Search Articles & Publications

Showing 462 articles found for "Umum"

Model-Model Penelitian Kualitatif

Yasukma Amanda, Meyniar Albina
Abstract: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian konseptual (conceptual research). Penelitian konseptual adalah jenis penelitian non-empiris yang bertujuan untuk mengembangkan dan memperluas pemahaman terhadap suatu konsep… ep atau teori melalui kajian literatur dan analisis pemikiran para ahli, bukan melalui pengumpulan data lapangan secara langsungArtikel Ini Membahas Secara Khusus Model-Model Penelitian Kualitatif, Dengan Fokus Pada Fenomenologi, Termasuk Tujuan, Fokus Kajian, Metode Yang Digunakan, Dan Contoh Penerapannya. Selain Itu, Dibahas Pula AlatAlat Pengumpulan Data Yang Umum Digunakan Dalam Penelitian Kualitatif Seperti Wawancara, Observasi, Dan Dokumentasi, Serta Analisis Data Yang Meliputi Naratif, Tematik, Hingga Grounded Theory Dan Etnografi. Validitas Data Dalam Penelitian Ini Dibangun Melalui Kredibilitas, Transferabilitas, Dependabilitas, Dan Konfirmabilitas. Kajian Ini Menunjukkan Bahwa Model-Model Penelitian Kualitatif Sangat Berguna Untuk Menggali Kompleksitas Sosial Yang Tidak Dapat Dijelaskan Secara Statistik, Serta Memberikan Wawasan Yang Kaya Dan Mendalam Bagi Dunia Akademik Dan Praktis.

Penegakan Hukum Terhadap Pekerja Seks Komersial Dalam Praktik Prostitusi Dusun Padang Bulan Banyuwangi

Rovi Azmi, Syarifudin, Fatorrohman
Abstract: Prostitusi merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan masih marak terjadi di berbagai daerah, termasuk di Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan seseorang terlibat… dalam praktik prostitusi serta menganalisis efektivitas penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah daerah terhadap pekerja seks komersial (PSK). Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini mengungkap bahwa faktor individu, ekonomi, keluarga, lingkungan, dan pendidikan menjadi pemicu utama seseorang terlibat dalam prostitusi. Sementara itu, penegakan hukum yang ada saat ini, terutama yang tertuang dalam Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum, dinilai kurang efektif karena hanya memberikan sanksi administratif berupa pembinaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan peraturan daerah yang lebih spesifik mengenai larangan prostitusi dan memberikan sanksi yang lebih tegas untuk memberikan efek jera. Dengan demikian, diharapkan dapat menekan angka praktik prostitusi dan melindungi para korban.

Analisis Kualitas Pelayanan Publik Menuju Good Governance Kecamatan Tallo Kota Makassar

Nasiratunnisaa Mallappiang, Muharram
Abstract: Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan Peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk… ntuk (1) Menganalisis tingkat kualitas pelayanan. publik berdasarkan Penerapan indikator-indikator dan Prinsip-Prinsip Good Governance yang diberikan oleh pemerintah Kecamatan Tallo kota Makassar. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kualitas pelayanan. publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, lnforman penelitian terdiri dari informan kunci yaitu sekertaris Kecamatan Tallo, sedangkan informan pendukung adalah kasubag pelayanan umum, petugas pelayanan kecamatan tiga orang dan masyarakat dengan jumlah total informan tujuh orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Penyajian data, dan reduksi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelima indikator kualitas pelayanan, yaitu: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar telah berjalan dengan baik. Demikian juga penerapan prinsip-prinsip Good Govemace berdasarkan asas transparansi, akuntabel, partisipatif, efektifitas dan efesiensi telah berhasil terimpelementasikan dengan baik. Namun demikian, terdapat beberapa indikator yang masih perlu perbaikan, diantaranya: dimensi bukti fisik (tangible), dimensi kehandalan (reliability), dan dimensi empati (empathy). Pada ketiga indikator tersebut masih perlu ditingkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai dengan standar pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) sehingga pengguna layanan akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan khususnya di Kecamatan Tallo Kata Makassar. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), koordinasi dengan pemerintah kelurahan, sarana dan prasarana, maka implementasi reformasi birokrasi pelayanan publik sepenuhnya belumlah maksimal untuk menciptakan suasana nyaman bagi pemohon pelayanan. Oleh karena itu, kepuasan yang diharapkan dari pelanggan belum terlaksana dengan baik.

Konsep Justice Collaborator Tindak Pidana Korupsi Dalam Perspektif Hukum Progresif

Ach. Raziqin, Ainun Najib, Moh. Ali Hofi
Abstract:  Dialektika dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia berjalan seiring proklamasi kemedakaan itu sendiri diikrarkan. Pasalnya korupsi bukan hanya berakibat pada mangkraknya pertumbuhan ekonomi negara saja,… saja, namun lebih dari itu secara tidak langsung dapat mengancam terhadap kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Berulangkali pemerintah mengkontruksi produk hukum dalam usahanya untuk memberantas namun berujung pada titik revisi. Sehingga dalam perkembangan terakhir ini lahir istilah konsep justice collaborator sebagai intrumen sentaral dalam penanganan kasus pidana luar biasa, dimana seorang pelaku kriminal dijadikan saksi dalam proses investigasi kasus tindak pidana korupsi. Untuk memastikan bahwa kerangka konsep justice collaborator ini apakah sudah merepresentasikan tujuan hukum yaitu terciptanya stabilistas masyarakat apa tidak, maka perlu dikaji melalui paradigma hukum progresif, dimana salah satu spritit hukum progresif itu sendiri yaitu adanya hukum untuk manusia bukan sebaliknya manusia mengabdi kepada hukum.

Melalui Langkah – Langkah Model Pembelajaran Ekspository Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Agama Hindu Kelas IV Semester 1 Tahun Ajaran 2022/2023

Ni Wayan Dinayanti
Abstract: Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Belumbang di Kelas IV  yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Agama Hindu cukup rendah. Sehingga dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan prestasi belajar siswa… bisa meningkat. Secara umum tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya dibawah KKM, pada siklus I menjadi mendekati KKM dan pada siklus II menjadi di atas KKM. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar.

Model Contektual Teacehing Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lampasio Semester 1 Tahun Pelajaran 2023/2024

I Putu Darmawan
Abstract: Tingkat kemajuan suatu negara sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan, Tingkat kemajuan suatu negara memang sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan secara umum, tetapi ketika kita membicarakan kualitas pendidikan… dalam konteks Agama Hindu atau agama manapun, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan Pendidikan agama, termasuk pendidikan Hindu, seringkali berfokus pada pembentukan karakter dan penyampaian nilai-nilai moral. Dalam konteks Hindu, nilai-nilai seperti dharma (kewajiban dan moralitas), karma (aksi dan akibat), dan ahimsa (non-kekerasan) bisa memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku individu. Pendidikan agama yang kuat bisa membantu membangun masyarakat yang lebih beretika dan berintegritas, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada kemajuan sosial dan ekonomi Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar Agama Hindu Siswa kelas X SMA Negeri 1 Lampasio dengan penerapan model Contektual Teacehing Learning.  Metode pengumpulan datanya berupa tes hasil belajar.   Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yang diperoleh pada pra siklus baru mencapai nilai rata-rata 69,04, pada Siklus I meningkat menjadi 73,46 dengan ketuntasan belajar 69%, pada Siklus II meningkat menjadi 89,42 dengan ketuntasan belajar 88%, dengan demikian indikator kinerja telah tercapai dan tindakan dianggap berhasil. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa penelitian dengan penerapan model CTL dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu Siswa kelas X SMA Negeri 1 Lampasio tahun pelajaran 2023/2024

Pertanggungjawaban Dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual Oleh Pelaku Anak Berdasarkan Undang- Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak (Study Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw)

Aldila Uma Rista, Ahmad Yunus, Heriyanto
Abstract: Masalah kenakalan anak di Indonesia akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, terutama terkait kejahatan yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Faktor penyebab tindak pidana persetubuhan terhadap anak antara lain rendahnya… ya tingkat pendidikan, kemiskinan, kurangnya perhatian orang tua, kemudahan akses narkoba, dan mudahnya mengakses konten pornografi melalui handphone, televisi, dan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemidanaan anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan pertimbangan hukum oleh majelis hakim dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw.   Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus, serta bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw belum sepenuhnya tepat. Dakwaan penuntut umum masih bersifat alternatif, sedangkan dakwaan pada Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak lebih sesuai dengan unsur-unsur dalam kasus ini. Selain itu, pertimbangan hukum majelis hakim kurang tepat karena pidana yang dijatuhkan terlalu rendah. Hakim lebih menekankan pada usia pelaku dan perbuatan yang dilakukan, namun kurang memperhatikan kerugian immaterial, terutama rusaknya masa depan anak korban yang seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam penjatuhan pidana.

Strategi Pemasaran Produk Cilem (Cicil Emas) BSI KCP Lumajang S Parman Dalam Menarik Minat Nasabah

Ulviatur Rohmah, Nurul Rizki Kurniawan, Achmad Maulana Ibrahim Hidayat
Abstract: Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah produk pembiayaan syariah yang memungkinkan nasabah membeli emas secara cicilan dengan prinsip syariah. Dalam strategi ini, BSI membeli emas terlebih dahulu dan kemudian… menjualnya kepada nasabah dengan sistem cicilan dalam jangka waktu tertentu. Akad yang digunakan umumnya adalah Murabahah (jual beli dengan margin keuntungan) atau Ijarah Muntahiyah Bittamlik (sewa beli yang berakhir dengan kepemilikan).Strategi pemasaran produk Cicil Emas (Cilem) di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Lumajang S Parman bertujuan untuk menarik minat nasabah dalam investasi emas berbasis syariah. Penelitian ini menganalisis berbagai strategi yang diterapkan, termasuk promosi melalui media sosial, melalui sosialisasi ke lembaga-lembaga pemerintah dan edukasi literasi keuangan syariah, . Selain itu, program cicilan fleksibel dan transparansi dalam akad jual beli menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi strategi digital dan konvensional yang efektif mampu meningkatkan jumlah nasabah dan volume transaksi produk Cilem.

Analisis Penanganan Pengaduan Pelanggan Di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Cabang Muncar Kab. Banyuwangi

Nava Wardatul Husnia, Nadiatul Amalia, Zulfa Ahmad Kurniawan
Abstract: Penanganan keluhan pelanggan menjadi aspek penting dalam meningkatkan mutu layanan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM). Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas sistem pengaduan pelanggan di PUDAM, mengidentifikasi… identifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen perusahaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: a) Keluhan pelanggan di PUDAM Cabang Muncar umumnya berkaitan dengan kerusakan atau mati total pada water meter, aliran air yang lemah, air yang kotor, serta kebocoran pipa baik di rumah pelanggan maupun di area jalan. b) Penanganan keluhan oleh PUDAM Cabang Muncar dinilai sangat efektif, terlihat dari kemudahan yang diberikan kepada pelanggan dalam menyampaikan pengaduan. c) Secara umum, proses penanganan keluhan meliputi beberapa tahapan, yaitu evaluasi terhadap keluhan pelanggan, pencatatan dalam surat pengaduan, penerusan laporan ke bagian teknisi dan distribusi, penerbitan surat tugas, serta pelaksanaan penanganan di lokasi secara optimal.

Sarana Berpikir Ilmiah

Rismah, Muhammad Nasir Siola, Marillang
Abstract: Di era informasi yang sangat terbuka saat ini, pemahaman tentang cara berpikir ilmiah menjadi semakin penting. Kemampuan ini memungkinkan seseorang berpikir secara kritis, analitis, dan sistematis ketika menghadapi informasi… masi baru atau kompleks. Dengan penguasaan ini, individu dapat membedakan antara informasi yang valid dan yang bias atau tidak berdasar. Oleh karena itu, berpikir ilmiah bukan hanya relevan bagi ilmuwan atau peneliti, tetapi juga bagi masyarakat umum sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan memahami dunia secara lebih objektif serta terukur. Penguasaan sarana berpikir ilmiah membuka peluang untuk memperluas pengetahuan dan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi yang lebih berdampak dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sarana berpikir ilmiah adalah kumpulan metode dan alat yang digunakan untuk memahami fenomena secara objektif dan sistematis. Pemikiran ilmiah menuntut adanya struktur yang dapat diuji, diulang, dan diukur sehingga menghasilkan kesimpulan yang dapat dipercaya. Sarana ini melibatkan berbagai aspek penting dalam proses penalaran dan analisis. Salah satu aspek utamanya adalah logika, yang menjadi dasar menjaga konsistensi dalam penalaran ilmiah. Logika deduktif, yang bergerak dari prinsip umum ke kasus khusus, dan logika induktif, yang berawal dari kasus khusus menuju kesimpulan umum, membantu ilmuwan menarik kesimpulan yang koheren dan bebas dari kontradiksi. Sebagai ilustrasi, melalui logika deduktif, seorang ilmuwan dapat memahami fenomena tertentu berdasarkan prinsip-prinsip dasar yang telah terbukti benar.