Search Articles & Publications

Showing 169 articles found for "Additional"

Penerapan Metode Single Moving Average (SMA) Persediaan Jarum Suntik Pada Puskesmas Air Joman

Hasibuan, Azura Rahmadani, Ramdhan, William, Latiffani, Chitra
Abstract: Abstract: The Air Joman Health Center is a community health center that provides services in the form of medical services to the Air Joman community and its surroundings. Based on the observations made by the author, the… use of syringes at the Air Joman Health Center fluctuates every month consisting of 1 ml  syringes, 2.5 ml syringes, 3 ml syringes, 5 ml syringes and 10 ml syringes. After use, the syringe should not be reused and must be discarded. However, sometimes there are obstacles in serving patients, this is due to the limitations of syringes. The number of needles data can only be estimated from the number of available medical devices (stock), because the need for each month is different. This resulted in not all the needs of medical devices were met and there was often additional stock. To overcome problems regarding the processing of medical device stock data, assistance with forecasting is needed, which is the process of estimating future demand. The forecasting system is designed using the PHP programming language and MySQL database. Forecasting the supply of syringes at the Air Joman Health Center speeds up the cashier's work process to make reports because the forecasting system automatically produces forecasting results when the calculate button is clicked and prints the report. Keywords: Single Moving Average Method; Syringe Supplies; Joman Water Health Center.   Abstrak: Puskesmas Air Joman merupakan pusat kesehatan masyarakat yang memberikan pelayanan dalam bentuk jasa pengobatan kepada masyarakat Air Joman dan sekitarnya. Berdasarkan observasi yang dilakukan penulis, adapun penggunaan jarum suntik di Puskesmas Air Joman setiap bulan berfluktuasi yang terdiri atas jarum suntik 1 ml, jarum suntik 2,5 ml, jarum suntik 3 ml, jarum suntik 5 ml dan jarum suntik 10 ml. Setelah pemakaian, jarum suntik tidak boleh dipakai kembali dan harus dibuang. Namun, terkadang terjadi kendala dalam melayani pasien, hal ini disebabkan karena keterbatasan jarum suntik. Banyaknya data jarum suntik hanya bisa diperkirakan dari banyak atau sedikitnya alat kesehatan yang ada (stok), dikarenakan kebutuhan setiap bulan berbeda-beda. Hal ini mengakibatkan tidak semua kebutuhan alat kesehatan terpenuhi dan sering terjadi stok tambahan. Untuk mengatasi permasalahan mengenai pengolahan data stok alat kesehatan, maka dibutuhkan bantuan dengan peramalan (forecasting) yang merupakan proses pengestimasian permintaan di masa mendatang. Sistem peramalan tersebut dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Peramalan persediaan jarum suntik pada Puskesmas Air Joman mempercepat proses kerja Kasir untuk melakukan pembuatan laporan karena sistem peramalan secara otomatis menghasilkan hasil peramalan ketika diklik tombol hitung dan cetak laporan.   Kata Kunci: Metode Single Moving Average; Persediaan Jarum Suntik; Puskesmas Air Joman.  

Perancangan Sistem Keamanan File Transfer Protocol Dengan Secure Socket Layer Pada Server Centos 7

Tambunan, Alexander Theo Philus, Lubis, Adi Prijuna, Anggraini, Syartika
Abstract: Abstract: An advancement in communication technology currently has an influence on developments in data management in the joints of life, making the need for a media center something a must in digital archive storage. Data… ta will not always be stored in personal computers, but it would be better if there was a centralized data container to be a solution in storage media, in order to prevent data loss or data backup. The term network (network) is used when there are at least two or more devices that are connected to one another. To carry out data exchange in this network, a protocol is used that specifies how data is exchanged, and one of the most widely used protocols is the File Transfer Protocol (FTP). FTP  is generally useful as a means of exchanging files or data in a network. The FTP protocol is not secure enough, because when data transfer there is no security to protect it. Therefore the FTP protocol is necessary for additional security, by implementing the SSL security protocol or Secure Socket Layer Security protecting the FTP protocol during data transfer. SSL certificates are used for the purpose of handling the security of data packets transmitted over the network system. When SSL is activated, the server and client when the connection occurs will be encrypted so that the data cannot be seen by others.   Keywords: FTP; Network; Server; SSL     Abstrak: Suatu Kemajuan teknologi komunikasi saat ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan didalam pengelolaan data didalam sendi kehidupan, membuat kebutuhan akan media center menjadi sesuatu yang harus dalam penyimpanan arsip digital. Data tidak selamanya akan tersimpan di dalam personal computer saja tetapi akan lebih baik jika ada wadah data terpusat menjadi solusi dalam media penyimpanan, agar menjaga dari kehilangan data atau cadangan data. Istilah jaringan (network) dipakai apabila terdapat minimal dua atau lebih perangkat yang terhubungkan satu dengan yang lainnya. Untuk melaksanakn pertukaran data didalam jaringan ini, digunakan protocol yang menspesifikasikan bagaimana data dipertukarkan, dan salah satu protocol yang banyak digunakan adalah File Transfer Protocol (FTP). FTP umumnya bermanfaat sebagai sarana pertukaran file atau data dalam suatu network. Protokol FTP tidaklah cukup aman, dikarenakan ketika transfer data tidak ada keamanan untuk melindunginya. Maka dari itu protokol FTP perlu untuk penambahan keamanan, dengan menerapkan protokol keamanan SSL atau  Secure Socket Layer Security melindungi protokol FTP pada saat transfer data. Sertifikat SSL dimanfaatkan  untuk keperluan menangani keamanan paket data yang ditransmisikan melalui sistem jaringan. Ketika SSL diakatifkan, maka server dan client ketika terjadi koneksi akan ter enkripsi sehingga data yang ada tidak dapat untuk dilihat oleh orang lain.   Kata kunci: FTP;Network;  Server; SSL  

Revitalisasi Pertanian Berkelanjutan Melalui Jagung Komposit Dan Pengolahan Sampah Organik di Nagari Simpang Pasaman

Ekawati, Fitri, Suliansyah, Irfan, Yulistriani, Nurhasanah, Siti, Antika Sari, Yana, Syahputra, Risky, Syarafina, Zhafira
Abstract: Abstract: Nagari Simpang, Pasaman Regency, is an agrarian area where maize is the main commodity, cultivated using conventional practices that rely heavily on hybrid seeds and inorganic fertilizers. In the long term, this… s pattern leads to increased production costs, declining soil fertility, and low added value of agricultural products. In addition, suboptimal household waste management contributes to environmental pollution. This community service program aimed to revitalize a sustainable maize farming system through the integration of composite maize seeds and organic waste processing technology. The program was conducted from July to November 2025, involving approximately 30 farmers. The methods included an initial survey, program socialization, training on organic fertilizer production, establishment of a composite maize demonstration plot, and evaluation using pre-test and post-test. Data were analyzed using descriptive quantitative methods. The results showed an increase in participants’ understanding of composite maize seeds and improved skills in producing organic fertilizer. Higher post-test scores (3-4,2) compared to pre-test (1-2) indicate the effectiveness of the training and mentoring approaches. Additionally, there was an increase in community awareness regarding the utilization of organic waste. This program contributed to enhancing farmers’ capacity and independence and serves as an initial step toward developing a sustainable agriculture system based on local resources. Keywords: composite maize; household waste; community empowerment; sustainable agriculture; organic fertilizer   Abstrak: Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman merupakan wilayah agraris dengan komoditas utama jagung yang dikelola secara konvensional dan bergantung pada benih hibrida serta pupuk anorganik. Pola ini dalam jangka panjang menyebabkan peningkatan biaya produksi, penurunan kesuburan tanah, serta rendahnya nilai tambah hasil pertanian. Selain itu, pengelolaan limbah rumah tangga yang belum optimal berdampak pada pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merevitalisasi sistem pertanian jagung berkelanjutan melalui integrasi benih jagung komposit dan teknologi pengolahan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan selama Juli–November 2025 dengan melibatkan ±30 petani. Metode meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik, pembuatan demplot jagung komposit, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terkait benih jagung komposit serta peningkatan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik. Skor post-test yang lebih tinggi (3-4,2) dibandingkan pre-test (1-2) menunjukkan efektivitas metode pelatihan dan pendampingan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat terhadap pemanfaatan sampah organik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani serta menjadi langkah awal pengembangan sistem pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Kata kunci: jagung komposit; limbah rumah tangga; pemberdayaan masyarakat; pertanian berkelanjutan; pupuk organik  

Penguatan Kemandirian Pangan Rumah Tangga Melalui Hidroponik Vertikal Dan Pemasaran Digital Berbasis E-Commerce

Ayu, Fitri, Maharmi, Benriwati, Yasri, Desi, Ginting, Jesaja, Ermawati, Kurniawan Putra, Jean Riko, Nurhasnah
Abstract: Abstract:  Urban household food security is still constrained by limited land availability and a high dependence on external supply. A community service program conducted in Berkah Family Village Housing, Kubang Jaya Village,… llage, aims to enhance food self-sufficiency through vertical hydroponics, organic waste processing, and e-commerce–based digital marketing training. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program increased hydroponic knowledge from 30% to 85%, assembly skills from 15% to 80%, plant maintenance understanding from 25% to 78%, and e-commerce skills from 0% to 75%. A single hydroponic tower produces 7.2–14 kg per cycle, with potential income ranging from IDR 435,000 (pakcoy) to IDR 1,400,000 (lettuce). Kale can be harvested continuously for more than one year every 7–10 days, yielding an average of 105 grams per plant and generating up to IDR 1,100,000 per harvest. Additionally, 20 households are able to process kitchen waste into liquid fertilizer. Overall, the program has proven effective in strengthening household food security and economic resilience while supporting the achievement of the SDGs. Keywords: community empowerment; family food security; organic waste processing; urban farming; vertical hydroponics   Abstrak: Ketahanan pangan keluarga di perkotaan masih terkendala keterbatasan lahan dan tingginya ketergantungan pada pasokan luar. Program pengabdian di Perumahan Berkah Family Village, Desa Kubang Jaya, bertujuan meningkatkan kemandirian pangan melalui hidroponik vertikal, pengolahan limbah organik, dan pelatihan pemasaran digital berbasis e-commerce. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), terjadi peningkatan pengetahuan hidroponik dari 30% menjadi 85%, keterampilan perakitan dari 15% menjadi 80%, pemahaman perawatan tanaman dari 25% menjadi 78%, serta kemampuan e-commerce dari 0% menjadi 75%. Satu unit tower hidroponik menghasilkan 7,2–14 kg per siklus dengan potensi pendapatan Rp. 435.000 (pakcoy) hingga Rp. 1.400.000 (selada). Tanaman kale dapat dipanen berkelanjutan sampai lebih satu tahun, tiap 7–10 hari dengan rata-rata 105 gram per tanaman dan potensi Rp.1.100.000 per panen. Sebanyak 20 keluarga juga mampu mengolah limbah dapur menjadi pupuk cair, sehingga program ini efektif memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga serta mendukung SDGs. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; ketahanan pangan keluarga; pengolahan limbah organik; pertanian perkotaan; hidroponik vertikal

Peningkatan Literasi Digital Bagi Guru SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai Dalam Mencegah Dan Mengatasi Cybercrime

Siregar, Iqbal Kamil, Endra Saputra
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology in education presents significant benefits, but it also introduces serious challenges in the form of increasing threats of Cybercrime. Teachers at SD Negeri 132408 Kota&#8230; ta Tanjungbalai, as the frontline of education, often lack an adequate understanding of digital literacy and how to handle cybercrimes, such as the spread of false information, data theft, and violations of digital ethics. This community service activity aims to enhance the digital literacy capacity of teachers in preventing and addressing Cybercrime within the school environment. The methods used include intensive training, group discussions, case studies, and practical simulations, implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The solutions offered encompass providing digital literacy materials, Cybercrime prevention training, and developing practical guidelines. Evaluation results show that teacher understanding increased significantly, with the average score rising from 45 to 78 (p<0.05). The targeted outputs of this activity are the publication of a scientific article in a Sinta 5 accredited national journal as a mandatory output, and a popular article in mass media as an additional output. This activity is expected to increase teachers' awareness and skills in creating a safe and healthy digital education environment. Keywords: cybercrime; digital literacy; education; elementary school teachers; training   Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan menghadirkan manfaat besar, namun juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya ancaman Cybercrime. Guru di SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai, sebagai garda terdepan pendidikan, seringkali belum memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi digital dan cara menghadapi kejahatan siber, seperti penyebaran informasi palsu, pencurian data, dan pelanggaran etika digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital guru dalam mencegah dan mengatasi Cybercrime di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan intensif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik, yang dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Solusi yang ditawarkan mencakup pemberian materi literasi digital, pelatihan pencegahan Cybercrime, dan penyusunan panduan praktis. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari skor rata-rata 45 menjadi 78 (p<0.05). Target luaran dari kegiatan ini adalah publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 5 sebagai luaran wajib, dan artikel di media massa sebagai luaran tambahan. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan digital yang aman dan sehat. Kata kunci: cybercrime; guru sd; literasi digital; pelatihan; pendidikan

Implementasi Sistem Informasi Zis Berbasis Web Untuk Transparansi Di Masjid Al-Ikhlas Bandung

Rahman, Atep Aulia, Purnama, Adi, Indriani, Prasetyo, Bagus Alit, Fauzi, Esa, Kusramdani, Rizky, Candimadam, Tumaruk, Andry Septian Syahputra
Abstract: Abstract: This community service activity aims to improve the transparency and efficiency of zakat, infaq, and shadaqah (ZIS) management at Al-Ikhlas Mosque, Bandung Regency, through the implementation of a web-based information&#8230; ormation system. The main problem faced by the partner was the manual and unstructured recording and reporting process, as well as the low accessibility of information for congregants. The methods used included consultation to identify needs, science and technology substitution to implement modern systems, and technical training for mosque administrators. The results showed that the administrators were able to operate the system independently, with a level of understanding reaching 93.5% with an average evaluation score of 3.74 out of 4. The developed information system supports transaction recording, financial reporting, and transparent ZIS fund distribution. Additionally, the activity produced outputs in the form of a web application, digital training modules, and technical documentation that can be used sustainably. This program contributes significantly to strengthening accountability and congregational engagement in religious social fund management. Keywords: accountability; information system; training; web application; zakat   Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) di Masjid Al-Ikhlas Kab. Bandung melalui implementasi sistem informasi berbasis website. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah proses pencatatan dan pelaporan manual yang tidak terstruktur serta rendahnya akses informasi bagi jamaah. Metode yang digunakan meliputi konsultasi untuk identifikasi kebutuhan, substitusi ipteks untuk penerapan teknologi, serta pelatihan teknis untuk pengurus masjid. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus masjid mampu mengoperasikan sistem secara mandiri dengan tingkat pemahaman mencapai 93.5% dengan skor rata-rata evaluasi sebesar 3.74 dari 4. Sistem informasi yang dikembangkan mendukung pencatatan transaksi, pelaporan keuangan, serta transparansi distribusi dana ZIS. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa aplikasi web, modul pelatihan digital, dan dokumentasi teknis yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat akuntabilitas dan keterlibatan jamaah dalam pengelolaan dana sosial keagamaan. Kata kunci: akuntabilitas; aplikasi web; pelatihan; sistem informasi; zakat

Strategi Memulai dan Mengembangkan UMKM Yang Berkelanjutan di Desa Kertarahayu

Supratno, Setyo
Abstract: This seminar aimed to enhance the understanding of MSME entrepreneurs in business planning, digital marketing, financial recording, and e-commerce utilization.The program began with identifying the needs of MSMEs through&#8230; observation and discussions, revealing key challenges such as a lack of understanding of long-term business strategies, reliance on traditional marketing methods, and low awareness of systematic financial recording. Additionally, e-commerce platforms had not been optimally utilized. The seminar featured academics, business practitioners, and digital marketing experts who covered topics on sustainable business strategies, digital marketing, financial recording, and e-commerce utilization. The results indicated that participants recognized the importance of digital marketing and personal branding as key strategies to enhance business competitiveness. Understanding of business startup strategies and digital marketing was also relatively strong, while digital financial recording remained a challenge that required further attention. MSMEs in Kertarahayu Village are expected to grow and become more competitive in the digital era. Keywords: business sustainability; digital marketing; e-commerce; financial recording; MSMEs   Abstrak: Seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam perencanaan usaha, pemasaran digital, pencatatan keuangan, dan pemanfaatan e-commerce. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan UMKM melalui observasi dan diskusi, yang mengungkap kendala seperti kurangnya pemahaman strategi bisnis jangka panjang, ketergantungan pada pemasaran tradisional, serta rendahnya kesadaran akan pencatatan keuangan yang rapi. Selain itu, platform e-commerce belum dimanfaatkan secara optimal. Seminar ini menghadirkan akademisi, praktisi bisnis, dan ahli digital marketing yang membahas strategi bisnis berkelanjutan, digital marketing, pencatatan keuangan digital, dan pemanfaatan e-commerce. Hasil seminar menunjukkan bahwa peserta memahami pentingnya pemasaran digital dan personal branding sebagai strategi utama dalam meningkatkan daya saing usaha. Pemahaman terhadap strategi memulai usaha dan digital marketing juga cukup baik, tetapi pencatatan keuangan digital masih menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. UMKM di Desa Kertarahayu diharapkan dapat lebih berkembang dan berdaya saing di era digital Kata kunci: keberlanjutan bisnis; pemasaran digital; e-commerce; pencatatan keuangan; UMKM

Counseling and Training to Improve The Level of Dental and Oral Health in Junior High School Taman Siswa Belawan Medan

Manja, Cek Dara, Nasution, Rini Octavia, Kartika, Dewi, Sitanggang, Maria NH
Abstract: SMP Taman Siswa Belawan Medan, North Sumatra, faces significant dental and oral health issues, particularly among students who suffer from cavities and periodontal problems. Additionally, anxiety about dental visits and&#8230; radiographic examinations further complicates efforts to improve oral health. This community service program aims to enhance knowledge and skills related to oral health through counseling, proper tooth-brushing training, and intra-oral radiographic examinations. The program was conducted in two phases: the first phase involved counseling and training, while the second phase focused on evaluation. The evaluation results indicated a significant increase in knowledge. In the pre-test, 28% of students had good knowledge, 56.67% had sufficient knowledge, and 15.33% had poor knowledge; following the intervention, 60% had good knowledge, 30.67% had sufficient knowledge, and 9.33% had poor knowledge. For teachers, the pre-test showed 52.94% with good knowledge, 47.06% with sufficient knowledge, and 0% with poor knowledge, which increased to 100% with good knowledge in the post-test. This program was effective in raising awareness and knowledge about oral hygiene, cavity prevention, and the importance of dental check-ups, which ultimately contributed to reducing the prevalence of dental problems among students and teachers, thereby improving overall oral health. Keywords: Counseling, Dental and Oral Health, Training    Abstrak: SMP Taman Siswa Belawan Medan, Sumatera Utara, menghadapi masalah kesehatan gigi dan mulut, terutama di kalangan siswa, yang banyak menderita gigi berlubang dan gangguan jaringan periodontal. Selain itu, kecemasan terhadap kunjungan ke dokter gigi dan pemeriksaan radiografi juga menjadi hambatan dalam upaya perbaikan kesehatan gigi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan gigi melalui penyuluhan, pelatihan cara menyikat gigi yang benar, serta pemeriksaan radiografi intra-oral. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama berupa penyuluhan dan pelatihan, sedangkan tahap kedua adalah evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Pada pretest, 28% siswa memiliki pengetahuan yang baik, 56.67% cukup, dan 15.33% kurang; sedangkan pada post-test, 60% memiliki pengetahuan baik, 30.67% cukup, dan 9.33% kurang. Pada guru, hasil pretest menunjukkan 52.94% memiliki pengetahuan baik, 47.06% cukup, dan 0% kurang, yang meningkat menjadi 100% pada post-test. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut, pencegahan gigi berlubang, serta pentingnya pemeriksaan gigi, yang pada akhirnya dapat menurunkan prevalensi masalah gigi di kalangan siswa dan guru serta meningkatkan kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan.   Kata kunci: Kesehatan Gigi dan Mulut, Penyuluhan, Pelatihan

Implementation of Solar-Powered Water Pump and Monitoring System for Hydroponic Urban Farming

Marindra, Adi Mahmud Jaya, Santaki, Dwi Surya, Kurniawan, Deny, Maulana, Ferdian Ilham, Widjaksana, Raihan Adji, Amzari, Muhammad Irham, Saputra, Pandu Jati Bayu, Minggus, Chenny Azalia Eka Putri, Fauzan, Rafi
Abstract: Hydroponic farming is gaining popularity in urban areas due to its efficient resource usage and high, clean yields. However, systems like the Nutrient Film Technique (NFT) rely on electric pumps for continuous nutrient circulation,&#8230; irculation, making them vulnerable to extended power outages that can disrupt plant nutrition and lead to crop failure. The purpose of this activity is to address the issue of power outages that impacted the hydroponic gardens of the Women Farmers Group (KWT) Sepinggan Raya, Balikpapan, by implementing a solar-powered water pump and a water quality monitoring system. The program consisted of an initial survey, system development and installation, and training sessions on system operation and maintenance. Results indicate that the implementation of the solar pump and monitoring system improves hydroponic productivity while reducing operational costs previously dependent on the national electricity grid. Additionally, the project empowered the local women's group with renewable energy knowledge and modern farming technologies, promoting sustainable urban agriculture practices. Keywords: application of technologies; hydroponic; renewable energy; urban farming; water quality monitoring   Abstrak: Pertanian hidroponik semakin populer di area perkotaan yang memiliki keterbatasan ruang karena efisiensi sumber daya dan hasil panen yang tinggi. Namun, sistem hidroponik seperti Nutrient Film Technique (NFT) sangat bergantung pada pompa listrik untuk sirkulasi air nutrisi secara berkelanjutan. Pemadaman listrik yang berkepanjangan dapat mengganggu suplai nutrisi dan berpotensi menyebabkan kegagalan panen. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan padamnya listrik yang terjadi di kebun hidroponik Kelompok Wanita Tani (KWT) Sepinggan Raya, Balikpapan dengan menerapkan pompa air tenaga surya dan sistem pemantauan kualitas air. Kegiatan meliputi survei awal, pengembangan dan instalasi sistem, serta pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan teknologi bagi para petani. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini meningkatkan produktivitas kebun hidroponik dan mengurangi ketergantungan terhadap jaringan listrik nasional (PLN). Selain itu, proyek ini memberdayakan kelompok tani dengan pengetahuan tentang energi terbarukan dan teknologi pertanian modern, mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan di lingkungan urban. Kata kunci: energi baru terbarukan; hidroponik; monitoring kualitas air; penerapan teknologi; urban farming

Pelatihan Pengembangan Game Dengan Unreal Engine Sebagai Solusi Peningkatan Keterampilan Teknologi di SMK N 8 Pekanbaru

Nasution, Nurliana, Nasution, Feldiansyah, Hasan, Mhd Arief, Fajar, Muhammad Al
Abstract: SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are&#8230; not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry. Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students   Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game. Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan;  pengembangan game; siswa SMK; unreal engine