Search Articles & Publications

Showing 4574 articles found for "Elit"

Literature Review : Efektivitas Expressive Writing Therapy Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Kesehatan

Putri Afifah Nahdah, Abdulloh Aziz Assa’diy
Abstract: Kecemasan adalah suatu keadaan patologis yang ditandai oleh perasaan ketakutan disertai tanda somatik pertanda sistem saraf autonom yang hiperaktif. Sedangkan depresi adalah gangguan perasaan atau mood yang disertai komponen… onen psikologi berupa sedih, susah, tidak ada harapan dan putus asa, dan komponen biologi atau somatik misalnya anoreksia, konstipasi, dan keringat dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas expressive writing therapy untuk menurunkan kecemasan pada kesehatan mental. Desain penelitian yang digunakan yaitu menggunakan literature review. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan tahun 2017-2022 sebanyak 5 jurnal. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil bahwa expressive writing therapy efektif mampu menurunkan tingkat kecemasan seseorang. Mulai dari kecemasan berbicara di depan umum, kecemasan saat belajar daring, kecemasan pada orang dewasa yang megalami traumatik, kecemasan saat menghadapi pandemi covid 19 serta kecemasan menjadi mahasiswa baru di universitas. Penelitian ini dilakukan pada 50 orang yang mengalami kecemasan pada kesehatan mental. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok terapi ekspresif menulis dan kelompok kontrol. Kelompok terapi ekspresif menulis diminta untuk menulis tentang pengalaman emosional dalam 20 menit setiap hari selama 4 hari berturut-turut, sementara kelompok kontrol diminta untuk menulis tentang topik yang tidak terkait dengan emosi mereka.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Discovery Learning Pada Peserta Didik Kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh

Opi Saputra Yanto, Esa Yulimarta, Desmaneni, Afrimon, Eka Puji Lestari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SDN 055/XI Pinggir Air Kota Sungai Penuh melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode… Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 60%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 80%. Aktivitas guru dan peserta didik juga menunjukkan peningkatan signifikan, dengan aktivitas guru mencapai 95,44% dan aktivitas peserta didik mencapai 93,93% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, model Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran ini untuk materi dan mata pelajaran lainnya.

Kuliah Kerja Nyata : Pengabdian Kepada Masyarakat Tugusari Melalui Kegiatan Pemberdayaan dan Inovasi Berkelanjutan

Zenita Claudia Salsabillah, Roi Riski Fauzi, Risky Yunitasari, Rohmatil Laili, Erlina Putri Siskawati, Yolanda Nindy Hermawan, Risa Umami, Arifatun Nisa Mardhotilah, Frado Dymas Prasetyo, Nadif Ali Wasil Laeli, Rida Aulia Rusli, Arif Rahman Hakim, Adela Abigail Widiasari Putri, Hofidatul maulana Hasby, Putri Aprilia Daniatul M, Ananda Naufal Rahmatullah
Abstract: Salah satu cara mahasiswa dapat membantu mengatasi masalah yang ada di masyarakat adalah dengan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengabdian kepada masyarakat ditawarkan untuk meningkatkan… kan muatan dan kualitas pendidikan mahasiswa dan mencapai nilai tambahan dari pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran pendidikan non-formal (KKN) dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari serta memaksimalkan pengembangan produksi potensi kopi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mahasiswa KKN kolaboratif kelompok 149 melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan guna pengembangan pengelolaaan hasil potensi yang dapat berkembang di desa. Banyak dusun yang memiliki potensi yang luar biasa tetapi kurangnya ketertarikan masyarakat dalam pengelolaan hasil alamnya. Dengan bantuan praktisi dan civitas akademika melalui mahasiswa KKN, ditujukan guna membangun semangat masyarakat untuk dapat melaksanakan pengembangan dan perubahan kearah yang lebih baik. Adapun mahasiwa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan melalui program kerja LIHAT (lingkungan sehat), kesadaran urgensi Pendidikan SEPINDES (sekolah pintar desa),  dan program pengembangan kulit kopi menjadi teh Cascara

Peluang Dan Tantangan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Pembuatan Konten Digital Marketing

Anggi Ariska Putri, Ajrun Abdan Widodo
Abstract: Penelitian ini membahas peluang dan tantangan penggunaan AI dalam pembuatan konten digital pada bidang pemasaran dengan menggunakan metode library research. Penelitian ini mengandalkan berbagai sumber ilmiah yang relevan… untuk menganalisis dan mengekspolari kemampuan AI dalam mendukung personalisasi, efisiensi produk, dan pengelolaan hubungan dengan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membuka peluang besar dalam meningkatkan strategi digital marketing secara lebih efektif, termasuk analisis sentiment, otomatisasi proses kreatif, dan optimalisasi CRM (Customer Relationship Management). Selain itu, tantangan yang harus dihadapi dalam pemanfaatan AI, yaitu isu privasi data, bias dalam algoritma, keterbatasan pemahaman nuansa budaya dan sosial, serta resistensi terhadap adopsi teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan sangat penting untuk memastikan keberhasilan dalam penerapan teknologi ini, serta memerlukan regulasi yang etis dan pelatihan bagi pelaku bisnis khususnya pada sektor usaha kecil dan menengah. Penelitian ini memberikan wawasan bagi perusahaan dan pelaku bisnis untuk dapat memanfaatkan peluang AI sebagai strategi inovasi di era digital.

Meningkatkan Kepercayaan Publik Melalui Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik: Tantangan Keamanan Dan Solusi Di Praktik Kenotariatan

Rachmawati, M. Sudirman
Abstract: Transformasi digital dalam praktik kenotariatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam administrasi pertanahan di Indonesia. Penelitian ini mengkaji manfaat, tantangan, dan langkah-langkah… kah untuk meningkatkan penerapan sertifikat tanah elektronik dalam praktik kenotariatan. Manfaat utama dari sertifikat tanah elektronik meliputi peningkatan efisiensi dalam penerbitan dan pengelolaan dokumen, pengurangan risiko pemalsuan dan duplikasi, serta peningkatan keamanan dokumen. Namun, tantangan signifikan seperti kerentanan terhadap serangan siber dan kebocoran data, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta kurangnya kesadaran dan keterampilan petugas dalam hal keamanan siber masih harus diatasi. Penelitian ini juga mengusulkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk penguatan protokol keamanan siber, pendidikan dan pelatihan bagi petugas, serta investasi dalam infrastruktur teknologi. Dengan implementasi yang tepat, sertifikat tanah elektronik dapat menjadi pilar utama dalam transformasi digital di bidang kenotariatan dan administrasi pertanahan di Indonesia.

Efektifitas fasilitator Pendamping dalam meningkatkan Self-Confidence Nasabah BTPN Syariah yang Berwirausaha

Asdin Alwi, Andi Halima
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektifitas fasilitator pendamping dalam meningkatkan self-confidence nasabah BTPN Syariah yang berwirausaha. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen one grup pretest-posttest&#8230; osttest design dan melibatkan 16 nasabah BTPN Syariah yang sedang berwirausaha dan berjenis kelamin perempuan. Data dikumpulkan melalui survei awal dan evaluasi setelah pendampingan selama empat sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator pendamping efektif dalam meningkatkan self-confidence nasabah. Peningkatan signifikan terlihat dari hasil pretest (tes pertama) dan posttest (tes kedua) yang mengalami peningkatan dari yang awalnya lemah dan cukup lemah menjadi cukup kuat bahkan kuat. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test dengan SPSS 25 menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,0005 (p < 0,01), yang berarti fasilitator pendamping efektif dalam meningkatkan self-confidence nasabah BTPN Syariah yang sedang berwirausaha.

Efektivitas Penerapan Hukuman Takzir Bagi Santri Di Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes, Jawa Tengah

Ma’muroh
Abstract: Pondok pesantren memiliki beberapa peraturan yang harus ditegakkan secara konsisten. Penegakan aturan bertujuan untuk membina, mengembangkan, dan menguatkan karakter santri yang berakhlak karimah. Dalam pelaksanaannya, ada&#8230; da beberapa santri yang melanggar aturan pondok sehingga diberlakukan hukuman atau disebut “takzir”. Bentuk takzir cukup beragam, seperti pendisiplinan fisik, membersihkan area pondok, menghafal ayat Al-Quran, hingga dikeluarkan dari pondok dalam kasus pelanggaran sangat berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bentuk takzir di pondok pesantren berdampak positif atau negatif, serta bentuk takzir apakah yang dinilai paling efektif bagi santri. Penelitian ini mengambil sampel santri Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes yang bersekolah di Madrasah Aliyah Al-Hikmah 2. Dengan menggunakan metode kuantitatif berupa survei, peneliti mendistribusikan kuesioner dalam bentuk google form kepada responden atau subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,8% dari responden setuju dengan pemberlakuan takzir dan 41,2% tidak menyetujuinya. Empat bentuk takzir yang dinilai efektif diterapkan adalah: membersihkan area pondok, menghafal ayat Al-Qur’an atau kosakata bahasa asing, berdiri di depan umum, dan dibotak/dicukur tidak rapi. Membersihkan area pondok dinilai efektif karena meningkatkan kebersihan pondok. Menghafal ayat suci Al-Qur’an dinilai efektif dan edukatif karena menambah ilmu pengetahuan. Berdiri di depan umum dan dibotak dinilai efektif karena membuat jera pelakunya dan santri yang menyaksikan. Adapun efek jera yang dirasakan santri pelanggar adalah merasa malu dan tidak ingin melakukan lagi, sedangkan santri yang menyaksikan akan mengambil pelajaran untuk tidak melanggar aturan pondok.

Peranan Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Aparatur Sipil Negara Di Kantor Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya

Febrie Triyanto Rhizal, Basuki Rahmat, Dian Herlina
Abstract: Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Setiap pemimpin dituntut untuk memiliki kemampuan berfikir kedepan. Oleh karenanya harus memiliki kejelasan visi serta memahami fungsi&#8230; bagi organisasi yang dipimpinnya Untuk membangun suatu organisasi yang baik, ada hal mendasar yang harus diperhatikan oleh institusi – institusi terkait yaitu hal yang menyangkut eksistensi kepemimpinan seorang pemimpin, baik dalam memimpin suatu organisasi maupun memimpin suatu institusi. Jika dilihat dari tingkatannya kepemimpinan pemerintah di indonesia, kepala daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) berada di posisi kepemimpinan tingkat mieniengah, di atasnya tierdapat kiepiemimpinan yang dijalankan olieh Priesidien biersierta piembantunya, dan di bawahnya tierdapat kiepiemimpinan yang dijalankan olieh (Camat dan Kiepala Diesa/Lurah) Dalam mienyielienggarakan piemierintahan yang baik, sangat miemierlukan aparatur piemierintahan yang bierkualitas tinggi dan sadar akan tanggung jawabnya siebagai abdi niegara dan abdi masyarakat, siehingga mampu mielaksanakan tugas umum piemierintahan dan piembangunan diengan siebaik- baiknya. Kiepuasan mierupakan pierasaan yang ada pada diri piegawai yang didasarkan atas apa yang ditierima piegawai dalam biekierja. Siesuatu yang ditierima yaitu baik fisik dan non fisik siepierti balas jasa, sikap pimpinan, lingkungan kierja, komunikasi diengan atasan dan bawahan Diengan diemikian piegawai akan biekierja diengan rasa sienang dan yang liebih pienting kiepuasan yang tinggi akan miempierbiesar kiemungkinan tiercapainya produktivitas dalam biekierjaDalam pienielitian ini mienggunakan mietodie dieskriptif diengan piendiekatan kualitatif. Dalam pienielitian kualitatif tidak mienggunakan istilah populasi tietap tietapi olieh Spardliey dinamakan” Social situation” yang tierdiri dari tiga ieliemien yaitu tiempat (placie), pielaku (actor), dan aktivitas (activity) yang bierintieraksi siecara siniergi, tieknik piengumpulan data mienggunakan obsiervasi, wawancara dan dokumientasi. tieknik analisis data mienggunakan tieori milies dan Hubierman yaitu mierieduksi data, mienyajikan data dan mienyimpulkan data. Bierdasarkan hasil piembahasan miengienai ’’pieranan kiepiemimpinan dalam mieningkatkan kiepuasan kierja aparatur sipil niegara di kantor kielurahan cihierang kiecamatan cibieurieum kota tasikmalaya’’ tielah tierlaksana diengan baik dan siepienuhnya bierjalan optimal. Olieh kariena itu tingkat kiepuasan kierja di kielurahan cihierang sudah tierlaksana siecara iefiektif.

Pengaruh Green Marketing Limbah Tekstil Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Fesyen Berkelanjutan Di Sesasesa Bandung

Riski Rismawan, Yanti Heryanti
Abstract: Keputusan pembelian fesyen berkelanjutan dipengaruhi oleh pemasaran limbah tekstil yang ramah lingkungan. Instrumen utama untuk pengumpulan informasi adalah jajak pendapat skala Likert. Jumlah responden dalam penelitian&#8230; ini adalah 30 responden yang merupakan klien yang pernah membeli barang desain pendukung. Teknik pemeriksaan yang digunakan adalah kuantitatif dan strategi kajian informasi penting. Penelitian asosiatif yang fokus penelitiannya adalah hubungan atau pengaruh sebab akibat, khususnya hubungan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, merupakan klasifikasi lain dari jenis penelitian ini. Berdasarkan hasil pengujian diketahui nilai r tabel adalah 0,439 dimana nilai Cronbach alpha dari Green Promoting adalah 0,747 dan nilai Cronbach alpha dari Procurement Choice adalah 0,746 yang lebih penting dari 0,06. Nilai t tabel sebesar 2,048, nilai signifikansi (0,000) berada dibawah (kurang dari 0,05), dan nilai t hitung Green Marketing (X) sebesar 5,020. Nilai t-nya berasal dari n-2 (30-2): 28. Jadi hitung, tabelnya adalah 5.020, 2.048. Variabel independen green marketing mempunyai koefisien determinasi sebesar 47,4% terhadap variabel dependen keputusan pembelian. Sisanya sebesar 52,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dimensi Green Product memberikan pengaruh sebesar -3,6% terhadap keputusan pembelian, dimensi Green Price memberikan pengaruh sebesar 7,5 persen, dimensi Green Place memberikan pengaruh sebesar 15,4%, dan dimensi Green Promotion memberikan pengaruh sebesar 28,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Showcase Material Waste mempunyai dampak positif dan hubungan tingkat sedang dengan pilihan pembelian pada gaya ekonomis. Dengan memperhatikan dimensi green product, green price, green place, dan green Promotion yang bertujuan untuk proses pengembangan yang baik dan memberikan nilai positif kedepannya, maka perusahaan perlu melakukan perbaikan dan perhatian terhadap produk olahan dari bahan limbah tekstil yang memiliki dampak yang lebih besar terhadap lingkungan dan digunakan sebagai fesyen berkelanjutan.

Melalui Langkah – Langkah Model Pembelajaran Ekspository Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Agama Hindu Kelas IV Semester 1 Tahun Ajaran 2021/2022

Ni Nengah Suerni
Abstract: Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Beringkit Belayu di Kelas IV  yang kemampuan siswanya untuk mata pelajaran Agama Hindu cukup rendah. Sehingga dilakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan prestasi belajar&#8230; r siswa bisa meningkat. Secara umum tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode pengumpulan datanya adalah tes prestasi belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Ini terbukti dari hasil yang diperoleh pada awalnya dibawah KKM, pada siklus I menjadi mendekati KKM dan pada siklus II menjadi di atas KKM. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Ekspository dapat meningkatkan prestasi belajar.