Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

Gambaran Pemahaman dan Sikap Penerimaan Lansia di Sekolah Lansia "Gema Lantang" Kota Samarinda

Hanny Aulia Putri, Dian Ardyanti, Andry Rachmadani, Joko Sapto Pramono
Abstract: Sekolah Lansia merupakan salah satu bentuk pendidikan non-formal yang dikembangkan BKKBN untuk memberdayakan lanjut usia (lansia) agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di tengah meningkatnya jumlah penduduk lansia… sia di Indonesia. Selama ini, keberhasilan program tersebut lebih banyak diukur dari tingkat kehadiran peserta, sementara aspek bagaimana lansia benar-benar memahami dan menerima materi yang diajarkan belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman dan sikap penerimaan lansia terhadap materi pembelajaran yang diberikan pada Program Sekolah Lansia “Gema Lantang” di Kelurahan Sindang Sari Kota Samarinda. Desain penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan enam informan (empat informan utama, satu informan kunci, satu informan pendukung) yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman dan sikap lansia baik terhadap materi yang diberikan selama program berlangsung, tercermin dari rasa senang, antusiasme, dan kebanggaan mengikuti program, kendati sebagian informan sempat terkendala pendengaran yang kemudian diatasi secara mandiri melalui interaksi dengan sesama peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya metode penyampaian yang adaptif agar materi Sekolah Lansia dapat diterima secara optimal oleh peserta lanjut usia.

Pengaruh Transparansi, Kompetensi Pemerintah Desa, Aksesibilitas Laporan Keuangan Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Silo Kabupaten Jember

Irfan Ainun Habibi, Diana Dwi Astuti, Helmi Agus Salim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi, kompetensi pemerintah desa, aksesibilitas laporan keuangan, dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Silo, Kabupaten… bupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 56 perangkat desa. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya transparansi yang berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan kompetensi pemerintah desa, aksesibilitas laporan keuangan, dan partisipasi masyarakat tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,582. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Silo.

Tingkat Cemaran Timbal (Pb) Pada Air Sungai Di Kota Jayapura Sebagai Indikator Risiko Lingkungan

Wahyukumalasari, Sri Herawati, Dasima Aziz Rahim
Abstract: Sungai perkotaan berperan penting sebagai sumber daya lingkungan dan penopang aktivitas masyarakat, namun rentan terhadap pencemaran akibat tekanan aktivitas antropogenik. Salah satu pencemar yang berbahaya dan bersifat… persisten adalah logam berat timbal (Pb), yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis dan risiko kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat cemaran timbal (Pb) pada air sungai di Kota Jayapura serta menjadikannya sebagai indikator risiko lingkungan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan bersifat eksploratif. Sampel air diambil secara grab sampling dari empat sungai di Kota Jayapura, yaitu Sungai Acai, Sungai Entrop, Sungai Hanyaan, dan Sungai Siborongonyi. Analisis kadar timbal dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel air sungai mengandung timbal dengan konsentrasi yang melampaui baku mutu kualitas air sungai nasional sebesar 0,03 mg/L. Kadar timbal tertinggi ditemukan pada Sungai Siborongonyi sebesar 0,69 mg/L, diikuti Sungai Hanyaan sebesar 0,37 mg/L, Sungai Acai sebesar 0,29 mg/L, dan Sungai Entrop sebesar 0,18 mg/L. Variasi kadar timbal antar sungai menunjukkan perbedaan tingkat tekanan lingkungan yang diterima masing-masing badan air. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa sungai-sungai di Kota Jayapura telah mengalami cemaran timbal yang signifikan dan berpotensi menimbulkan risiko lingkungan serta kesehatan masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran awal kondisi kualitas air sungai di Kota Jayapura dan dapat digunakan sebagai dasar pemantauan lingkungan serta peringatan dini terhadap degradasi kualitas perairan perkotaan  

Gambaran Kesiapan Berhenti Merokok pada Perokok di Desa Puuwonggia, Kabupaten Konawe Utara Tahun 2026

Handayani, Listy, Paridah
Abstract: Kebiasaan merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena menimbulkan ketergantungan, meningkatkan risiko penyakit, dan menyebabkan paparan asap rokok pada anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan menggambarkan… an kesiapan berhenti merokok pada perokok di Desa Puuwonggia, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2026 di Desa Puuwonggia, Konawe Utara. Populasi dan sampel terdiri atas 47 rumah tangga yang memiliki anggota keluarga perokok dan dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40,4% perokok pernah mencoba berhenti dalam 12 bulan terakhir, sedangkan 57,4% belum pernah mencoba. Sebanyak 51,1% perokok belum mau berubah dan 48,9% baru bersedia mengurangi jumlah rokok, sementara tidak ada perokok yang menyatakan siap berhenti sepenuhnya. Penyebab utama kegagalan berhenti merokok adalah ketagihan atau rasa gelisah dan pengaruh lingkungan teman atau tempat kerja, masing-masing sebesar 33,3%. Dukungan yang paling banyak dibutuhkan adalah komitmen keluarga dan pembatasan tempat merokok, masing-masing sebesar 31,15%. Kesiapan berhenti merokok masih rendah sehingga diperlukan konseling motivasional, dukungan keluarga, pelayanan berhenti merokok di puskesmas, dan penerapan rumah bebas asap rokok

Pengaruh Durasi Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Komunikasi Interpersonal Remaja Di SMK Az-Zahra

Muhammad Ali Murtadho, Fajar Diah Astuti
Abstract: Perubahan komunikasi yang dipicu oleh media sosial tidak hanya terbatas pada kecepatan dan aksesibilitas, tetapi juga mencakup perubahan dalam bahasa, gaya komunikasi, dan norma sosial. Namun, di sisi lain, penggunaan media&#8230; dia sosial yang intens juga dapat memengaruhi kemampuan komunikasi langsung, seperti kemampuan berbicara secara tatap muka atau memahami isyarat nonverbal, yang merupakan elemen penting dalam komunikasi tradisional. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penurunan kualitas interaksi sosial secara langsung di kalangan remaja (Khairiah et al., 2025). Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross-sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Tehnik Random Sampling dengan total sampel sebanyak 111 remaja. Penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa kueioner durasi penggunaaan media sosial dan komunikasi interpersonal. Hasil: Penelitian ini menunjukan mayorirtas durasi penggunaan media sosial instagram tinggi sebanyak 51 responden (46,%). Dan hasirl penenlitian mayorirtas mengalami pola komunikasi interpersonal berpengaruh sebanyak 64 responden (57.7%). Hasil uji Chi-square tets menunjukan nilai p-value 0,001 < α 0,005 serhirngga Ha dirterrirma dan Ho dirtolak yang artirnya ada pengaruh durasi penggunaan sosial media instagram terhadap perubahan komunikasi remaja di SMK Az Zahra Sepatan.

Gambaran Jenis Bahan Tambahan Pangan Pada Jajanan Ultra-Processed Food Siswa Sekolah Dasar

Paridah, Irma Yunawati, Nurhijrianti Akib, Akifah
Abstract: Identifikasi golongan dan jenis BTP pada jajanan UPF di lingkungan sekolah penting dilakukan sebagai dasar pengawasan keamanan pangan dan edukasi pemilihan jajanan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan jenis&#8230; s jajanan UPF serta golongan dan jenis bahan tambahan pangan yang terdapat pada jajanan UPF yang tersedia di kantin SD Negeri 56 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif observasional yang dilaksanakan di SD Negeri 56 Kendari pada tahun 2026. Sampel penelitian sebanyak 28 produk jajanan UPF yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan identifikasi komposisi pada label pangan. Produk diklasifikasikan berdasarkan sistem NOVA, sedangkan bahan tambahan pangan diidentifikasi mengacu pada Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok jajanan yang paling banyak tersedia adalah biskuit/wafer, diikuti snack, mi instan, permen, minuman, cokelat, dan produk olahan lainnya. Golongan bahan tambahan pangan yang paling banyak ditemukan adalah pengemulsi, diikuti perisa, pewarna, penguat rasa (MSG), pengawet, pemanis, pengatur keasaman, dan pengembang. Jenis bahan tambahan pangan yang teridentifikasi antara lain lesitin kedelai, perisa sintetik, perisa identik alami, monosodium glutamat, tartrazin, kalium sorbat, sulfit, karmin, beta-karoten, annatto, asam sitrat, gelatin sapi, pektin, dan vanila. Jajanan yang tersedia di kantin SD Negeri 56 Kendari didominasi oleh produk UPF yang mengandung beragam golongan dan jenis bahan tambahan pangan. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pemangku kepentingan dalam memperkuat pengawasan keamanan pangan serta meningkatkan edukasi pemilihan jajanan yang lebih sehat bagi anak sekolah.

Peningkatan Hasil Belajar Pada Materi Ilmu Pengetahuan Alam Sosial Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan Dengan Wordwall Pada Peserta Didik Kelas V

Sumitri Romaito Pane, Hizmi Wardani, Khairina Ulfa Syaimi, Masdewani Siregar, Siti Aisyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPAS materi Harmoni dalam Ekosistem kelas V dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbatuan media Wordwall. Penelitian tindakan&#8230; kan kelas ini dilaksanakan secara daring dengan menggunakan whatsaap, google meet, dan Wordwall sebagai media evaluasi. Dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan di awali terlebih dahulu dengan siklus pra Tindakan. Subyek penelitian berjumlah 30 siswa, Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis kuantitatif untuk membandingkan peningkatan hasil belajar peserta didik. Sedangkan kualitatif dilakukan dengan cara membandingkan proses belajar yang dilakukan guru dan peserta didik saat menggunakan model PBL. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui, observasi, angket, dan tes. Berdasarkan ketuntasan hasil belajar pada siklus 1 dan 2 menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan, pada siklus 1 presentase yang tuntas 90% tidak tuntas 10% sedangkan pada siklus 2 terdapat 100% tuntas 0 % tidak tuntas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan peningkatkan presentase hasil belajar siswa pada pembelajaran sosiologi dengan model pembelajaran Problem Based learning (PBL) berbantuan media Wordwall.

Digital Transformation and Human Capital Development: The Role of Digital Leadership, Employee Agility, and Sustainable Performance

Syarifuddin, Syarifuddin, Siraj, Muhammad Luthfi, Gultom, Fahrian Arsyam, Zulfikar, Ramadhan, Muhammad Novrizal
Abstract: Digital transformation has become a strategic priority for organizations seeking to enhance competitiveness and achieve sustainable performance in dynamic business environments. This study examines the effect of digital&#8230; leadership on sustainable performance through the mediating role of employee agility within the context of human capital development. A quantitative explanatory approach was employed using survey data collected from employees involved in digital transformation initiatives. Data were gathered through a structured questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to assess the direct and indirect relationships among the proposed constructs. The findings indicate that digital leadership significantly enhances employee agility by fostering adaptability, continuous learning, and responsiveness to technological change. Employee agility was found to have a strong positive effect on sustainable performance, suggesting that agile employees contribute substantially to organizational resilience, innovation capability, and long-term effectiveness. Furthermore, employee agility partially mediates the relationship between digital leadership and sustainable performance, demonstrating that the influence of leadership on sustainability outcomes operates largely through workforce adaptability. These results highlight the critical role of human capital development in digital transformation and provide empirical evidence that sustainable organizational performance can be achieved when digital leadership is effectively translated into agile employee behavior. The study contributes to the growing literature on digital transformation and human resource management by offering an integrated framework that links leadership, employee capabilities, and sustainability-oriented organizational outcomes.

Neurodiversity in Human Resource Management: A Bibliometric Analysis and Research Agenda for Indonesia

Rahmawati, Andi
Abstract: Neurodiversity conceptualizes autism, attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), dyslexia, and related cognitive differences as natural variations in human cognition rather than individual deficits. Although this perspective&#8230; erspective has gained increasing attention in human resource management (HRM), the intellectual structure and relevance of the existing literature to the Indonesian context remain insufficiently understood. This study maps the development of global research on neurodiversity and HRM and identifies research priorities for Indonesia. A bibliometric analysis was conducted using 993 records retrieved through a Boolean search combining neurodiversity- and HRM-related terms. Following a PRISMA-guided screening process, keyword co-occurrence, density, overlay, and total link-strength analyses were performed using VOSviewer. The analysis identified 43 dominant terms grouped into four thematic clusters: (1) inclusive HRM and diversity management, (2) workplace accommodation and disclosure, (3) intervention and school-to-work transition, and (4) ADHD and occupational mental health. The findings indicate that autism spectrum disorder and ADHD remain the most prominent topics in the literature. The field has gradually shifted from predominantly clinical and educational perspectives in 2020–2021 toward workplace accommodation in 2022 and more strategic HRM-oriented discussions during 2023–2024. However, link-strength analysis reveals that relationships between core HRM concepts and issues of accommodation, disclosure, and occupational mental health remain relatively fragmented. Moreover, Indonesia-specific and developing-country perspectives are absent from the dominant keyword structure. These findings demonstrate a substantial geographical and conceptual research gap. Accordingly, the study proposes five priority research themes to advance neurodiversity-inclusive HRM in Indonesia and provides a foundation for future empirical, policy-oriented, and organizational research.

Customer Engagement Behavior Towards Value Co-Creation in Increasing Loyalty to PT Bolde Sukabumi Customers

Muhammad, Yadi Nur, Antony, Alhidayatullah
Abstract: Customer loyalty is an essential factor in sustaining retail businesses amid increasing competition in the household appliance industry. PT BOLDe Sukabumi experienced a decline in customer loyalty, as reflected in decreasing&#8230; sing membership, repeat purchases, customer satisfaction, and BOLDe application usage throughout 2025. This study aims to examine the effect of Customer Engagement Behavior, consisting of Service Improvement and Response Behavior, on Customer Loyalty through Value Co-Creation. A quantitative approach was employed using purposive sampling involving 120 customers of PT BOLDe Sukabumi. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results reveal that Service Improvement and Response Behavior have positive and significant effects on both Value Co-Creation and Customer Loyalty. Furthermore, Value Co-Creation positively affects Customer Loyalty and mediates the relationship between Customer Engagement Behavior and Customer Loyalty