Search Articles & Publications

Showing 1635 articles found for "Kualitatif"

Analisis Hak Konstitusional Kesehatan dan Tanggung Jawab Pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis

Muliana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tanggung jawab konstitusional pemerintah dalam pemenuhan hak atas kesehatan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan pada tahun 2024. Program… ram ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan pangan bergizi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan , pendekatan konseptual, dan pendekatan kebijakan. Data yang digunakan bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak atas kesehatan telah diatur secara jelas dalam Pasal 28H dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Tetapi  pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketimpangan distribusi, kualitas pangan yang belum seragam, dan lemahnya koordinasi antar lembaga pelaksana. Berdasarkan teori hak konstitusional dan teori tanggung jawab negara, kegagalan dalam implementasi kebijakan dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran tanggung jawab konstitusional karena negara lalai menjalankan kewajiban positifnya terhadap rakyat.

Pandangan Hukum Islam Terhadap Tradisi Kawin Lari (Silariang) Pada Masyarakat Bugis-Makassar

Dyah Auliah Rachma Ruslan
Abstract: Tradisi silariang atau kawin lari merupakan fenomena sosial yang masih ditemukan di kalangan masyarakat Bugis-Makassar. Praktik ini biasanya dilakukan oleh pasangan yang tidak memperoleh restu dari pihak keluarga, khususnya… nya wali perempuan. Dalam perspektif hukum Islam, perkawinan tanpa wali dianggap tidak sah, sedangkan dalam adat Bugis-Makassar, silariang dipandang sebagai pelanggaran terhadap nilai siri’ (harga diri) keluarga. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap praktik silariang serta menelaah bagaimana nilai-nilai adat Bugis-Makassar mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara mendalam terhadap tokoh agama dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik silariang bertentangan dengan hukum Islam karena tidak memenuhi rukun dan syarat nikah, namun dalam masyarakat Bugis-Makassar, penyelesaiannya sering dilakukan melalui mekanisme adat berupa mappettu ada atau rekonsiliasi keluarga untuk mengembalikan kehormatan dan harmoni sosial.

Biografi Dan Manhaj Imam Al-Thabari Dalam Tafsir Jami’ Al-Bayan Fi Al-Tafsir Al-Quran

Muhammad Iman Amini, Zuhedi Zuhedi
Abstract: Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Tafsīr al-Qur’ān merupakan karya tafsir monumental yang ditulis oleh Imam Abu Ja‘far Muhammad ibn Jarir ibn Yazid ibn Khalid al-Ṭabari, yang lebih dikenal dengan nama Imam al-Ṭabari. Penelitian… ��abari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manhaj (metode) serta corak penafsiran yang digunakan oleh al-Ṭabari dalam karya tafsirnya tersebut. Fokus utama dari penelitian ini adalah menelusuri aspek-aspek intelektual dalam biografi al-Ṭabari, serta mengeksplorasi sumber-sumber, pendekatan metodologis, dan corak penafsiran yang menjadi karakteristik khas tafsirnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui telaah terhadap berbagai sumber literatur, baik primer maupun sekunder. Sumber primer berasal dari karya al-Ṭabari sendiri, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kajian-kajian ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jāmi‘ al-Bayān didominasi oleh pendekatan bi al-ma’tsūr, yaitu penafsiran yang bersumber dari riwayat-riwayat sahabat, tabi‘in, dan tabi‘ al-tabi‘in. Namun demikian, tafsir ini juga mengandung unsur ra’yī, ditandai dengan penggunaan penalaran kritis dalam menganalisis dan menyaring berbagai pendapat, guna membangun pemahaman yang objektif. Adapun metode yang digunakan oleh al-Ṭabari adalah metode taḥlīlī, yaitu penafsiran yang disusun secara sistematis berdasarkan urutan ayat dalam mushaf Utsmani, dengan pembahasan yang terperinci terhadap setiap ayat. Dari sisi corak penafsiran, sebagian pendapat menyatakan bahwa tafsir ini bercorak fikih, sementara pandangan lain menilai bahwa karya ini merupakan hasil integrasi antara tafsir bi al-ma’tsūr dan bi al-ra’y.

Penggunaan Media Video Animasi Dalam Pembelajaran SKI Pada Minat Belajar Dan Penguatan Karakter Religius Siswa

Ade Ma’ruf, Zaenal Taufik, Andi Sri Rahayu, Husnul Hidayati, Rif’ah Rif’ah, Agus Abdussalam
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media video animasi dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dapat meningkatkan minat belajar dan memperkuat karakter religius siswa kelas VII MTs Nurul… urul Islam Slatri, serta faktor-faktor penentu minat dan implikasi terhadap karakter religius dalam pendidikan agama islam (PAI) diluar sekolah dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik alanisis data yang digunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi mampu menyajikan materi SKI secara lebih menarik, visual, dan kontekstual sehingga mempermudah siswa memahami sejarah dan keteladanan tokoh Islam. Video animasi yang mengandung pesan moral dan religius secara tidak langsung mendorong siswa untuk meneladani nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Penggunaan media ini juga menumbuhkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, yang merupakan indikator meningkatnya minat belajar. Hal ini menguatkan pentingnya inovasi media dalam pembelajaran PAI yang tidak hanya fokus pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter.

Analisis Strategi Pemasaran Syariah Online Pada Produk Rabbani

Fajar Satriyawan wahyudi, Zulfatus Sa’diah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis penerapan strategi pemasaran online berbasis syariah dalam meningkatkan penjualan produk Rabbani. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode fenomenologi,… menologi, penelitian ini mengeksplorasi fenomena pemasaran produk Rabbani di media sosial atau platform daring. Fokus utama penelitian adalah mendalami strategi pemasaran online syariah yang diterapkan untuk mendorong peningkatan penjualan produk Rabbani. Penelitian ini menitikberatkan pada peran toko Rabbani dalam memanfaatkan strategi syariah, yang mencakup prinsip Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran online syariah yang diterapkan pada produk Rabbani telah selaras dengan konsep pemasaran Islami, mencakup aspek produk, harga, promosi, dan distribusi, serta memadukan karakteristik pemasaran Islami, yaitu Rabbaniyah, Akhlaqiah, Al-Waqiyah, dan Insaniyah.

Tafsir Salafi Indonesia: Analisis Makna Pluralisme Agama Dalam Tafsir Juz Ámma Karya Firanda Andirja

Dwiki Farendra Sabri, Rigeffinaldi Rigeffinaldi
Abstract: Permasalahan dalam kerukunan umat beragama menjadi suatu problem yang cukup krusial, hal ini menyebabkan lahirnya pandangan-pandangan terhadap agama menjadi perhatian khusus, lahirnya pluralisme sebagai bentuk keniscayaan… n dalam keberagaman adat, budaya, maupun kepercayaan, yang selama ini diartikan sebagai sebuah solusi untuk mencapai kerukunan umat beragama. Firanda Andirja seorang ustad dan aktif dalam berdakwah bermanhaj Salafi ternyata menolak paham pluralisme ini,argumen-argumen penolakan beliau ini dideskripsikan dalam karya beliau tafsir Juz ‘Amma dengan menunjukan dalil-dalil yang menurut beliau merupakan pembantah paham pluralisme bahkan beliau menyebutkan pluralisme adalah paham dan aqidah yang berbahaya bagi umat Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin meninjau dan menganalisis bagaimana kontruksi pemikiran Firanda Andirja dalam memahami pluralisme, apa saja ayat yang dijadikan landasan dalam menolak pluralisme oleh Firanda, dan bagaimana makna ayat-ayat tersebut dalam kitab tafsir lain. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan naratif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman pluralisme dalam tafsir Firanda yang menganggap bahwa pluralisme merupakan aqidah yang berasal dari ideologi Salafi yang beliau anut yaitu cenderung ingin memurnikan ajaran tauhid, ayat-ayat yang Firanda jadikan sebagai dalil pembantah pluralisme seperti Qs Al-Kafirun ayat 6 justru dimaknai sebagai bentuk toleransi oleh mufasir lain.

Ice Berg Analysis dan U Process Sebagai Metode Pembelajaran Terhadap Persoalan Pergaulan Bebas, Perbuatan Keji dan Toleransi Beragama Pada Mata Pelajaran Qur’an Hadist Kelas XI MAN 1 Hulu Sungai Tengah

Juhda Rahlia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas metode analisis gunung es (iceberg analysis) dan proses U (U process) yang digunakan sebagai metode pembelajaran pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis kelas XI MAN 1 HST.… Analisis gunung es digunakan untuk mengidentifikasi lapisan-lapisan makna yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis, mulai dari makna literal hingga makna kontekstual dan implikatif. Sementara itu, proses U digunakan sebagai kerangka kerja untuk memfasilitasi proses refleksi dan internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan analisis gunung es dan proses U dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang Al-Qur'an dan hadis, serta mengembangkan kemampuan refleksi dan internalisasi nilai-nilai agama.

Strategi Pengambilan Keputusan Pada UMKM Peyek Dalam Menghadapi Masalah Digital Marketing

Nadhira Salsabila Hawari, Syaferrany Muji Destantri, Tasya Salsabila, Fauz Zaidan Hakiki, Ujang Suherman
Abstract: Peyek merupakan jenis makanan khas Indonesia sebagai pendamping atau lauk terutama untuk Nasi Pecel. Bu Sutarni adalah seorang janda yang untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya memproduksi peyek dan memasarkan dibeberapa… a warung di wilayah Karawang khususnya daerah Kosambi. Berdasarkan hasil survei dan penjelasan dari penelitian diperoleh informasi bahwa usaha ini mengalami masalah yaitu : (1) Fluktuisasi harga bahan baku; (2) belum memiliki sistem pemasaran online yang dapat menjangkau pemasaran lebih luas dengan hanya mengandalkan pemasaran langsung (offline) atau penempatan di warung dan pasar, sehingga dengan omzet yang dimiliki tidak sebesar saat menggunakan digital marketing. Memperhatikan permasalahan tersebut peneliti menganalisis bahwa permasalahan yang dihadapi usaha peyek ini adalah pada harga bahan baku yang terus meningkat serta dalam memasarkan produk hanya mengandalkan promosi mulut ke mulut. Pengambilan keputusan merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan UMKM, termasuk UMKM peyek sebagai bagian dari sektor kuliner tradisional. Artikel ini mengkaji teori pengambilan keputusan berdasarkan rasionalitas terbatas (bounded rationality) dalam konteks UMKM peyek dan membandingkannya dengan UMKM pesaing di sektor yang sama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM peyek cenderung adaptif terhadap kebutuhan pasar lokal namun kurang memiliki strategi jangka panjang yang terencana. Sebaliknya, UMKM pesaing lebih terfokus pada analisis data dan pemasaran digital, meskipun kurang fleksibel terhadap perubahan pasar. Studi ini menyarankan integrasi antara pendekatan tradisional dan modern untuk meningkatkan daya saing UMKM peyek di pasar yang semakin kompetitif.

Kajian Yuridis dan Syariah terhadap Fenomena Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama Martapura

Muhammad Rani, Akhmad Fauzi Aseri, Ahmadi Hasan
Abstract: Fenomena dispensasi kawin di Pengadilan Agama Martapura menjadi perbincangan hangat, mengingat semakin tingginya angka permohonan dispensasi kawin yang diajukan oleh pihak yang ingin menikah di bawah usia yang diatur oleh… h perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dispensasi kawin dari perspektif hukum positif dan syariah, serta implikasinya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Secara yuridis, dispensasi kawin yang diajukan ke Pengadilan Agama harus memenuhi syarat-syarat yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Namun, terdapat ketegangan antara ketentuan hukum negara dan pandangan agama terkait batasan usia minimal untuk menikah. Dari sisi syariah, pernikahan di bawah usia yang ditetapkan dapat menimbulkan berbagai permasalahan baik dari segi kesehatan, psikologis, maupun sosial, meskipun dalam beberapa kondisi, dispensasi kawin dipandang sebagai solusi bagi individu yang berada dalam situasi darurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Pengadilan Agama Martapura, dengan menganalisis keputusan-keputusan yang dikeluarkan terkait dispensasi kawin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum negara memberikan ruang untuk dispensasi, namun nilai-nilai syariah tetap mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak anak dan perempuan. Oleh karena itu, kebijakan pengadilan perlu memperhatikan aspek-aspek perlindungan tersebut dalam memutuskan setiap permohonan dispensasi kawin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan hukum keluarga Islam, khususnya terkait dengan usia pernikahan dan dispensasi kawin di Indonesia.

Analisis Kendala Dalam Pengambilan Keputusan Di UMKM Warung Ema

Farras Luthfiyyah Zahra, Syalma Dahlia Effendi, Nurul Ma’rifah, Fany Laelasari, Ujang Suherman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pengambilan keputusan pada UMKM Warung Ema di Karawang serta mengevaluasi strategi yang diterapkan untuk mengatasinya. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif… melalui studi kasus, data diperoleh dari wawancara mendalam kepada pemilik Warung Ema, Ibu Ani, serta literatur terkait sebagai data sekunder. Hasil penelitian mengungkapkan kendala-kendala seperti dalam pengelolaan tenaga kerja, pengelolaan modal dan keuangan, pengelolaan bahan baku, strategi pemasaran, dan kendala yang lainnya. Kendala utama dalam pengambilan keputusan di Warung Ema yang teridentifikasi meliputi keterbatasan tenaga kerja, akses modal, pemasaran yang masih tradisional, serta lokasi usaha yang kurang strategis. Strategi yang dilakukan mencakup optimalisasi tenaga kerja keluarga untuk efisiensi, pemilihan pemasok bahan baku berdasarkan kualitas dan harga yang kompetitif, serta pemasaran berbasis "word of mouth." Kendati demikian, keterbatasan teknologi menjadi hambatan signifikan, terutama dalam memperluas pasar melalui digitalisasi. Lokasi yang sering berpindah akibat kebijakan pemerintah juga memengaruhi stabilitas usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi berbasis keluarga dan adaptasi lokal dapat mendukung keberlangsungan UMKM dalam situasi sulit. Namun, untuk mendorong keberlanjutan jangka panjang, penerapan teknologi digital, akses pendanaan yang lebih kompetitif, serta pelatihan pengelolaan usaha diperlukan. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi pelaku UMKM dalam mengelola kendala pengambilan keputusan serta mengoptimalkan peluang digitalisasi. Hasil penelitian ini juga menjadi referensi bagi studi lanjutan terkait inovasi strategi adaptasi di sektor UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.