Search Articles & Publications

Showing 1197 articles found for "Deskriptif"

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas IV Dan V SDN Sukatani 2 Kabupaten Tangerang

Annisa Maulinda, Inna Sholihati, Ayu Pratiwi
Abstract: Masa remaja wanita dikenal sebagai periode tertentu yang ditandai dengan datangnya menarche (menstruasi pertama). Pengetahuan yang kurang menyebabkan Remaja putri sering mengaitkan menstruasi dengan rasa nyeri, yang dapat… t menimbulkan kecemasan saat mempersiapkan menarche. Untuk menganalisis adanya hubungan  tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan siswi kelas IV dan V dengan kesiapan dalam menghadapi menarche di SD Negeri Sukatani 2 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini adalah deskriptif analitik dan analisis kuantitatif, desain pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 60 responden dengan teknik total sampling. Hasil Penelitian: Dari hasil uji chi square diperoleh nilai uji P -value tingkat pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche p= 0,000 dan  nilai uji P -value tingkat kecemasn dengan kesiapan menghadapi menarche p= 0,000. Ada hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan anak dengan kesiapan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas IV dan V di SDN Sukatani 2 Kabupaten Tangerang.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Sanitasi STBM Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023

Dea Ananda, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Pendahuluan: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan tanda peningkatan kesehatan masyarakat menuju kemandirian higiene dan sanitasi yang maksimal. Pelaksanaan program STBM terdiri dari lima pilar, yaitu: hentikan… tikan buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), bersihkan air dan makanan rumah tangga (PAM RT), pembuangan limbah cair rumah tangga yang benar dan aman. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 42 responden. Analisis data: Analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa Rajeg Mulya, bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki p-value sebesar (0.000). Pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di desa Rajeg Mulya masih kurang.   Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Gambaran Bakteri Escherichia Coli Pada Jajanan Gorengan Di Sepanjang Jalan Tlogosari Raya Semarang

Septiyasari, Errina, Sofyanita, Eko Naning
Abstract: Gorengan merupakan makanan yang digoreng menggunakan minyak. Lokasi pedagang gorengan di sepanjang Jalan Tlogosari Raya Semarang yang berada di pinggir jalan dan kurangnya perhatian pedagang terhadap kebersihan dapat menimbulkan… imbulkan kontaminasi kuman terhadap gorengan. Salah satu bakteri yang potensial mencemari makanan adalah Escherichia coli.  E coli merupakan flora normal berbentuk batang gram negatif di dalam saluran pencernaan hewan dan manusia. Bakteri E coli  dapat berasifat patogen jika jumlah bakteri dalam saluran pencernaan meningkat atau berada di luar usus. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan kriteria penelitian deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Hasil Penelitian yang didapat Dari 7 sampel yang diperiksa, sebanyak 1 sampel (14,29%) tercemar bakteri Escherichia coli, dan 6 sampel (75%) lainnya tidak tecemar  bakteri Escherichia coli. Satu sampel tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1096/Menkes/Per/VI/2011 karena mengandung bakteri Escherichia coli > 0/gram sampel makanan. Dari hasil observasi didapatkan sebanyak 1 sampel (14,29%) pedagang gorengan yang mempunyai kriteria tingkan hygiene dan sanitasi yang baik. Sedangkan 6 sampel (85,71%) lainnya memiliki kriteria tingkat hygiene dan sanitasi yang sedang.

Tipe Anemia Berdasarkan Indeks Eritrosit Pasien Inpartu di RSUD K.R.T. Setjonegoro Wonosobo Tahun 2022

Retno Kurniawati, Maulana, Mochamad Rizal
Abstract: Salah satu penyebab kematian ibu adalah anemia akibat perubahan hematologis selama masa kehamilan. Pemeriksaan indeks eritrosit sebelum proses persalinan (inpartu) perlu dilakukan untuk mengetahui tipe anemia sehingga dapat… pat mengantisipasi komplikasi persalinan dan menentukan penanganan yang tepat. Faktor-faktor yang memengaruhi nilai indeks eritrosit meliputi usia pasien, jumlah paritas, usia kehamilan, jarak kehamilan, serta asupan nutrisi dan zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe anemia berdasarkan nilai indeks eritrosit pada pasien inpartu di RSUD K.R.T. Setjonegoro Wonosobo Periode Januari–Desember Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data sejumlah 135 sampel diperoleh dari rekam medis dan hasil pemeriksaan darah rutin (MCV,MCH, dan MCHC). Pengolahan dan analisis data menggunakan Microsoft Excel 2010 dan IBM Statistics SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe anemia didominasi oleh normositik normokromik 62,2%, mikrositik hipokromik 37,0%, dan makrositik normokromik 0,7%. Pasien dengan usia berisiko didominasi normositik normokromik 65,6%, sedangkan usia tidak berisiko didominasi normositik normokromik 61,2%. Pasien dengan jumlah paritas berisiko didominasi normositik normokromik 78,6%, sedangkan usia tidak berisiko didominasi normositik normokromik 57,9%.

Gambaran Nilai Hematokrit Sebelum Dan Sesudah Donor Darah Di UDD PMI Kabupaten Cilacap

Aniesa Izzatun Nafsi, Sofyanita, Eko Naning
Abstract: Donor darah merupakan tahap pengambilan darah dari seseorang secara sukarela dan disimpan di bank darah sebagai stok darah yang nanti dipakai untuk mentransfusikan darah. Hematokrit (Hct) adalah persentase jumlah sel darah… ah merah atas jumlah keseluruhan darah. Nilai normal untuk pria 40-48% dan untuk wanita 37-43%. Nilai hematokrit dapat digunakan sebagai tes skrining sederhana untuk anemia, sebagai referensi kalibrasi untuk metode otomatis hitung sel darah dan membimbing keakuratan pengukuran hemoglobin. Mengetahui hasil nilai hematokrit sebelum dan sesudah donor darah di UDD PMI Kabupaten Cilacap. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan kriteria penelitian deskriptif serta menggunakan pendekatan cross sectional dan menggunakan data primer. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 30 responden yaitu sebelum donor darah didapatkan paling tinggi yaitu jenis kelamin laki-laki dengan kategori normal sebanyak 16 pendonor (53,3%), sedangkan sesudah donor didapatkan paling tinggi yaitu jenis kelamin laki-laki dengan kategori normal sebanyak 15 pendonor (50%). Sebelum donor darah berdasarkan usia didapatkan pendonor terbanyak berusia 22-44 tahun (dewasa) memiliki nilai Hct normal sebanyak 13 pendonor (43,4%) dan sesudah donor pendonor terbanyak berusia 22-44 tahun (dewasa) memiliki nilai Hct normal sebanyak 10 pendonor (33,3%). Penelitian yang dilakukan di UDD PMI Kabupaten Cilacap dengan total 30 responden disimpulkan bahwa rata-rata nilai hematokrit sebelum donor darah adalah 43,3% dan sesudah donor darah adalah 40,2%. Jadi tidak ada hubungan nilai hematokrit dengan sebelum dan sesudah donor darah.

Hasil Uji Quality Control Produk Fresh Frozen Plasma (FFP) Di UDD PMI Kota Semarang Tahun 2022

I Made Wisnu Darma Putra, Eko Naning Sofyanita
Abstract: Darah dan produk darah berperan penting dalam pelayanan kesehatan, sehingga harus dijamin dengan sistem manajemen mutu yang baik. Untuk memastikan bahwa produk darah sesuai dengan standar mutunya dengan melakukan Quality… Control produk darah salah satunya produk Fresh Frozen Plasma. Produk FFP dinyatakan lulus QC jika memenuhi 5 parameter pemeriksaan yaitu, volume, faktor VIII, residual cells, kebocoran dan perubahan visual. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dengan metode random sampling sebanyak 1% dari total produk FFP di UDD PMI Kota Semarang Tahun 2022. Hasil kelulusan QC FFP tahun 2022 yang diperoleh dari 48 sampel yaitu 48 sampel (100%) untuk volume, 41 sampel (85%) untuk faktor VIII, 48 sampel (100%) untuk residual cells, 48 sampel (100%) untuk kebocoran dan 48 sampel (100%) untuk perubahan visual. Hasil QC FFP secara keseluruhan yang lulus selama satu tahun sebanyak 41 sampel (85%). Produk FFP di UDD PMI Kota Semarang pada tahun 2022 memiliki kualitas yang baik sesuai dengan standar 5 parameter pemeriksaan, yaitu volume, faktor VIII, residual cells, kebocoran kantong dan perubahan visual.

The Role Of Reciprocity of The Nyumbang Tradition In Wedding Celebrations Of Javanese Ethnic Communities In The Village Loyal Bandar

Dinda Auliya, Zanrison Naibaho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi tradisi donasi dalam perayaan pernikahan, peran dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan timbal balik… ik dalam tradisi yang berkontribusi pada masyarakat etnis Jawa di Desa Bandar Setia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi donasi adalah praktik timbal balik berdasarkan kewajiban memberi, menerima, dan membalas. Donasi diberikan dalam bentuk uang, barang, atau tenaga sebagai dukungan kepada penyelenggara perayaan pernikahan. Tradisi ini tidak hanya berfungsi meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan memperkuat jaringan sosial antar warga. Mekanisme respons yang tertunda membuat hubungan timbal balik berlangsung secara berkelanjutan. Keberlanjutan tradisi donasi dipengaruhi oleh kebiasaan turun-temurun, hubungan kekerabatan, serta kondisi ekonomi masyarakat. Meskipun mengalami penyesuaian akibat perubahan zaman, tradisi ini tetap bertahan karena didukung oleh nilai-nilai kebersamaan dan identitas budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Implementasi Model Pembelajaran TOS (Teaching With Ordered Sequence Of Pictures) Gambar (Picture And Picture) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen

Miserikordias Domini Manurung, Bangun Munthe, Justinos Ray Nainggolan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Tos (Teaching with Ordered Sequence of Pictures)  Gambar (picture and picture) terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen… en siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan. Latar belakang penelitian ini adaah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan kurangnya inovasi guru daam menerapkan model pembelajaran, sehingga masih dominan menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adaah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasiona. Popuasi penelitian adaah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Uuan yang berjumlah 31 orang, sekaigus dijadikan sampel dengan teknik tota sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skaa Likert. Variabel bebas (X) adaah implementasi model pembelajaran Tos Gambar, sedangkan variabel terikat (Y) adaah minat belajar siswa. Anaisis data menggunakan uji vaiditas, reliabilitas, uji normaitas, koefisien korelasi, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Tos Gambar berada pada kategori sangat berpengaruh, demikian pua minat belajar siswa juga berada pada kategori sangat berpengaruh. Uji korelasi diperoleh nilai r = 0,43 dengan koefisien determinasi sebesar 18,5%, yang berarti implementasi model pembelajaran Tos Gambar memberikan pengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran Tos Gambar berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan.

Fungsi Akronim Dalam Komunikasi Media Sosial Mahasiswa PBI FKIP UHKBPNP Angkatan 2023 PB A1

Gresia Wulan Sari Simbolon, Novita Marpaung, Herlina Desiani Siregar
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas,… tas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.    

Analisis Wacana Kritis Pada Berita Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik Ke Warga Korban Banjir Aceh Utara

Gresia Wulan Sari Simbolon, Lovia Lidya Tondang
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana dalam teks berita berjudul “Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Korban Banjir Aceh Utara” yang dimuat di media daring detiknews menggunakan pendekatan… katan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca, simak, dan catat. Analisis difokuskan pada tiga dimensi struktur teks, yaitu makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat makrostruktur, berita menonjolkan tema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kepedulian Telkomsel terhadap korban bencana. Pada superstruktur, susunan teks disajikan secara sistematis mulai dari pembukaan hingga penutup untuk membangun citra positif perusahaan. Sementara itu, pada mikrostruktur, pemilihan diksi, bentuk kalimat aktif, serta strategi retoris digunakan untuk menegaskan peran Telkomsel sebagai aktor sosial yang responsif dan empatik. Dengan demikian, teks berita tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampai informasi, tetapi juga sebagai media pencitraan korporasi melalui wacana kemanusiaan.