Abstract:Pengaruh struktur kepemilikan terhadap kebijakan dividen telah banyak diketahui dalam dunia bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan saham preferen dan saham biasa terhadap kebijakan dividen…
en PT FKS Food Sejahtera Tbk, perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode penelitian tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai hubungan antara kepemilikan saham preferen dan saham biasa dengan kebijakan dividen perusahaan. Tinjauan literatur mencakup konsep kepemilikan saham sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Perusahaan Indonesia No. 40 Tahun 2007, dan membedakan antara kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial. Penelitian ini berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang bagaimana struktur kepemilikan, khususnya kepemilikan saham preferen dan saham biasa, dapat mempengaruhi kebijakan dividen dalam suatu perusahaan.
Abstract:The focus of research in this study is to understand the symptoms of objects thoroughly so that researchers can identify existing problems and formulate problems to be studied. This research focused on the application of…
work discipline to improve employee performance at the Hilimegai Sub-district Office, South Nias Regency with a descriptive approach. The purpose of descriptive research is to describe and analyze research data related to phenomena, social activities, and human attitudes in various situations. At the Hilimegai Sub-district Office of South Nias Regency, the implementation of work discipline is quite good because most employees arrive on time although a small number are sometimes late due to long distances from home, but this is not used as an excuse and they still obey the rules. Employees there also always take care of office equipment as a form of discipline. They also show high responsibility by diligently completing work and are willing to work overtime to achieve work targets. However, adherence to the rules still needs to be improved because some employees often neglect their duties. Employees at the Hilimegai Subdistrict Office of South Nias Regency work for 8 hours a day, from 8 am to 4 pm, and always follow the rules that apply in their office.
Abstract:This study investigates the relationship between teenage pregnancy and future maternal mental health by using qualitative methods and relying on literature review as the main data source. The background of this study is…
based on the importance of a deeper understanding of the impact of teenage pregnancy on maternal mental health, given the high prevalence of teenage pregnancy in Indonesia and its long-term negative impact. The purpose of this study is to investigate the factors that support or hinder the mental health of mothers who experience teenage pregnancy, and to present key findings from the relevant literature in this context. The research method used was a qualitative analysis of relevant literature studies found through systematic searches in academic databases and scientific journals. This approach allowed us to explore the findings of various studies and gain an in-depth understanding of the phenomenon under study. The main results of this study show that teenage pregnancy has a significant impact on the mother's future mental health, including an increased risk of depression, anxiety and postnatal stress. Factors such as social support, access to mental health services, and economic conditions play an important role in determining the mother's future mental health. The conclusion of this study is that efforts to improve future maternal mental health should be a priority in public policy and clinical practice. A holistic approach that takes into account the various factors that influence maternal mental health, as well as cross-sectoral cooperation, is needed to create a supportive environment for adolescent mothers to achieve optimal mental well-being.
Abstract:This study aims to evaluate the effect of reproductive health education on pregnant women's knowledge about normal delivery. The research design used was qualitative with a literature study approach. Data were collected…
through the analysis of relevant literature on reproductive health education and pregnant women's knowledge of normal labor. The results of the analysis showed that the reproductive health education intervention significantly improved pregnant women's understanding of the labor process, including knowledge of the stages of labor, signs of labor, pain management, and postpartum care. Comparisons between the control and experimental groups also confirmed that the reproductive health education program was effective in improving the overall knowledge of pregnant women. These findings suggest that reproductive health education is an important strategy for optimally preparing pregnant women for childbirth. The implications of this study are the need for more structured and focused integration of reproductive health education in prenatal care, as well as the need for further research to understand the factors that influence the implementation and outcomes of reproductive health education programs.
Abstract:The research was carried out at Koffee Talk, which is located inside the Radja Hotel Semarang. The purpose of the study was to evaluate and explain the influence that the quality of service and marketing mix had on the level…
evel of satisfaction experienced by customers. Questions and answers are gathered via the use of questionnaires. Participants in the research totaled 96 individuals. It is anticipated that the findings of the study would be beneficial to both management and customers. Customer happiness is impacted by both the quality of the service and the marketing mix. The findings of the double regression analysis demonstrate the impact of independent factors on dependent variables, as well as the validity and rehabilitation tests, as well as the testing of hypotheses. It is clear that in order to achieve higher levels of customer satisfaction, a combination of marketing and service is required.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan berpikir komputasi matematis siswa SMA menggunakan software GeoGebra Pada Materi Tranformasi Geometri. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif. Subjek…
jek penelitain ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Mandailing Natal Yang berjumlah 10 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan peserta didik pada kategori tinggi sudah mampu memenuhi semua indikator dengan menggunakan software geogebra, pada peserta didik dengan kategori cukup sudah mampu memenuhi soal menggunakan Geogebra dengan indikator Decomposition dan Pettern recognition namun kurang pada indikator Algorithm dan Debugging, sedangkan pada peserta didik dengan kemampuan kategori rendah, kurang mampu dalam menggunakan Geogebra dengan indikator Decomposition, Pettern recognition ,Algorithm dan Debugging.
Abstract:Latar Belakang: Human Immunodefiency Virus salah satu penyakit seumur hidup dan paling mematikan di dunia dengan kata lain, virus HIV akan tetap berada di dalam tubuh penderita selama sisa hidupnya. HIV akan menyerang sel…
l darah putih dan jika HIV memasuki sirkulasi darah seseorang maka sel darah putih akan berkurang dalam tubuh yang berdampak pada lemahnya sistem kekebalan tubuh seseorang dan rentan terhadap penyakit. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasien HIV yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura dengan menggunakan accidental sampling sebanyak 56 Pasien HIV data yang diperoleh menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: dari 56 orang dengan HIV. Kasus terbanyak ditemukan pada usia 20-35 tahun 38 orang (67,9%), jenis kelamin laki-laki 33 orang (58,9%), pendidikan SMA 36 orang (64,3%), pekerjaan karyawan swasta 5 oarang (8,9%), sumber informasi dari media social/internet 41 orang (73,2%), sebagian besar memiliki pengetahuan cukup 48 orang (85,7%) dan memiliki sikap positif terhadap pencegahan HIV sebanyak 54 orang (96,4%). Kesimpulan: Hasil dari penelitian bahwa karakteristik pada usia 20 – 35 tahun berjenis kelamin laki-laki, bekerja sebagai karyawan swasta dan berpendidikan terakhir SMA serta sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup dan memiliki sikap yang positif terhadap pencegahan HIV dengan tidak melakukan hubungan seksual pranikah, penggunaan narkoba suntik.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang sistem penilaian kinerja untuk meningkatkan kinerja karyawan, yang akan meningkatkan keberhasilan organisasi. Keberhasilan tindakan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas dalam rangkai…
mencapai suatu tujuan tidak hanya bergantung pada prasarana, sarana, dan kemampuan teknologi yang tersedia saat ini, tetapi juga pendayagunaan sumber daya manusia yang tersedia. Pada penelitian ini menerapkan metode Behaviourally Anchor Rating Scale (BARS) digunakan untuk membantu pengambil keputusan dalam menentukan nilai akhir perankingan alternatif terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menerapkan metode BARS dalam mendukung penilaian kinerja karyawan, dengan teknik pendukung keputusan dapat membantu pengambil keputusan menghasilkan keputusan secara obyektif. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan 5 kriteria penilaian dan 10 karyawan, metode BARS terbukti menghasilkan keputusan untuk karyawan terbaik dengan nilai 3,85 pada karyawan pertama. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah menambahkan Behaviour Anchor pada setiap kriteria untuk membuat hasil perankingan lebih obyektif .
Abstract:Krisis iklim global menuntut respons yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai budaya, etika, dan spiritual yang mendalam. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap integrasi nilai-nilai…
nilai eco-Sufisme yakni prinsip-prinsip spiritual tasawuf yang diaplikasikan dalam konteks ekologi ke dalam kurikulum pendidikan Islam sebagai strategi untuk menumbuhkan tanggung jawab lingkungan. Tinjauan ini menganalisis 50 karya ilmiah terpilih untuk mengidentifikasi fondasi konseptual, model implementasi praktis, strategi pedagogis, serta dampak yang dilaporkan dari penerapan pendekatan tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai inti tasawuf, seperti khalifah (penatalayanan alam), tawadhu’ (kerendahan hati), zuhud (asketisme), dan mahabbah (cinta terhadap seluruh ciptaan), ke dalam kerangka pendidikan Islam berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesadaran ekologis dan perilaku pro-lingkungan peserta didik. Berbagai model praktik yang dinilai efektif meliputi program Adiwiyata Madrasah, inisiatif Eco-Tahfiz, serta praktik eco-pesantren, yang umumnya mengandalkan pendekatan pembelajaran eksperiensial dan berbasis proyek. Namun demikian, tinjauan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan utama, antara lain keterbatasan literasi guru mengenai konsep eco-Sufisme, kelangkaan bahan ajar yang kontekstual dan aplikatif, serta risiko implementasi yang bersifat simbolik tanpa menghasilkan transformasi perilaku yang berkelanjutan. Oleh karena itu, artikel ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi eco-Sufisme menawarkan pendekatan pendidikan lingkungan yang kuat dan berlandaskan spiritualitas Islam, keberlanjutan dan skalabilitasnya sangat bergantung pada penguatan pelatihan guru, pengembangan kerangka evaluasi yang memadai, serta dukungan kebijakan dan institusional yang lebih sistematis.
Abstract:SPNF SKB Kota Medan sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam pemberdayaan masyarakat melalui program kesetaraan dan keterampilan. Namun, penelitian ini menemukan permasalahan mendasar terkait tutor…
utor yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, sehingga berdampak pada efektivitas pembelajaran dan kualitas lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor belum optimal dalam melaksanakan peran fasilitator, ditandai dengan metode pembelajaran yang monoton, kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan warga belajar, serta keterbatasan sarana prasarana. Faktor utama penyebabnya adalah keterbatasan SDM berkualifikasi, minimnya pelatihan berkelanjutan, dan lemahnya sistem manajemen lembaga. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya strategi rekrutmen berbasis kompetensi, pelatihan berkelanjutan, penguatan manajemen, serta peningkatan literasi digital agar kualitas pembelajaran di SKB Kota Medan dapat lebih efektif dan relevan.