Search Articles & Publications

Showing 616 articles found for "Menghadapi"

OPTIMALISASI PEREMPUAN DALAM KETAHANAN PANGAN BERBASIS LINGKUNGAN

Aulia Azwita Wijaya, Mutiara Serly, Elly Nielwaty
Abstract: Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang berkaitan dengan ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan, dan stabilitas pangan bagi masyarakat. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, perempuan memiliki peran penting sebagai… bagai pengelola pangan rumah tangga, pelaku usaha pertanian, serta agen perubahan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis lingkungan melalui berbagai praktik pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang relevan mengenai perempuan, ketahanan pangan, dan lingkungan. Analisis penelitian menggunakan Teori Optimalisasi (Siagian, 2014; Heizer et al., 2020) sebagai kerangka utama, dengan lima indikator yaitu efektivitas, efisiensi, produktivitas, kualitas, dan keberlanjutan, yang dilengkapi oleh Teori Pemberdayaan Perempuan (Women Empowerment Theory) yang dikembangkan oleh Naila Kabeer (1999) sebagai teori pendukung. Teori pemberdayaan ini menekankan bahwa akses terhadap sumber daya, kemampuan mengambil keputusan, dan pencapaian kesejahteraan menjadi faktor pelengkap dalam meningkatkan kapasitas perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perempuan berkontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan pangan melalui pengelolaan pekarangan pangan, diversifikasi konsumsi pangan keluarga, pengembangan pertanian ramah lingkungan, serta pemanfaatan teknologi sederhana berbasis sumber daya lokal, sebagaimana tercermin dari pencapaian indikator efektivitas, efisiensi, produktivitas, kualitas, dan keberlanjutan dalam Teori Optimalisasi. Namun demikian, optimalisasi peran perempuan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses terhadap lahan, modal, teknologi, dan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung peningkatan kapasitas perempuan melalui pelatihan, akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta penguatan kelembagaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran perempuan yang didukung oleh pemberdayaan berbasis lingkungan merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.

Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Perkotaan Di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai

Regina Florince, Putri Dwita, Elly Nielwaty, Dwi Herlinda
Abstract: Pertanian perkotaan urban farming telah muncul sebagai solusi alternatif yang kreatif untuk mengatasi tantangan urbanisasi, khususnya terkait ketahanan pangan rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Pekanbaru, yang menghadapi… ghadapi kendala berupa keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, dan tingginya permintaan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pertanian perkotaan melalui studi kasus di Jalan Pandak, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, serta mengeksplorasi potensinya dalam menjamin ketahanan pangan rumah tangga di lingkungan perkotaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan warga yang aktif dalam kegiatan pertanian perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian perkotaan dapat meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi pengeluaran untuk pangan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan lahan terbatas secara produktif. Selain itu, kegiatan pertanian perkotaan mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan pengetahuan teknis, kurangnya sumber daya produksi, dan belum memadainya dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk mengoptimalkan pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi berkelanjutan bagi ketahanan pangan perkotaan.

IMPLEMENTASI PROGRAM APARTEMEN IKAN SEBAGAI MODEL PEMBANGUNAN KELAUTAN DI PROVINSI SULAWESI SELATAN

Aiman Sabar Rezeky, Ghaitsa Zahira Sofa, Nurul Aulia, Naya Tsaqifah Fisabilillah
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya degradasi ekosistem laut di Provinsi Sulawesi Selatan akibat praktik penangkapan ikan yang ilegal sehingga berdampak pada menurunnya kualitas ekosistem laut serta kesejahteraan… teraan nelayan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Apartemen Ikan sebagai bagian dari kebijakan ekonomi biru dalam mendukung pemulihan ekosistem laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Apartemen Ikan di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki tujuan yang jelas dalam menciptakan habitat baru bagi ikan, mendukung konservasi laut, serta meningkatkan efisiensi aktivitas penangkapan ikan bagi nelayan kecil. Program ini juga menunjukkan potensi positif terhadap pemulihan ekosistem laut melalui pembentukan habitat buatan yang mulai dimanfaatkan biota laut sebagai tempat berkembang biak. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan regulasi, pengawasan, dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan program. Dengan demikian, penguatan regulasi, edukasi masyarakat, dan pengawasan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Program Apartemen Ikan secara ekologis dan ekonomis.

Analisis Peran Pemadan Kebakaran Dalam Manajemen Bencana Di Kota Padang Tahun 2025

Auliana Putri, Gusni Rahma, Meyi Yanti
Abstract: Berdasarkan data BPBD Kota Padang, tercatat 198 kasus kebakaran pada tahun 2023 dan meningkat menjadi 245 kasus pada tahun 2024. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) memegang peran penting dalam pencegahan, penanggulangan,… angan, hingga penyelamatan korban kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dalam manajemen bencana kebakaran tahun 2025, yang mencakup aspek input (personel, sarana prasarana, pendanaan, dan kebijakan), proses (pra, saat, dan pasca bencana), serta output yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi, dilaksanakan pada Maret–Agustus 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam informan, yaitu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Kasi Pengawasan, Kasi Pencegahan, Kasi Operasional, Kasi Sarana dan Prasarana, dan Komandan Plenton. Data juga diperkuat melalui observasi lapangan dan telaah dokumen. Teknik analisis data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kebakaran oleh Pemadam Kebakaran Kota Padang telah berjalan cukup efektif, dengan koordinasi lintas instansi yang optimal. Kebijakan yang diterapkan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Namun demikian, masih terdapat beberapa sarana yang belum terpenuhi, serta banyak peralatan yang sudah tidak layak pakai dan sulit mendapatkan suku cadangnya. Ketersediaan dana juga terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan operasional. Penanganan saat bencana berlangsung cukup terarah, namun tetap menghadapi kendala seperti keterbatasan armada dan alat, akses jalan yang sempit, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, peran Pemadam Kebakaran Kota Padang dinilai cukup efektif dalam menjalankan tugasnya. Meski demikian, kendala terkait keterbatasan armada, alat rescue, akses jalan, dan partisipasi masyarakat masih menjadi tantangan. Diharapkan petugas pemadam kebakaran dapat meningkatkan kedisiplinan dan kesiapsiagaan personel dalam setiap tahapan manajemen bencana.

Analisis Faktor dan Konsep Keamanan Sistem Informasi dalam Menghadapi Ancaman Siber

Nasywa Nabilah Yuliana Tangka, Ririn, Yustian Servanda
Abstract: abstrak: Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas, seperti pendidikan, bisnis, dan komunikasi. Namun, perkembangan tersebut juga meningkatkan risiko terjadinya ancaman siber yang dapat… apat membahayakan keamanan sistem informasi dan data pengguna. Berbagai bentuk ancaman seperti phising, malware, ransomware, dan pencurian data menjadi masalah yang sering terjadi di era digital saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keamanan sistem informasi serta memahami konsep keamanan yang dapat diterapkan dalam menghadapi ancaman siber. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan mempelajari berbagai sumber yang berkaitan dengan keamanan sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia, penggunaan teknologi, dan rendahnya kesadaran terhadap keamanan digital menjadi penyebab utama meningkatnya ancaman siber. Selain itu, penerapan konsep keamanan seperti Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA Triad) dapat membantu meningkatkan perlindungan data dan sistem informasi dari berbagai ancaman digital.

Analisis Makna Lagu "Laskar Blambangan" dengan Pendekatan Stilistika sebagai Representasi Nilai Kepahlawanan dan Identitas Budaya

Lutfi Irawan Rahmat, Riska Fita Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna lirik lagu “Laskar Blambangan” karya Nanang Yuswantoro sebagai representasi nilai kepahlawanan dan identitas budaya masyarakat Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan… pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa lirik lagu berbahasa Osing yang dianalisis berdasarkan struktur bait serta makna yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini memiliki struktur makna yang sistematis, dimulai dari ajakan kepada generasi muda untuk memahami identitas budaya, kemudian diikuti dengan penanaman nilai kepahlawanan melalui figur teladan seperti Minak Jinggo. Selain itu, lirik lagu juga menekankan pentingnya ketahanan mental, sikap pantang menyerah, dan keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Lagu ini juga mengandung nilai moral dan spiritual, seperti keikhlasan dan kebijaksanaan yang direpresentasikan melalui tokoh Sabdo Palon. Pada bagian akhir, lagu menegaskan pentingnya keberanian dalam menghadapi risiko serta mendorong individu untuk bangkit dan bertindak. Secara keseluruhan, lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal

Pengaruh Cyber Public Relations Terhadap Citra Merek Produk Kosmetik Mustika Ratu

Kevinia, Callista, Surasmi, Rahayu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cyber public relations yang dilakukan melalui akun Instagram @mustikaratuind terhadap citra merek produk kosmetik Mustika Ratu. Sebagai salah satu merek kosmetik tradisional… sional terkemuka di Indonesia, Mustika Ratu menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensi merek di tengah persaingan dengan kompetitor lokal maupun internasional yang semakin aktif secara digital. Dalam konteks ini, pemanfaatan media sosial sebagai strategi public relations menjadi penting untuk membentuk persepsi positif konsumen. Instagram dipilih karena memiliki daya tarik visual yang kuat serta tingkat interaktivitas yang tinggi di kalangan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden perempuan usia produktif yang mengikuti akun @mustikaratuind. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan uji t untuk menilai pengaruh cyber public relations (transparency, internet porosity, the internet as an agent, dan richness in content and reach) terhadap citra merek (strength of brand associations, favorability of brand associations, dan uniqueness of brand associations). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyber public relations berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 11,839 yang lebih besar dari t tabel 1,9844. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 58,9% menunjukkan bahwa variabel cyber public relations mampu menjelaskan 58,9% variasi dalam citra merek, sedangkan 41,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini" karena saya mau menjelaskan bahwa seberapa besar variabel X (cyber public relations) mampu menjelaskan variasi pada variabel Y (citra merek). Kekuatan hubungan ini berada pada kategori sedang, artinya cyber public relations cukup efektif namun masih memerlukan peningkatan untuk mencapai kategori kuat. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar Mustika Ratu memperkuat kreativitas konten sekaligus mempertahankan interaksi positif dengan audiens melalui media sosial serta inovasi produk agar citra merek lebih kompetitif.

Budaya Organisasi sebagai Faktor Kunci dalam Pengembangan Organisasi

Susilowati
Abstract: Budaya organisasi merupakan elemen fundamental yang berperan penting dalam menunjang keberlangsungan dan pengembangan organisasi. Budaya organisasi yang positif mampu membentuk nilai bersama, meningkatkan komitmen, serta… menjadi pedoman perilaku bagi anggota organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sebaliknya, budaya organisasi yang negatif dapat menghambat kinerja dan perkembangan organisasi karena bertentangan dengan nilai dan tujuan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran budaya organisasi terhadap pengembangan organisasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, dan media daring yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap proses pengembangan organisasi melalui pembentukan pola interaksi sosial, internalisasi nilai, serta mekanisme adaptasi organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan. Budaya organisasi juga berfungsi sebagai proses berkelanjutan yang diwariskan dari generasi ke generasi dan berorientasi pada pemecahan masalah secara kolektif. Dengan demikian, penguatan budaya organisasi yang konstruktif menjadi strategi penting dalam menciptakan pengembangan organisasi yang berkelanjutan.

Peningkatan Kapabilitas SDM pada UMKM Desa Bakalan Gondang Mojokerto Melalui Pelatihan Sosial Media Marketing dan Manajemen Produksi Modern

Anna Kridaningsih, Ratna Agustina, Anis Sirojuddin Suryo Negoro, Nurus Sabani, Risa Amalia Muzrifah, Adil Abdillah, Ahmad Mubarok
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan sering menghadapi keterbatasan kapabilitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam pemanfaatan media sosial untuk pemasaran dan penerapan manajemen produksi modern.… odern. Permasalahan ini berdampak pada rendahnya daya saing produk, keterbatasan jangkauan pasar, dan efisiensi produksi yang kurang optimal. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas SDM UMKM di Desa Bakalan Gondang, Mojokerto, melalui pelatihan social media marketing dan manajemen produksi modern. Metode yang digunakan bersifat deskriptif-partisipatif dengan tahapan: identifikasi masalah, perancangan materi pelatihan, implementasi, evaluasi, dan analisis hasil. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan peserta, antara lain: 90% peserta mampu membuat konten media sosial kreatif dan berinteraksi efektif dengan konsumen, serta 88% peserta menerapkan prinsip manajemen produksi modern, termasuk perencanaan produksi, pengendalian kualitas, dan pencatatan proses. Evaluasi integrasi pemasaran digital dan produksi menunjukkan bahwa peserta mampu menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan pasar, meningkatkan efisiensi usaha, dan memperkuat daya saing produk. Pelatihan ini membuktikan efektivitas metode terpadu dalam meningkatkan kapabilitas SDM UMKM, mendorong UMKM menjadi lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif, serta memberikan model bagi program pengabdian masyarakat serupa di desa lain.

Resiliensi UMKM Halal Dalam Liberalisasi Ekonomi

M. Zarkasi Rohim, Rodiatul Mafila, Muhammad Fakih Jazilar Rohman, Dewi Faikhotul Tohiro, Dicky Aryansyah
Abstract: Penelitian ini membahas bagaimana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) halal dapat bertahan di tengah arus liberalisasi ekonomi global yang semakin terbuka. Di satu sisi, liberalisasi memberikan peluang besar bagi UMKM… M halal untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti mahalnya biaya sertifikasi halal, rendahnya literasi halal, lemahnya rantai pasok, keterbatasan akses pembiayaan syariah, serta belum solidnya koordinasi antar lembaga pemerintah. Dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka, penelitian ini menelaah faktor-faktor yang memengaruhi ketahanan UMKM halal sekaligus strategi adaptasi yang dilakukan untuk menghadapi tekanan pasar global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan UMKM halal dipengaruhi oleh faktor ekonomi, manajerial, sosial, spiritual, dan dukungan kebijakan publik. Strategi adaptasi yang paling efektif meliputi digitalisasi usaha, inovasi produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kolaborasi bisnis, serta optimalisasi sertifikasi halal. Sertifikasi halal sendiri terbukti tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memperluas akses pasar global dan memperkuat daya saing. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas bisnis dalam membangun ekosistem UMKM halal yang tangguh, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai Islam di era liberalisasi ekonomi.