Search Articles & Publications

Showing 53 articles found for "Berkomunikasi"

Klasifikasi Penyakit Alzheimer Menggunakan Data Mining Decision Tree

Yulina Sari, Zaehol Fatah
Abstract: Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang mempengaruhi otak dan secara bertahap mengurangi kemampuan seseorang untuk berpikir, mengingat, dan berfungsi secara mandiri. Ini merupakan jenis demensia yang paling… ing umum, dengan gejala awal yang biasanya terjadi pada individu di atas 65 tahun, meskipun dapat juga terjadi pada usia yang lebih muda. Beberapa gejala awal Alzheimer termasuk lupa akan peristiwa baru-baru ini, kesulitan menyelesaikan tugas sehari-hari, dan kebingungan tentang waktu atau tempat. Gejala penyakit dapat memburuk seiring berjalannya waktu, seperti kehilangan kemampuan berkomunikasi, perubahan suasana hati yang signifikan, dan penurunan fungsi fisik. Diagnosis tahap awal untuk penyakit Alzheimer dapat meningkatkan efisiensi terapi. Deteksi dini penyakit Alzheimer dapat memanfaatkan pendekatan matematis pada data mining untuk menganalisis data. Klasifikasi adalah salah satu metode data mining yang dapat diterapkan untuk pendeteksian dini atau prediksi penyakit Alzheimer. Penelitian yang berkenaan dengan klasifikasi penyakit Alzheimer belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini akan membandingkan performa algoritma C4.5 dan algoritma AdaBoost dalam klasifikasi penyakit Alzheimer menggunakan teknik pengujian percentage split dan k-fold cross validation. Selain itu, penelitian ini akan menggunakan metode Algoritma Decision Tree karena dapat ditafsirkan dengan mudah oleh manusia dan memililki akurasi yang tinggi sebesar 26.3%. Dapat mengubah data yang ada menjadi pohon keputusan dan aturan-aturan, sehingga dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan yang kompleks menjadi lebih sederhana.

Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Terhadap Interaksi Remaja Pada Platform Media Sosial

Orlyn Permata Dinova, Aurell Chavia Mecca Hartanto, Hemma Aulia, Lysandra Nathania, Rafid Ariq Ushaim Alauddin
Abstract: Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap interaksi sosial remaja di media sosial. Bahasa gaul yang berkembang di platform seperti Instagram, TikTok, dan Twitter berfungsi sebagai alat untuk membangun… gun identitas kelompok, mengekspresikan diri, dan memperkuat ikatan persahabatan. Meskipun terdapat dampak positif seperti peningkatan kreativitas dan solidaritas, penggunaan bahasa gaul juga dapat menyebabkan kesalahpahaman, eksklusivitas, dan penurunan kualitas bahasa. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk memahami perilaku dan persepsi remaja terhadap bahasa gaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform media sosial mempengaruhi gaya bahasa yang digunakan, dengan karakteristik unik di setiap platform. Penggunaan bahasa gaul oleh remaja milenial bervariasi dan mencerminkan identitas serta ekspresi diri mereka, dengan pentingnya menjaga kesopanan dalam berkomunikasi dan keseimbangan dalam memilih kata dan frasa agar bahasa gaul dapat memperkaya interaksi sosial.

Strategi Keterampilan Kolaboratif melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Learning Di SMP Negeri 1 Ciruas

Adi Nestiadi, Teguh Pujiningsih, Putri Kiki Lestari, Wati Rohmawati, Wilda Andriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan keterampilan kolaboratif siswa di SMP Negeri 1 Ciruas. Metode penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan observasi… rvasi partisipatif pada perserta didik. Partisipasi penelitian ini dari siswa/i SMP Negeri 1 Ciruas. Model pembelajaran koorporatif tipe jigsaw ini diimplementasikan pada kelompok-kelompok di dalam kelas. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa dalam model pembelajaran koorporatif dapat meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam pencapaian akademik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Melalui kolaborasi peserta didik dapat saling berkomunikasi membagikan ide dan memperkuat kemampuan sosial dan komunikasi.

Strategi Komunikasi Pemasaran Radio Kardop 99.4 FM Medan Dalam Meningkatkan Minat Pemasang Iklan

Ineke Fadhillah, Anang Anas Azhar, Indira Fatra Deni
Abstract: Radio Kardopa merupakan salah satu radio yang masih eksis dalam dunia penyiaran di era digital seperti saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran Radio Kardopa dalam meningkatkan… atkan minat pemasang iklan. Penelitian ini menggunakan mix marketing dan teori new media. Jenis penelitian, yaitu penelitian kulaitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung dalam pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran radio kardopa dalam meningkatkan minat pemasang iklan adalah menggunakan media sosial seperti youtobe, live streaming, facebook, instagram dan tiktok, membuat program yang menarik, paket sponsor, proposal yang menarik dan tim solid. Faktor pendukungnya adalah Radio Kardopa memiliki prestasi pendengar terbanyak di Sumatera Utara dan tim yang solid. Sedangkan faktor penghambatnya adalah harga yang cukup mahal dan paket sponsor tidak sesuai dengan pemasang iklan. Solusinya adalah berusaha, berdoa, dan selalu konsisten berkomunikasi dengan klien-klien. Keberhasilan yang diraih yaitu meningkatkan billing iklan menjadi paling tinggi disbanding Radio lain di Sumatera Utara dan mendapatkan pemasang iklan.

Penggunaan Media Dalam Promosi Pariwisata Daerah Situs Cagar Budaya Di Kabupaten Jember

Anisa Nur Fadila, Umi Kulsum, Intan W.M., Nur Ika Maulidiyah
Abstract: Media sosial sebagai alat untuk berkomunikasi yang digunakan untuk menyebarkan pesan secara cepat pasti sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat, hampitr tiap individu dari orang tua hingga anak muda pasti menggunakan… n media sosial baik itu untuk berbisnis maupun hanya untuk terhubung dengan teman. Fungsi dari media sosial berguna untuk memberikan informasi yang menarik perhatian luas dan mempromosikan suatu produk. Media sosial biasanya digunakan untuk mencari berita hangat yang sedang terjadi bahkan media sosial juga digunakan untuk mencari destinasi wisata yang sedang trend melalui unggahan-unggahan pengguna media sosial. Oleh karena itu, media sosial bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan situs-situs cagar budaya yang ada di Jember. Adapun solusi yang bisa digunakan agar promosi situs cagar budaya bisa maksimal dengan membuat situs web atau aplikasi yang memberikan penjelasan yang lengkap, terstruktur serta interaktif mengenai situs cagar budaya. Yang dapat dilakukan selanjutnya yaitu kolaborasi antara lembaga seperti membangun koalisi antarlembaga pemerintah, bismis, public terkait digitalisasi pengelolaan warisan budaya dapat meningkatkan promosi situs cagar budaya melalui media secara online.

Upaya Peningkatan Hasil Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Yanar Krisnawati Zendrato
Abstract: Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering… ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII  mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%) mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Upaya Dalam Meningkatkan Rasa Kepercayaan Diri Anak Dalam Berkomunikasi Dengan Pengasuh Di Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiyah Cabang Matur

Ulfa Fitria Nanda, Dodi Pasilaputra
Abstract: Dalam lingkungan panti asuhan, pengembangan rasa kepercayaan diri anak menjadi aspek krusial untuk membentuk masa depan yang lebih baik. Artikel ini mengeksplorasi upaya konkret yang dilakukan di Panti Asuhan Muhammadiyah… h Aisyiyah Cabang Matur dalam meningkatkan kepercayaan diri anak-anak. Melalui pendekatan yang melibatkan pengasuh sebagai mentor dan lingkungan yang mendukung, artikel ini menguraikan langkah-langkah yang diambil untuk menciptakan ruang di mana anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara positif. Permainan, diskusi, dan pengakuan terhadap pencapaian kecil menjadi bagian integral dari strategi ini. Selain itu, artikel ini menyoroti peran teladan pengasuh dan memberikan gambaran tentang bagaimana melibatkan anak-anak dalam proses pengambilan keputusan dapat memperkuat kepercayaan diri mereka. Ini bukan hanya tentang komunikasi efektif, tetapi juga tentang memberdayakan anak-anak menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab

Keefektifan Layanan Bimbingan Klasikal Untuk Membentuk Etika Pergaulan Siswa Dalam Berkomunikasi Di MTSM Lawang Tigo Balai

Ulfa Fitria Nanda, Dodi Pasilaputra
Abstract: Dalam era modern ini, pentingnya membentuk etika pergaulan siswa menjadi fokus utama dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan layanan bimbingan klasikal dalam membentuk etika pergaulan siswa… di MTSM Lawang Tigo Balai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya etika dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana layanan bimbingan klasikal dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa dalam berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, serta observasi langsung terhadap interaksi siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal memiliki peran yang signifikan dalam membentuk etika pergaulan siswa. Guru bimbingan dan konseling berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengenali dan mengatasi tantangan dalam berkomunikasi. Adanya ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman juga memberikan kontribusi positif terhadap perubahan sikap siswa.

Sistem Informasi Pengaduan Dan Keluhan Siswa

Muhammad Ajay, Sunardi
Abstract: Di era digital saat ini, komunikasi efektif antara siswa dan sekolah menjadi kunci dalam memastikan kualitas pendidikan yang optimal. Namun, seringkali, siswa menghadapi kendala dalam menyampaikan pengaduan atau keluhan… mereka. Hal ini mendorong perlunya pengembangan solusi yang memudahkan proses komunikasi tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi dan mengembangkan sistem informasi yang dirancang khusus untuk memfasilitasi siswa dalam menyampaikan pengaduan dan keluhan mereka di sekolah menengah. Melalui pendekatan berorientasi pengguna, sistem yang dikembangkan ini menawarkan antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan, memastikan aksesibilitas oleh seluruh siswa tanpa memandang latar belakang teknologi mereka. Survei dan wawancara yang dilakukan menunjukkan respons positif dari siswa terhadap sistem ini, dengan sebagian besar dari mereka merasa bahwa sistem memudahkan mereka dalam berkomunikasi dengan pihak sekolah. Selain itu, implementasi sistem ini juga membantu pihak sekolah dalam mengelola dan merespons pengaduan dengan lebih efisien. Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi ini bukan hanya meningkatkan transparansi dan efektivitas komunikasi, tetapi juga memperkuat hubungan antara siswa dan sekolah, mendukung visi pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan siswa.

Komunikasi Verbal Dan Nonverbal Orang Tua Kepada Anak Penyandang Autis Di SLB Melati Aisyah Deli Serdang

Amelia Hanifa Rahmadani, Zuhriah, Muhammad Alfikri
Abstract: Komunikasi mempunyai banyak elemen, antara lain seperti komunikator, isi, komunikan, dan chanel. Komunikasi verbal dan nonverbal adalah jenis pesan. Penelitian yang dilakukan ialah penelitian dengan pendekatan Kualitatif.… . Dengan jenis metode penelitian menggunakan metode deskriptif. Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan / menggambarkan fenomena. Menjelaskan situasi serta menggambarkan sebuah peristiwa secara objektif. Oleh sebab itu, para orang tua murid dari penyandang autis tidak selalu menggunakan komunikasi verbal sebagai bentuk komunikasi utama orang tua kepada anaknya. Dalam konteks untuk berkomunikasi dengan anak autis komunikasi non verbal juga mempunyai peran penting dalam penyampaian atau kesuksesan pesan. Anak autis tentunya membutuhkan banyak kesabaran untuk memahami mereka. Proses komunikasi yang dilakukan harus dengan sabar dan pelan agar dapat dipahami oleh mereka.