kegiatan konservasi melalui partisipasi masyarakat. Untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok  serta untuk mengetahui permasalahan yang menghambat keberhasilan dalam pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan maka perlu dilakukan penelitian. Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan metode pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara kualitatif. Data yang diambil adalah hasil observasi dan wawancara langsung terhadap 20 Anggota Kelompok Tani Hutan dengan menggunakan kriteria inklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti, populasi yang diambil terdiri dari seluruh anggota Kelompok Tani Hutan Kabun Maju. Peran masyarakat dalam hal ini anggota kelompok tani hutan Kabun Maju dalam perencanaan dan pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan sangat menetukan keberhasilan kegiatan tersebut karena dengan andilnya anggota kelompok maka pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, Pengawasan kegiatan pembuatan rehabilitasi hutan dan lahan adalah kegiatan untuk memastikan bahwa tanaman hasil kegiatan tersebut aman dan terhindar dari gangguan baik itu kekeringan, hama tanaman maupun dari bahaya kebakaran atau perusakan dari oknum tertentu. Pengawasan dilakukan oleh anggota kelompok tani hutan sebagai pemilik lokasi bersama dengan pihak UPTD KPHL Agam raya dalam rangka menyediakan fasilitas pemeliharaan bagi yang dibutuhkan kelompok agar tanaman tersebut hidup sesuai dengan yang diharapkan dan memberikan hasil baik dari segi konservasi maupun dalam bentuk meningkatkan ekonomi anggota kelompok dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa partisipasi anggota kelompok tani cukup tinggi walaupun saat perencanaan dan persiapan beberapa anggota kelompok ada yangg tidak hadir namun secara keseluruhan persentase anggota kelompok yang hadir melebihi dari 75%  artinya perencanaan yang dibuat dan sosialisasi yang disampaikan cukup berhasil untuk mengajak anggota kelompok ikut dalam kegiatan tersebut

Komparasi Gerakan Dakwah Organisasi Tradisional Dan Modern (Nahdlatul Ulama Dan Muhammadiyah)

Akmalul M. Katili, Suparto
Abstract: Gerakan dakwah di Indonesia telah berkembang pesat melalui berbagai bentuk organisasi, baik tradisional maupun modern. Masing-masing memiliki karakteristik dan metode dakwah yang berbeda, yang memengaruhi cara ajaran Islam… am menyebar di masyarakat. Dua lembaga Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, berkontribusi besar pada pengembangan dakwah dan kehidupan sosial-keagamaan bangsa. Terlepas dari kenyataan bahwa keduanya bertujuan untuk mengembangkan dan menyebarkan ajaran Islam, terdapat perbedaan yang signifikan dalam pendekatan, teknik dakwah, dan struktur organisasi yang digunakan oleh masing-masing. NU menggunakan pendekatan yang lebih tradisional dan kultural, mengutamakan pemahaman Islam melalui ajaran tasawuf, ritual keagamaan, dan pengajaran yang lebih sesuai dengan budaya lokal. Muhammadiyah, di sisi lain, menggunakan pendekatan yang lebih rasional, modern, dan terstruktur untuk melakukan reformasi dalam pemahaman Islam. Mereka juga mengutamakan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbedaan dan persamaan antara NU dan Muhammadiyah dalam hal metode dakwah, kontribusi mereka kepada masyarakat, dan peran keduanya dalam dinamika sosial dan politik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana organisasi dakwah tradisional dan modern berbeda, serta strategi yang digunakan oleh masing-masing organisasi. Meskipun keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan, organisasi tradisional dan modern saling melengkapi dalam memperkuat dakwah Islam di Indonesia, dengan saling mengubah dan bekerja sama saat menghadapi tantangan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan dalam beberapa hal, NU dan Muhammadiyah keduanya berperan penting dalam membentuk citra Islam Indonesia yang moderat dan toleran.

Meningkatkan Literasi Media Pada Guru Untuk Menghadapi Tantangan Teknologi Pendidikan

Aji Syafa'atul Huda, Ade Sabila, Andika Yudistira, Bintang Lani Rosita, Dede Sunarti, Farhan, Teuku Rifai
Abstract: Di era digital saat ini, teknologi pendidikan memainkan peran penting dalam proses belajar mengajar. Guru sebagai pilar utama dalam pendidikan dihadapkan pada tantangan besar dalam memanfaatkan teknologi secara efektif,… salah satunya melalui literasi media. Literasi media yang kuat membantu guru dalam mengakses, menganalisis, dan memproduksi informasi dengan kritis serta efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara meningkatkan literasi media di kalangan guru dan memberikan solusi atas tantangan yang mereka hadapi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji beberapa program pelatihan dan dampaknya terhadap pemahaman guru terhadap literasi media dan teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kontinuitas pelatihan dan dukungan dari lembaga pendidikan..

Akuntabilitas Dan Transparansi Dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara

Syabran Jabar, Aldri Frinaldi, Roberia
Abstract: Akuntabilitas dan transparansi merupakan dua prinsip fundamental dalam tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam konteks hukum administrasi negara, kedua prinsip ini memainkan peran krusial dalam menjamin… in bahwa kebijakan dan tindakan pemerintah sesuai dengan aturan hukum, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam hukum administrasi negara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif yuridis, mengkaji regulasi, doktrin hukum, dan praktik administrasi di berbagai lembaga pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi terkait akuntabilitas dan transparansi telah cukup memadai, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman hukum di kalangan aparatur negara dan budaya birokrasi yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas hukum dan perubahan budaya birokrasi untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

“How Do You Feel” Sebagai Media Upaya Peningkatan Kemampuan Mengenali Perasaan Pada Individu Dengan Disabilitas Mental

Faradillah Firdaus, Alfianti Rhamadani, Anni Muzakiah Amri, Nurul Izzah Adisya
Abstract: Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesejahteraan individu yang seringkali kurang mendapatkan perhatian, terutama di Indonesia. Disabilitas Mental seringkali menghadapi stigma sosial dan kesulitan dalam berinteraksi… eraksi dengan masyarakat, yang memperburuk kondisi mental mereka. Pengabdian ini berfokus pada pemberian media interaktif berupa papan perasaan "How Do You Feel?" oleh Mahasiswa BKP Fakultas Psikologi UNM di Sentra Wirajaya Makassar. Kegiatan ini bertujuan membantu PM disabilitas mental dalam mengenali dan mengekspresikan emosi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup psikoedukasi, pengenalan alat peraga, dan evaluasi kegiatan selama tujuh hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa papan perasaan "How Do You Feel?" efektif dalam mendorong Penerima Manfaat (PM) untuk lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membantu dalam mengutarakan emosi dengan lebih baik. Selain itu, pendekatan ini juga memperkuat hubungan sosial antara PM dengan mahasiswa BKP Fakultas Psikologi UNM serta lingkungan Sentra Wirajaya, mengurangi asumsi negatif mengenai penolakan sosial, dan memberikan dampak positif terhadap proses rehabilitasi mereka.

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Umum Syariah

Ananda Olivia Putri, Rini Puji Astuti, Dewi Fajar Manikati, Revy Aulia Putri
Abstract: Di era globalisasi saat ini, perkembangan pesat perbankan syariah di Indonesia memicu persaingan yang semakin ketat antar lembaga keuangan syariah, baik milik pemerintah maupun swasta. Untuk menghadapi persaingan ini, berbagai… rbagai strategi diterapkan guna menarik calon nasabah serta mempertahankan loyalitas nasabah yang sudah ada. Kualitas pelayanan menjadi faktor penting yang memengaruhi loyalitas tersebut. Pelayanan yang berkualitas diharapkan dapat mendorong nasabah untuk menjalin hubungan yang kokoh dengan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah di bank umum syariah. Kualitas pelayanan diukur menggunakan enam variabel utama, yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan kepatuhan terhadap hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk memastikan data yang digunakan telah terdistribusi secara normal. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden, didukung oleh data sekunder sebagai pelengkap. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu bank syariah dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepuasan nasabah.

Peran Strategi Manajemen Risiko Dalam Meningkatkan Likuiditas Dan Mengurangi Risiko Kredit Di Sektor Perbankan Indonesia

Salsabila Aurani faradilah, Rini Puji Astuti, Salwatul Muslimah, Puput Dwi Wulandari
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan teknik manajemen risiko dalam upaya menekan risiko kredit dan meningkatkan likuiditas di sektor perbankan Indonesia. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan… pulkan data dari 130 profesional perbankan melalui survei terstruktur yang mengadopsi skala Likert dari 1 hingga 5. Hipotesis diuji melalui penerapan metode Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS 3) Menurut penelitian, mempraktikkan teknik manajemen risiko yang efisien secara signifikan menurunkan risiko kredit sekaligus meningkatkan likuiditas. emuan penelitian ini menekankan pentingnya memiliki kerangka manajemen risiko yang solid, Mengingat perannya yang penting dalam menjaga stabilitas keuangan dan meningkatkan kinerja sektor perbankan di Indonesia. Kesimpulan dari studi ini memberikan manfaat strategis bagi lembaga perbankan dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan prosedur manajemen risiko dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi

Menumbuhkan Sikap Positif: Strategi Peningkatan Kesejahteraan Emosional Dan Ketangguhan Bagi Polisi Baru Lulus

Imaniar Sefariti Tampang Allo, Muh Rajan Piara
Abstract: Polisi yang baru lulus dari akademi seringkali menghadapi tantangan besar ketika memasuki dunia kerja. Tantangan ini banyak mencakup adaptasi terhadap tekanan kerja, ekspektasi masyarakat, serta kebutuhan untuk mengambil&#8230; keputusan cepat dalam situasi sulit. Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkakan pemahaman terkait pentingnya sikap positif, kesejahteraan emosional, dan ketangguhan khususnya bagi polisi baru lulus. Pelaksanaan program psikoedukasi ini dilakukan pada tanggal 20 November 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah psikoedukasi berbasis media visual berupa poster. Psikoedukasi dilakukan dengan pemberian link google form terlebih dahulu untuk mengisi pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi, dan di tutup dengan pemberian link google form untuk mengisi post-test. Hasil dari pelaksanaan psikoedukasi ini yaitu menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (sig. 0,002 < 0,05) dalam rata-rata skor pemahaman peserta setelah mengikuti program. Hal ini menunjukkan bahwa metode psikoedukasi dengan media visual efektif dalam menigkatkan pemahaman terkait pentingnya sikap positif, kesejahteraan emosional, dan ketangguhan.

Efektivitas Konseling Pranikah Bagi Anggota Polri Di Polda Sulawesi Selatan

Muhrajan Piara, Fitrah Auria Aryanti
Abstract: Dalam institusi Polri, terdapat karakteristik unik terkait pernikahan anggotanya yang berbeda dengan masyarakat umum, khususnya dalam pelaksanaan Konseling Pranikah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas konseling&#8230; eling pranikah berbasis psikologi keluarga bagi calon pasangan suami Polri di Polda Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan kombinasi ceramah, tanya jawab, dan wawancara untuk menggali kesiapan calon suami menghadapi kehidupan pernikahan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 November 2024 melalui aplikasi zoom meeting dengan melibatkan calon suami istri Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pranikah efektif membantu calon suami Polri memahami tantangan pernikahan, meliputi manajemen profesional, tanggung jawab keluarga, dan komunikasi efektif. Penelitian menyimpulkan bahwa konseling pranikah memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan calon suami istri Polri menghadapi kompleksitas kehidupan rumah tangga, berpotensi menurunkan risiko perceraian dan meningkatkan kualitas hubungan pernikahan.

Peran Afirmasi Positif Dalam Meningkatkan Kesejahtaraan dan Kinerja Polisi Muda Di Polda Sulsel

Author, Femi
Abstract: Polisi menghadapi berbagai tantangan dalam tugasnya, seperti tekanan kerja tinggi, risiko keselamatan, dan ekspektasi masyarakat, yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan fisik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk&#8230; uk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan afirmasi positif di lingkungan kerja pada polisi muda. Berdasarkan uji Shapiro-Wilk, data pre-test (sig. 0,062) dan post-test (sig. 0,080) berdistribusi normal. Analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata dari pre-test (5,28) ke post-test (8,80). Uji paired sample test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002 (<0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa psikoedukasi yang diberikan efektif dalam menumbuhkan afirmasi positif di lingkungan kerja bagi polisi muda