Search Articles & Publications

Showing 295 articles found for "Aras"

Peran Warna Dalam Menciptakan Suasana Dan Makna Pada Lukisan Still Life

Abiliya, Zahra Cheryl, Hartanto, Ivan Nathan, Santosa, Keisha Deyin, Bano, Fary Amdreas
Abstract: Warna merupakan elemen penting dalam seni lukis, khususnya dalam genre still life, karena mampu menciptakan suasana, memperkuat makna, dan membangkitkan emosi penonton. Lukisan still life, dan warna tidak hanya berfungsi… sebagai representasi visual, tetapi juga sebagai alat komunikasi yang kaya akan simbolisme dan ekspresi. Pemilihan palet warna, intensitas, saturasi, serta harmoni atau kontras antar warna berperan dalam menentukan suasana yang dihasilkan, mulai dari kehangatan dan keakraban hingga melankolia atau kekosongan. Warna juga memiliki kemampuan untuk membangun narasi visual, misalnya, warna-warna cerah seperti kuning dan oranye sering dikaitkan dengan kehidupan, energi, dan optimisme, sementara warna-warna gelap seperti biru tua dan hitam dapat menyiratkan ketenangan, misteri, atau bahkan kesedihan. Penggunaan warna dalam still life sering mencerminkan tema yang ingin diungkapkan oleh seniman, seperti kemewahan, kefanaan, atau keindahan alam. Permasalahan dalam penelitian ini menyoroti bagaimana seniman menggunakan warna sebagai strategi untuk memengaruhi interpretasi audiens terhadap objek yang dilukis, menjadikan warna sebagai komponen utama yang memperkuat keterkaitan emosional antara karya dan apresiator. Metode dalam studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan eksplorasi kekaryaan. Sample dalam penelitian ini adalah empat karya seni lukis yang dibuat dengan cat minyak di atas kanvas. Studi ini mencakup analisis karya-karya penting dalam genre still life untuk mengeksplorasi hubungan antara warna, komposisi, dan makna. Dengan memahami peran warna dalam lukisan still life, apresiator dapat lebih menghargai kompleksitas dan kedalaman makna yang terkandung di dalamnya.

Pertanggungjawaban Perbuatan Melawan Hukum Bagi Pejabat Daerah Yang Menerima Gratifikasi Pada Pelayanan Publik

Heny Kusumawati, Heru Romadhon , Ahmad
Abstract: Fakta menunjukan setiap tempat pasti ada perbuatan melawan hukum. Khususnya para pejabat daerah yang melanggar asas transparasi dan akuntabilitas. Serta melanggar etika dan hukum, berpotensi merugikan masyarakat dan menciptakan… iptakan ketidakpercayaan masyarakat terhadap instunsi pemerintah. Penegakan hukum harus tegas menangani tindak gratifikasi. Perbuatan melawan hukumnya yaitu gratifikasi masalah yang sering terjadi berupa memberikan hadiah untuk niat yang tidak baik. Penerima gratifikasi dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan UU Tipikor serta menuntut pengembalian kerugian yang dialami negara. Pertanggungjawaban hukum bagi pejabat daerah yang menerima gratifikasi dalam pelayanan publik sanagt penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pertanggungjawaban pejabat daerah yang terlibat gratifikasi serta peran penegak hukum dalam meminimalisir adanya gratifikasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (Actual Approve). Hasil penelitian menunjukkan gratifikasi sudah dianggap sebagai bentuk suap. Lemahnya pengawasan secara internal juga menjadi faktor utama gratifikasi terjadi. Pelanggaran seperti ini mengakibatkan prinsip good governance menjadi tercoreng. Dapat ditarik menjadi kesimpulan bahwa peraturan yang sudah ada terkait gratifikasi masih terdapat kelemahan atau celah yang dimanfaatkan pelaku. Reformasi hukum dan peningkatan kesadaran menjadi kunci untuk mencipatakan penegakan hukum yang lebih adil dan efektif. Dalam penelitian ini untuk mengatasi gratifikasi dalam pelayanan publik dengan memperkuat sitem pengawasan di setiap instansi pemerintah serta meningkatkan pelatihan bagi pejabat daerah mengenai hukum antikorupsi.

The Basis Of The Epistemological Paradigm In A Review Of The Philosophy Of Islamic Education

Firmansah Kobandaha, Annisa Nuraisyah Annas, Rakhmawati Rakhmawati, Muh. Rusli
Abstract: Dalam filsafat pendidikan Islam, sumber utama pengetahuan adalah al-Qur'an dan Sunnah, yaitu wahyu yang diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw. al-Qur'an dianggap sebagai wahyu ilahi yang sempurna dan menjadi sumber… er pengetahuan yang otoritatif dalam semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Sunnah Nabi Muhammad saw juga menjadi sumber pengetahuan yang penting, karena merupakan contoh nyata dari penerapan ajaran al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Metode pencarian pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan pembacaan, studi, dan refleksi terhadap al-Qur'an dan Sunnah. Pendidikan Islam juga mendorong penggunaan akal dan rasionalitas dalam memahami ajaran agama. Namun, akal tidak boleh bertentangan dengan wahyu, dan pemahaman akal harus selaras dengan ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Proses pembentukan pengetahuan dalam pendidikan Islam melibatkan tahap-tahap seperti memahami teks-teks suci, mengkaji tafsir dan hadis, mempelajari sejarah dan konteks ajaran agama, serta menghubungkan pengetahuan dengan praktik kehidupan sehari-hari. Pendidikan Islam juga menekankan pentingnya pembentukan karakter yang baik dan moral yang kuat dalam proses pembentukan pengetahuan.

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Guna Meminimalkan Biaya Persediaan Pada UMKM Bubur Kacang Mirasa

Ujang Suherman, Rahayu Isa Ias Sadila, Amelia Kartika, Adjeng Surya Rarashaty
Abstract: UMKM Bubur Kacang Mirasa menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan yang berimbas pada biaya operasional. Penggunaan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) diusulkan sebagai solusi untuk mengoptimalkan… mengoptimalkan pengendalian persediaan. Melalui analisis, ditemukan bahwa penerapan metode tersebut dapat mengurangi total biaya persediaan secara signifikan, serta memastikan ketersediaan bahan baku yang cukup untuk mendukung kelancaran proses produksi.Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya pengendalian persediaan yang efektif untuk meminimalkan biaya dan meningkatkan efisiensi operasional UMKM. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya UMKM untuk menerapkan sistem pengendalian persediaan yang lebih terstruktur dan berbasis data guna mencapai keberlanjutan usaha dan meningkatkan daya saing di pasar.

Relevansi Budaya Siri’ dalam Ajaran Al-Qur’an: Menjaga Harga Diri Pada Masyarakat Bugis

Mirdawati Razida, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Budaya siri’ merupakan konsep fundamental dalam kehidupan masyarakat Bugis Makassar yang mencerminkan nilai-nilai menjaga harga diri, kehormatan, dan martabat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi budaya… ya siri’ dalam perspektif ajaran Al-Qur’an, khususnya terkait nilai-nilai menjaga harga diri sebagai salah satu prinsip akhlak mulia. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan harga diri dan kehormatan, serta kajian budaya lokal siri’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai siri’ selaras dengan ajaran Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri dan komunitas, menghindari perbuatan tercela, serta menegakkan keadilan dan kebenaran. Selain itu, integrasi budaya siri’ dengan nilai-nilai Islam berpotensi memperkuat identitas masyarakat Bugis Makassar dalam konteks modern, sekaligus melestarikan budaya lokal yang berbasis nilai-nilai agama. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pengembangan studi budaya dan agama, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.            

Analisis Sosio-Linguistik Terhadap Perbedaan Bahasa Gender Dalam Karakter Kartini Di Film Kartini: Princess Of Jawa

Nabila Salsabilla, Azza Aulia Rahmi Daud
Abstract: Film Kartini: Princess of Java (2017), yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, menggambarkan perjuangan Raden Adjeng Kartini dalam menghadapi norma sosial patriarkal di masyarakat feodal Jawa pada masa kolonial. Melalui… pendekatan sosio-linguistik, penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana bahasa digunakan untuk mencerminkan ketimpangan gender sekaligus menjadi alat perjuangan bagi perempuan. Pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data utama berasal dari dialog dan narasi dalam film serta data sekunder berupa literatur tentang gender, budaya Jawa, dan teori sosio-linguistik. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisis dialog yang mencerminkan perbedaan bahasa gender. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahasa dalam film ini mencerminkan struktur sosial patriarkal yang memengaruhi pola komunikasi berdasarkan gender. Karakter laki-laki, seperti ayah Kartini, menggunakan bahasa formal dengan nada otoritatif untuk menegaskan otoritas mereka, sementara perempuan menggunakan bahasa yang lebih lembut dan tunduk, mencerminkan subordinasi. Kartini, sebagai tokoh utama, menunjukkan penggunaan bahasa yang progresif, memadukan penghormatan terhadap tradisi dengan keberanian menyuarakan ide-idenya terkait emansipasi perempuan. Film ini juga memperlihatkan bagaimana Kartini menggunakan bahasa sebagai alat untuk memberdayakan perempuan di sekitarnya melalui pendidikan dan surat-suratnya. Kesimpulannya, bahasa dalam film ini bukan hanya mencerminkan norma sosial yang ada, tetapi juga menjadi medium bagi Kartini untuk menantang patriarki dan mendorong perubahan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman hubungan antara bahasa, gender, dan kekuasaan dalam konteks budaya Jawa dan relevansinya untuk analisis media lain.

Peran Bahasa Arab dalam Al-Qur'an: Analisis Pencapaian Peningkatan Pendidikan Sustainable Development Goals (SDGs) Mewujudkan Pendidikan Berkualitas

Khairanis, Retisfa, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini mengkaji integrasi karakteristik bahasa Arab Al-Qur'an dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang pendidikan, khususnya target pendidikan berkualitas. Melalui metodologi penelitian kepustakaan… ustakaan kualitatif, studi ini menganalisis berbagai sumber literatur, termasuk tafsir Al-Qur'an klasik dan kontemporer, jurnal akademik, dan dokumen resmi SDGs. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa fitur linguistik dan pedagogis bahasa Arab Al-Qur'an berkontribusi signifikan dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi global yang selaras dengan SDG 4.7. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur'ani melalui pembelajaran bahasa Arab meningkatkan pencapaian akademik dan pengembangan karakter, mendukung pendekatan pendidikan holistik yang ditekankan dalam SDGs. Lebih lanjut, studi ini mengidentifikasi strategi-strategi efektif dalam mengimplementasikan kajian bahasa Arab Al-Qur'an dalam sistem pendidikan modern, termasuk inisiatif transformasi digital yang meningkatkan aksesibilitas pendidikan dan mendukung pencapaian SDG 4.5 tentang akses setara terhadap pendidikan berkualitas. Penelitian ini menyediakan kerangka komprehensif untuk pengembangan kurikulum berkelanjutan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kebutuhan pendidikan kontemporer sambil mendukung implementasi SDGs dalam pendidikan.

Analisis Undang Undang Nomor 4 Tahun 2024 Tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan Perspektif Hukum Islam dan Teori Ekologi Bronfenbrenner

Nabiela Rafa Callysta, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) merupakan kebijakan strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Fase 1000… HPK merupakan periode emas yang sangat menentukan kualitas kesehatan dan perkembangan anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi undang-undang tersebut dari perspektif Hukum Islam dan Teori Ekologi Bronfenbrenner. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan analitis dan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap dokumen hukum, tafsir Al-Qur'an, dan literatur tentang teori ekologi Bronfenbrenner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip dalam undang-undang tersebut selaras dengan konsep perlindungan dan kesejahteraan anak dalam Hukum Islam, yang menekankan pentingnya pemenuhan hak anak sejak dalam kandungan hingga usia dini. Selain itu, analisis berdasarkan Teori Ekologi Bronfenbrenner mengungkapkan bahwa kesejahteraan ibu dan anak dipengaruhi oleh interaksi antara lingkungan mikro, meso, ekso, dan makro. Penelitian ini merekomendasikan penguatan implementasi undang-undang melalui pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan negara untuk memastikan terpenuhinya hak-hak ibu dan anak pada fase kritis tersebut.

Pengawasan Unit Terminal Service Officer (TSO) Terhadap Fasilitas Land Side di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang

Joshua Diesandro Geraldi
Abstract: Pengelola bandar udara yang ada di Indonesia yaitu PT. Angkasa Pura I (Persero). Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memiliki beberapa unit yang bertugas untuk memastikan agar bandara dapat beroperasional… onal dengan baik. Salah satu unit yang ada di bandara tersebut yaitu Terminal Service Officer (TSO). Kendala yang sering terjadi saat unit TSO sedang melakukan pengawasan pada sisi darat (land side) adalah seringnya terjadi penumpukan flow penumpang, berseraknya trolley pada saat penumpang tiba di area keberangkatan dan kedatangan, pengguna layanan yang merokok tidak pada tempatnya, dan fasilitas yang tidak bekerja semestinya di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang pengambilan data penelitian bersumber dari petugas TSO yang bertugas mengawasi sisi darat (land side) area terminal penumpang. Sumber kedua berasal dari penggalian sumber data memalui wawancara secara semi terstruktur kepada narasumber Supervisor unit Terminal Service Officer dan petugas unit Terminal Service Officer. Selain itu, data dalam penelitian ini dilengkapi dengan data observasi dan dokumentasi berupa pengambilan gambar yang bertujuan sebagai penguat data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian maka diketahui pengawasan sisi land side oleh Terminal Service Officer (TSO) Sudah sesuai dengan indikator pengawasan adalah akurat, obyektif, koordinasi kerja, fleksibel dan realistis. Sedangkan untuk indikator tepat waktu dan pengawasan terpusat belum sesuai dengan indikator pengawasan dikarenakan kurangnya personel yang bertugas di lapangan. Dilihat dari jobdesk unit Terminal Service Officer (TSO) yang tertuang pada lembar SOP, unit TSO tidak dapat bergerak atau menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan sendirinya, jobdesk unit TSO hanya sebatas memeriksa dan mengawasi, jika terdapat kendala di lapangan yang diluar dari jobdesk unit TSO, solusi yang dilakukan adalah dengan berkoordinasi dengan unit terkait.

Analisa Metode Produksi Sablon

Indria Guntarayana, Novita Putri Diantanti, Deny Iswahyudi
Abstract: Beberapa tahun kebelakang banyak bermunculan jasa cetak sablon Direct To Film (DTF) dengan harga yang bervariatif dan kompetetif. Namun, kelebihan dan kekurangannya belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat luas. Penelitian… ian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efisiensi dan kualitas metode sablon manual yang sudah lebih dulu ada dengan sablon DTF yang akhir – akhir ini ramai di pasaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan puposive sampling mewawancarai dengan narasumber yaitu pelaku dan pelanggan Kronikita Sablon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan yang signifikan dari kedua metode tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa DTF lebih efisien dan ekonomis untuk produksi besar dengan desain kompleks, serta unggul dalam ketepatan warna dan ketajaman detail. Namun, sablon manual lebih unggul dalam hal daya tahan hasil cetakan.