Search Articles & Publications

Showing 236 articles found for "Risa"

Hak Kewarisan Anak Angkat Menurut Hukum Islam

Anton, Silva Eka Diani, Salsabila Saqina, Fikri Muhammad Latif, Rival Munawar, Muhamad Fakri Ramdan
Abstract: The presence of a child can be a link between couples. However, in fact, some married couples cannot have children, even though they really need children in their domestic life. So the effort to care for or hug a child then… hen becomes an option to get a child even though he is not a natural child. The law states that the purpose of adopting a child is simply to improve the welfare of the child.This research aims to find out and examine Islamic legal regulations regarding the inheritance rights of adopted children. The position of children in Islamic law is still attributed to their biological guardians and not to their adoptive fathers. Moreover, in Islamic inheritance law, adopted children do not get inheritance privileges from the father who supports them, but the freedom of inheritance returns to the biological father of the child being cared for. Children raised in Islam can acquire property from their supportive father through a bequest course and then a mandatory will course. Since taking over, the children and their supportive father have been seen as having been a huge help in their respective lives. Therefore, as a substitute for the freedom inherited from the younger generation, Islamic law provides a way through mandatory gifts and wills.

Perempuan sebagai Pewaris: Transformasi Hukum Kewarisan dalam Bilangan 27:7 sebagai Manifestasi Keadilan Ilahi di Tengah Dominasi Patriarkat

Rudolf John Ritiauw
Abstract: Ancient Israelite tradition reflects a patriarchal social structure that positioned men at the center of social, legal, and religious authority, resulting in limitations on women’s rights and roles, including access to inheritance… inheritance law. This article addresses theological and juridical issues concerning the mechanism of legal change through the narrative of the daughters of Zelophehad in Numbers 27:1-11, which constitutes a significant turning point in Israelite legal tradition. The research problem focuses on the lack of attention in previous studies to the theological meaning of God’s decision in Numbers 27:7, as earlier research has tended to emphasize socio-cultural aspects, contextual relevance, or purely linguistic analysis. This study employs a qualitative approach based on a literature review, utilizing Hebrew textual exegesis, analysis of Israel’s patriarchal context, and a critical reading through the lens of feminist theology. The findings indicate that the daughters of Zelophehad’s claim was not merely a response to a legal vacuum, but a conscious action that positioned women as active subjects in the process of legal formation. God’s decision affirming their claim underscores divine justice that transcends the limitations of the patriarchal system and corrects institutionalized structural injustice. The conclusion affirms that this narrative presents God as the source of justice who sides with the restoration of the dignity of marginalized groups and opens space for women’s participation as agents of legal change. The novelty of this study lies in its theological interpretation that positions women not only as recipients of inheritance rights, but as pioneers of legitimate and divinely recognized legal transformation. These findings contribute to the development of feminist theology and Old Testament legal studies, while also providing a reflective foundation for gender equality discourse in contemporary theological and religious practice across cultures.

Pemberian Simulasi Wawancara Kerja pada Generasi Gen Z di Kota Bandung

Rifqi Farisan Akbar, Yoyo Sudaryo, Pratidina Ekanesia, Gunawan Dayona Ismail, Andre Suryaningprang, Riyandi Nur Sumawidjaja, Ridlwan Muttaqin
Abstract: Generation Z faces increasingly intense competition in the labor market; however, many individuals continue to encounter difficulties during job interviews due to limited experience, low self-confidence, and insufficient… professional communication skills. This study aims to analyze the implementation of job interview simulations and examine their impact on the job readiness of Generation Z in Bandung City. The study employed a descriptive-evaluative method involving 45 Generation Z participants. Data were collected through observation, performance assessments, documentation, and participant feedback. The findings indicate that job interview simulations effectively enhanced participants’ readiness, as evidenced by 85% of participants reporting that they felt highly prepared and confident, while the remaining 15% reported feeling prepared and confident after completing the program. Interviewers’ evaluations revealed that 70% of participants demonstrated a very good improvement in their ability to respond to interview questions, 18% showed good improvement, and 12% exhibited fairly good improvement. Participant satisfaction with the program was also notably high, with 77% reporting being very satisfied, 15% satisfied, and 8% fairly satisfied with the implementation of the activity. The results confirm that job interview simulations are effective in improving participants’ self-confidence, communication competence, and overall job readiness. The novelty of this study lies in the application of interview simulations based on authentic recruitment scenarios, evaluated through the dimensions of job readiness, communication competence, and participant satisfaction, thereby offering a practical career development model for Generation Z.

Psikoedukasi Time Management Terhadap Quality of life Karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Regional VI Makassar

Muh. Raihan Darmawan Aprisal, Izzah Laila Hanifah, Nur Ainun Wajangsari, Rohmah Rifani
Abstract: Permasalahan manajemen waktu di lingkungan kerja masih menjadi tantangan yang berdampak signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan psikoedukasi sebagai metode intervensi&#8230; rvensi guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam mengelola waktu secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test. Peserta dalam kegiatan ini adalah 25 orang karyawan PT Pos Indonesia (Persero) Regional VI Makassar 90004. Hasil analisis data menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai manajemen waktu setelah diberikan materi psikoedukasi, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 80.2 meningkat menjadi 92.2 pada post-test. Nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar <.001 menunjukkan bahwa program psikoedukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai manajemen waktu sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas hidup. Seminar psikoedukasi ini juga mendapatkan respons positif dari para peserta, yang menilai kegiatan ini bermanfaat dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, seimbang, dan memuaskan.

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Sosialisasi Penerapan Etika Dan Sopan Santun Kepada Sesama Teman, Guru Dan Orang Tua Di Sdn Harapan Mulia 03 Jakarta

Iin Andrayanti, Lisa Arisa Fiatri
Abstract: Sopan santun adalah sikap dan perilaku yang mencerminkan penghormatan serta penghargaan terhadap orang lain, yang merupakan elemen fundamental dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sopan santun dianggap sebagai norma tidak&#8230; tertulis yang mengatur interaksi manusia, dan harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada siswa, agar mereka dapat mengembangkan kepribadian yang baik. Dalam konteks ini, guru memiliki peran krusial dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai sopan santun kepada generasi muda. Pentingnya sopan santun tidak dapat dipisahkan dari etika pergaulan, yang mencerminkan moralitas setiap individu. Di sekolah, siswa seringkali berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk teman sebaya dan guru. Oleh karena itu, pemahaman tentang norma-norma sopan santun sangat diperlukan agar mereka dapat berperilaku sesuai dengan harapan sosial. Sopan santun dapat dianggap sebagai norma tidak tertulis yang mengatur bagaimana seharusnya kita bersikap atau berperilaku dalam interaksi.

Psikoedukasi Dalam Peningkatan Teamwork Pada Pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan

Nurfitriany Fakhri, Putry Arisandy, Putri Ghefira Alifah Taswil, Amanda Baharani
Abstract: Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak lepas dari interaksi bersama lingkungannya. Dalam lingkungan kerja, individu juga akan saling bahu membahu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar pekerjaan yang dihadapi dapat&#8230; t terselesaikan sesuai dengan tujuan suatu perusahaan. Dalam dasar itu, Teamwork berperan penting sebagai satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Individu membentuk kelompok kecil atau besar sesuai dengan tujuan pekerjaannya agar memudahkan tercapainya suatu target yang telah ditetapkan. Team work adalah suatu penggambaran antara dua individu atau lebih dalam prosesnya berkomunikasi dan mencapai kesepakatan bersama. Pada penelitian ini, dilakukan Psikoedukasi yang berbasis Seminar dengan pemberian materi kepada pegawai UPT BKD Provinsi Sulawesi Selatan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman upaya membangun super tim dalam lingkungan pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9 Desember 2024 dan diikuti oleh 24 pegawai yang ada di lingkungan BKD Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test yang menunjukkan angka 0.001 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada peserta seminar sebelum dan setelah diberikan Psikoedukasi.

Pelatihan Implementasi Pembelajaran Dengan Aplikasi Quiziz Berabasis Artificial Intelligence Di UPT. SD Negeri 04 Sei Muka

Ruri Ashari Dalimunthe, Sahren, Afrisawati
Abstract: Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi sangat berkembang pesat dalam memberikan dampak bagi pendidikan belajar mengajar. Aksebilitas pendidikan teknologi informasi memungkinkan akses informasi dan pengetahuan dari seluruh&#8230; eluruh dunia tanpa batasan waktu dan tempat, Dengan dikembangkannya teknologi ini, peserta dalam proses belajar mengajar dapat menyerap informasi lebih cepat dan mudah, Memperkaya sumber belajar dalam mengakses berbaga materi pelajaran melalui platform digital serta keterlibatan teknologi informasi dapat memberikan dampak aktif siswa selama proses pembelajaran. UPT SD Negeri 04 Sei Muka merupakan sebuah sekolah dasar tempat pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) didalam memberikan informasi teknologi dan komunikasi terhadap peserta didik / tenaga pengajar demi meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence dalam proses belajar mengajar, Metode pelatihan melibatkan tenaga pengajar, Melakukan pelatihan praktis menggunakan alat bantu Artificial Intellegence yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dalam proses belajar mengajar disekolah dasar. Meningkatkan kualitas pembelajaran di UPT SD Negeri 04 Sei Muka dalam memberikan kontribusi positif didalam mengembangkan pembelajaran berbasis Artificial Intellegence tingkat sekolah dasar dan memberikan petunjuk bagi sekolah lainnya dalam mengadopsi teknologi berinovasi dalam pendidikan.

Analisis Prosedur Dokumen Alokasi Anggaran Dalam Laporan Keuangan Akuntansi Sektor Publik

Fitriyani Agustin, Anisah Dwi Rahmawati, Intan Widi Astutik, Rini Puji Astuti
Abstract: Akuntansi keuangan daerah merupakan bagian dari akuntansi publik. Tingkat tertinggi dari sektor publik adalah tingkat negara bagian. Oleh karena itu, akuntansi keuangan daerah juga berkaitan dengan akuntansi keuangan nasional.&#8230; ional. Selain Inventarisasi Aset Negara dan BUMN, salah satu bidang keuangan negara juga adalah APBN. Baik APBN maupun inventarisasi barang milik negara dikelola langsung oleh negara. Akuntansi keuangan daerah (akutansi pemerintahan) di Indonesia merupakan salah satu bidang akuntansi publik yang banyak menarik perhatian dari berbagai kalangan. Otonomi daerah adalah kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus masyarakatnya menurut keinginannya sendiri, berdasarkan aspirasi masyarakat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pertimbangan yang mendasari perlunya otonomi daerah adalah perkembangan situasi nasional dan internasional. Situasi domestik menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan keterbukaan dan kemandirian (desentralisasi). Seiring dengan semakin majunya globalisasi, maka daya saing setiap negara, termasuk daya saing pemerintah daerah, sangat diperlukan. Dengan meningkatkan otonomi pemerintah daerah, diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya.

Pemanfaatan K-Means Untuk Meningkatkan Penjualan (Studi Kasus: Alya Collection)

Safitri, Windi Aulia, Saputra, Herman, Syafnur, Afdhal
Abstract: Abstract: In a competitive digital era, business owners such as Alya Collection face challenges in determining the right fashion products to offer to consumers. Relying on intuition without data support often results in&#8230; inaccurate and potentially detrimental decisions. This study aims to assist the sales decision-making process by applying a data mining method using the K-Means Clustering algorithm. This method was used to group sales data from February 2024 to January 2025 into three categories: best-selling, least-selling, and non-selling products. The study was conducted using a quantitative approach, through sales data collection and direct interviews with store owners. The system was built using the PHP programming language and MySQL database, and designed with tools such as UML, DFD, and ERD. The results of this clustering system are expected to provide strategic information useful for Alya Collection in planning stock, promotions, and product development, thereby increasing sales effectively and efficiently. Keywords: data mining; k-means; sales; alya collection; information system Abstrak: Dalam era digital yang kompetitif, pemilik usaha seperti Alya Collection menghadapi tantangan dalam menentukan produk fashion yang tepat untuk ditawarkan kepada konsumen. Ketergantungan pada intuisi tanpa dukungan data seringkali mengakibatkan keputusan yang kurang akurat dan berisiko merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan penjualan dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode ini digunakan untuk mengelompokkan data penjualan dari Februari 2024 hingga Januari 2025 ke dalam tiga kategori: produk terlaris, kurang laris, dan tidak laris. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, melalui pengumpulan data penjualan serta wawancara langsung dengan pemilik toko. Sistem yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta dirancang dengan alat bantu seperti UML, DFD, dan ERD. Hasil dari sistem klasterisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi strategis yang berguna bagi Alya Collection dalam merencanakan stok, promosi, serta pengembangan produk, sehingga mampu meningkatkan penjualan secara efektif dan efisien. Kata kunci: data mining; k-means clustering; penjualan; alya collection; sistem  informasi

Penerapan Strategi E-Crm Pada Usaha Banana Chips By Risa

Afnida, Riska Fadila, Anggraeni, Dewi, Apridonal M, Yori
Abstract: Abstract: In today's digital era, small businesses like Banana Chips By Risa face significant challenges in enhancing relationships and services to customers. This research identifies various issues related to technology&#8230; adoption, including the lack of an online purchasing system, minimal product information, and limited flavor variations. In an increasingly competitive context, the application of information technology becomes crucial to meet the ever-evolving customer expectations. This study aims to design an E-CRM system that can support more effective customer relationship management. E-CRM is a technology-based tool that collects and stores customer data, enhances communication, personalizes services, and analyzes data for better decision-making. Additionally, this system integrates a digital loyalty program expected to increase customer engagement. Several questions arise from the issues faced, including: how to effectively implement an online purchasing system, steps to improve product information, and how to develop new flavor variations that align with customer preferences. The research results indicate that the implementation of E-CRM not only enhances operational efficiency but also strengthens long-term relationships between the business and customers, supporting success in a business environment increasingly influenced by technology.      Keywords: e-crm; digital technology; customer loyalty; product Information. Abstrak: Di era digital saat ini, usaha kecil seperti Banana Chips By Risa menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan hubungan dan pelayanan kepada pelanggan. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai masalah terkait adopsi teknologi, termasuk kurangnya sistem pembelian daring, minimnya informasi produk, dan keterbatasan varian rasa. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, penerapan teknologi informasi menjadi krusial untuk memenuhi harapan pelanggan yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem E-CRM yang dapat mendukung pengelolaan hubungan pelanggan secara lebih efektif. E-CRM adalah alat berbasis teknologi yang mengumpulkan dan menyimpan data pelanggan, meningkatkan komunikasi, mempersonalisasi layanan, serta menganalisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat. Selain itu, sistem ini juga mengintegrasikan program loyalitas berbasis digital yang diharapkan dapat meningkatkan keterikatan pelanggan. Beberapa pertanyaan yang muncul dari masalah yang dihadapi termasuk: bagaimana cara mengimplementasikan sistem pembelian daring yang efektif, langkah-langkah untuk meningkatkan informasi produk, serta cara mengembangkan varian rasa baru yang sesuai dengan preferensi pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan E-CRM tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang antara usaha dan pelanggan, mendukung keberhasilan dalam lingkungan bisnis yang semakin dipengaruhi oleh teknologi. Kata kunci: e-crm; teknologi digital; loyalitas pelanggan; informasi produk