Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana latar belakang terbentuknya Komunitas Sobat Budaya di Kota Makassar, bagaimana Program Komunitas Sobat Budaya Makassar dalam dalam upayanya mengangkat kembali budaya lokal…
kal yang mulai pudar, dan mengetahui bagaimana sosialisasi Komunitas Sobat Budaya Makassar dalam usahanya mengangkat kembali budaya lokal yang mulai pudar. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data di peroleh dengan penelitian lapangan cara observasi, wawancara dengan dokumentasi dengan melibatkan sejumlah individu sebanyak sepuluh orang yang tergabung dalam satu komunitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) latar belakang terbentuknya komunitas Sobat Budaya di Kota Makassar karena adanya kepentingan utama yakni perlindungan kebudayaan di Sulawesi Selatan dan pengenalan kebudayaan Sulawesi-Selatan kepada dunia melalui perpustakaan digital budaya, juga untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai terlupakan (2) program dari komunitas Sobat Budaya Makassar adalah ekspedisi, atau pencarian data budaya ke lapangan, kemudian seminar kebudayaan yang dilakukan setelah dilakukannya ekspedisi, multicultural festival uni 45 berupa permainan tradisional suku Bugis Makassar, kelas tari, kelas bahasa bugis dan kelas royong (3) sosialisasi yang dilakukan yskni dengan menggunakan aplikasi sosial media seperi twitter, instagram, bbm, facebook dan line serta melakukan street campaigh atau kampanye ke kampus-kampus.
Abstract:Prostitusi merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan masih marak terjadi di berbagai daerah, termasuk di Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan seseorang terlibat…
dalam praktik prostitusi serta menganalisis efektivitas penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap pekerja seks komersial (PSK). Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini mengungkap bahwa faktor individu, ekonomi, keluarga, lingkungan, dan pendidikan menjadi pemicu utama seseorang terlibat dalam prostitusi. Sementara itu, penegakan hukum yang ada saat ini, terutama yang tertuang dalam Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum, dinilai kurang efektif karena hanya memberikan sanksi administratif berupa pembinaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan peraturan daerah yang lebih spesifik mengenai larangan prostitusi dan memberikan sanksi yang lebih tegas untuk memberikan efek jera. Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka praktik prostitusi dan melindungi para korban.
Abstract:Pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun tantangan dalam meningkatkan pendapatan transaksi masih menjadi permasalahan mendasar. Pendapatan…
dapatan transaksi UMKM, sebagai indikator kinerja keuangan, mencerminkan seberapa besar hasil penjualan barang atau jasa yang diterima pelaku usaha dalam periode tertentu (Budiarsih, 2022). Meningkatnya persaingan usaha serta perubahan perilaku konsumen mendorong UMKM untuk mencari solusi digital yang adaptif agar tetap kompetitif (Mustagfiroh & Supriyadi, 2024). Dalam konteks ini, strategi digitalisasi sistem pembayaran menjadi perhatian utama untuk meningkatkan efektivitas transaksi dan efisiensi operasional. Meskipun terdapat berbagai pendekatan untuk mendorong peningkatan pendapatan, digitalisasi transaksi keuangan dinilai sebagai salah satu cara paling signifikan dalam memperluas akses pasar dan efisiensi layanan (Indriani & Rahman, 2024). Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang mendorong pendapatan transaksi UMKM menjadi penting sebagai dasar penyusunan strategi penguatan sektor ini.
Abstract:Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas generasi mendatang. Kondisi ini sering disebabkan oleh kekurangan gizi kronis,…
onis, penyakit infeksi berulang, serta rendahnya akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi dasar lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan Antenatal Care (ANC) dan status imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan case control tanpa matching. Jumlah sampel terdiri dari 20 balita pada kelompok kasus dan 20 balita pada kelompok kontrol, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian adalah ibu balita. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta data kasus diperoleh dari data sekunder dari aplikasi Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGM). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pelayanan ANC dengan kejadian stunting (p=0,59; OR=0,298; CI=0,0283–3,1458). Namun, terdapat hubungan signifikan antara status imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting (p=0,02; OR=5,57; CI=1,42–21,86). Balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap memiliki risiko 5,57 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan yang mendapatkan imunisasi lengkap. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian imunisasi dasar lengkap sebagai strategi pencegahan stunting di masyarakat.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui Strategi 5c Dalam Penanganan Non Peforming Financings (NPF) Atau Pembiayan Macet Pada BPRS Gajah Tongga Kotopiliang. Jenis penelitian yang digunkan dalam penelitian adalah kualitatif…
litatif dengan pendekatan wawancara dan jenis penelitian lapangan kepada informan utama penelitian sebanyak dua orang yaitu account officer dan direktur BPRS gajah tongga kotopiliang. Dan informan tambahan untuk nasabah pembiayaan bermasalah sebanyak 15 orang. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Analisis Strategi 5c Dalam Penanganan Non Performing Financings (NPF) Atau Pembiayaan Macet Pada Bprs Gajah Tongga KotoPiliang disebabkan oleh kurangnya komitmen nasabah (Character), pendapatan tidak stabil (Capacity), keterbatasan modal (Capital), jaminan bernilai rendah (Collateral), dan kondisi ekonomi yang tidak stabil. Faktor utama adalah (Condition Of Economy ) kondisi ekonomi, di mana nasabah yang bergantung pada sektor pertanian dan usaha kecil rentan terhadap fluktuasi harga, cuaca buruk, dan inflasi, yang mengurangi kemampuan mereka membayar pinjaman.
Abstract:Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan Peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk…
ntuk (1) Menganalisis tingkat kualitas pelayanan. publik berdasarkan Penerapan indikator-indikator dan Prinsip-Prinsip Good Governance yang diberikan oleh pemerintah Kecamatan Tallo kota Makassar. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kualitas pelayanan. publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, lnforman penelitian terdiri dari informan kunci yaitu sekertaris Kecamatan Tallo, sedangkan informan pendukung adalah kasubag pelayanan umum, petugas pelayanan kecamatan tiga orang dan masyarakat dengan jumlah total informan tujuh orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Penyajian data, dan reduksi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelima indikator kualitas pelayanan, yaitu: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar telah berjalan dengan baik. Demikian juga penerapan prinsip-prinsip Good Govemace berdasarkan asas transparansi, akuntabel, partisipatif, efektifitas dan efesiensi telah berhasil terimpelementasikan dengan baik. Namun demikian, terdapat beberapa indikator yang masih perlu perbaikan, diantaranya: dimensi bukti fisik (tangible), dimensi kehandalan (reliability), dan dimensi empati (empathy). Pada ketiga indikator tersebut masih perlu ditingkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai dengan standar pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) sehingga pengguna layanan akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan khususnya di Kecamatan Tallo Kata Makassar. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), koordinasi dengan pemerintah kelurahan, sarana dan prasarana, maka implementasi reformasi birokrasi pelayanan publik sepenuhnya belumlah maksimal untuk menciptakan suasana nyaman bagi pemohon pelayanan. Oleh karena itu, kepuasan yang diharapkan dari pelanggan belum terlaksana dengan baik.
Abstract:Bencana pohon tumbang dapat dihindari dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang bersedia membantu menumbangkan pohon yang berisiko sebelum terjadinya bencana. Dalam praktek di masyarakat, tidak semua masyarakat…
akat bersedia dibantu menebang pohon miliknya karena pohon tersebut menghasilkan buah yang bisa dijual dan menghasilkan uang untuk pemiliknya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana peran hukum dalam upaya penanggulangan bencana pohon tumbang di kota Payakumbuh . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Tekhnik pengumpulan data yang dilakukan adalah studi dokumen dengan mengumpulkan sumber hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa diperlukan aturan hukum dan sanksi yang lebih tegas agar tidak ada masyarakat yang menolak untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana. Pasal 18 Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 5 Tahun 2007 yang menyatakan tentang kewajiban masyarakat dalam melaksanakan penanggulangan bencana, namun belum ada penjelasan yang tegas tentang kewajiban masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengurangan resiko bencana.
Abstract: Dialektika dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia berjalan seiring proklamasi kemedakaan itu sendiri diikrarkan. Pasalnya korupsi bukan hanya berakibat pada mangkraknya pertumbuhan ekonomi negara saja,…
saja, namun lebih dari itu secara tidak langsung dapat mengancam terhadap kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Berulangkali pemerintah mengkontruksi produk hukum dalam usahanya untuk memberantas namun berujung pada titik revisi. Sehingga dalam perkembangan terakhir ini lahir istilah konsep justice collaborator sebagai intrumen sentaral dalam penanganan kasus pidana luar biasa, dimana seorang pelaku kriminal dijadikan saksi dalam proses investigasi kasus tindak pidana korupsi. Untuk memastikan bahwa kerangka konsep justice collaborator ini apakah sudah merepresentasikan tujuan hukum yaitu terciptanya stabilistas masyarakat apa tidak, maka perlu dikaji melalui paradigma hukum progresif, dimana salah satu spritit hukum progresif itu sendiri yaitu adanya hukum untuk manusia bukan sebaliknya manusia mengabdi kepada hukum.
Abstract:Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti melalui penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe…
Mind Mapping pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Meko semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa, yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang dapat mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar.
Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas siswa dan guru, serta tes hasil belajar siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas dan soal evaluasi pada setiap akhir siklus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping berpengaruh positif terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar peserta didik pada siklus I mencapai 73,51% dalam kategori cukup aktif, dan meningkat menjadi 86,45% dalam kategori aktif pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata nilai ulangan harian siswa pada siklus I adalah 64,00 dan meningkat menjadi 87,92 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif learning tipe Mind Mapping sangat tepat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas IV SD Negeri 2 Meko.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu pada materi Tri Guna melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning di kelas VIII SMP Negeri 2 Lembo Raya Tahun Pelajaran 2023/2024.…
024. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran konvensional. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.
Pada siklus I, aktivitas guru mencapai 86%, aktivitas siswa 78%, ketuntasan klasikal 73%, dan nilai rata-rata 72,63. Hasil ini menunjukkan perlunya perbaikan strategi. Pada siklus II, dilakukan penyempurnaan dalam pelaksanaan pembelajaran, yang menghasilkan peningkatan signifikan: aktivitas guru menjadi 95%, aktivitas siswa 89%, ketuntasan klasikal mencapai 100%, dan nilai rata-rata meningkat menjadi 82,36.
Penerapan model Cooperative Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan mendorong keaktifan siswa. Selain itu, model ini juga membentuk sikap positif seperti tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian. Dengan demikian, model ini tidak hanya meningkatkan aspek akademik, tetapi juga mendukung pembentukan karakter siswa.