Abstract:Banyak bisnis telah mengadopsi metode kerja Work From Anywhere (WFA), yang memungkinkan anggota staf bekerja dari lokasi mana pun. Pada kenyataannya, terdapat berbagai kemungkinan bahaya yang terkait dengan kecelakaan kerja…
rja tergantung pada lokasinya, terutama jika lokasi tersebut tidak sesuai untuk bekerja, dan seringkali karyawan tidak menyadari risiko tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana penerapan peraturan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada pekerja jarak jauh (WFA). Karena seluruh data penelitian ini berasal dari wawancara, maka digunakan metode yuridis empiris, dengan fokus pada analisis penalaran deduktif konseptual terhadap peraturan perundang-undangan. Wawancara dengan anggota staf yang mengadopsi sistem WFA di berbagai perusahaan di Indonesia digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, belum penting untuk mengatur semua jenis pekerja, termasuk mereka yang memanfaatkan WFA, melalui undang-undang yang ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Abstract:Freemansonry adalah organisasi rahasia yang termasuk dalam gerakan new age movement. Organisasi yang didirikan di Inggris pada tahun 1717 Kemudian menyebar ke seluruh dunia, pada tahun 1756 didirikan Loge Agung Nederland…
sebagai awal terbentuknya Freemasonry di Belanda. Kelompok Persaudaraan yang memiliki dimensi mistis ini telah ada sejak VOC pertama kali datang ke Nusantara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menerapkan metode penelitian kepustakaan. Penelitian deskriptif kualitatif mengungkapkan dan Memahami sebuah fenomena atau fakta yang terjadi secara alami oleh objek penelitian holistik pada suatu konteks yang dikaji dalam bentuk kata-kata dan bahasa alami. Freemasonry diinterpretasikan sebagai organisasi yang misterius namun ternyata dalam penelitian yang telah dilakukan aktivitas Freemasonry tidak merujuk pada kemisteriusan yang dibayangkan, Keberadaan Loji Sint. Jan menandakan bahwa Freemasonry sebagai organisasi yang peduli terhadap sosial dan erat terhadap persahabatan, Dengan didirikannya lembaga pendidikan seperti Frobelschool hingga lembaga sosial lainnya, Freemasonry dianggap sebagai organisasi elit di mana pihak pribumi bisa tergabung dalam keanggotaannya, Namun tidak sembarangan orang yang bisa bergabung melainkan orang-orang yang mempunyai keahlian di bidang sain, hal tersebut membuat siapapun yang masuk organisasi ini akan setara dengan orang-orang Eropa, Kebanggaan menjadi anggota Freemasonry membuat beberapa orang yang menandai nisan kubur mereka dengan lambang Freemason, Sebagai tanda bahwa dia adalah orang yang hebat masa hidupnya. Jejak Freemasonry yang cukup kuat pengaruhnya di Bandung Serta peninggalan yang banyak namun kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai organisasi yang bisa dikatakan sebagai kumpulan yang menyumbang pembangunan dan pemikiran sehingga diharapkan masyarakat mengenal dan paham terhadap sejarah Freemasonry.
Abstract:Mata pelajaran sejarah merupakan materi yang penting dipelajari tapi kerap kali mendapat tantangan. Tidak sedikit siswa tidak menyukai sejarah dan dianggap membosankan karena guru kurang bisa menarik perhatian siswa dalam…
m kelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang tingkat ketertarikan siswa dalam pengajaran sejarah di SMAN 1 Majalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran sejarah dipengaruhi besar oleh cara mengajar guru dalam kelas.
Abstract:Di Indonesia banyak sekali kearifan lokal yang perlu dipertahankan, seperti alat musik tradisional angklung yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat. perkembangan alat musik tradisional angklung memiliki ciri khas tersendiri…
ersendiri pada setiap bentukannya, hal ini yang menjadi keunikan dari alat musik angklung. Angklung terbuat dari bambu kemudian dirangkai dengan tali rotan. Kata angklung berasal dari "angkleung-angkleung" yaitu suara yang dihasilkan ketika angklung dimainkan. Alat musik tradisional seperti angklung merupakan cagar budaya yang perlu kita lestarikan agar nilai budaya tidak hilang.
Abstract:Kebakaran hutan dan lahan merupakan masalah yang sering terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Deteksi dini menggunakan teknologi penginderaan jauh dari citra satelit…
it MODIS menjadi kunci dalam mitigasi kebakaran. Penelitian ini mengkaji distribusi Hotspot dari tahun 2013 hingga 2023 di Kabupaten Banjar menggunakan metode Gridding . Data Hotspot dan peta tutupan lahan dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan faktor risiko kebakaran. Hasilnya menunjukkan jumlah kebakaran dari tahun ke tahun, dengan kecenderungan meningkat selama musim kemarau. Kawasan dengan jumlah Hotspot tinggi, khususnya di Kecamatan Cintapuri Darussalam, Astambul, Mataraman, dan Sungai Tabuk, memerlukan mitigasi yang tepat. Edukasi, praktik pertanian berkelanjutan, dan penegakan hukum yang ketat diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran di Kabupaten Banjar.
Abstract:Kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi di kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terutama selama musim kemarau. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sebaran nilai atau jumlah hotspot pada Tahun 2013-2023…
di Kota Banjarmasin dan mengetahui persebaran hotspot terhadap tutupan lahan Tahun 2013-2023 di Kota Banjarmasin. Metode penelitian meliputi pengumpulan data hotspot yang diperoleh dari situs katalog titik panas LAPAN dan diolah menggunakan software ArcGIS. Data citra yang di gunakan adalah citra satelit MODIS, NOAA20, dan NSPP, serta peta tutupan lahan dan peta administrasi Kota Banjarmasin. Hasil analisis menunjukkan naik turunnya jumlah hotspot setiap tahunnya, dipengaruhi oleh faktor cuaca dan fenomena El-Nino. Daerah dengan risiko tinggi kebakaran terletak di kelurahan-kelurahan dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Sebagian besar kejadian kebakaran terjadi di area permukiman, diikuti oleh area persawahan dan pertanian lahan kering. Langkah mitigasi, edukasi, dan respons bencana perlu ditingkatkan untuk mengurangi dampak kebakaran di Kota Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di masa mendatang.
Abstract:Pembentukan perda tidak hanya semerta-merta dibuat, pembentukan perda tersebut harus berdasarkan dua hal yang pertama : peraturan daerah di bentuk karena memang dibutuhkan oleh masyarakat, Kedua : perda yang dibentuk dapat…
at meningkatkan kesejaahteraan masyarakat yang menjadi sasaran dalam perda tersebut. Dukungan telah diberikan dalam penyelenggaraan pola pendidikan di pesantren. Metode yang digunakan oleh penulis yaitu menggunakan metode pengabdian dengan melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber, dilakukan observasi, wawancara, sosialisasi kepad masyarakat yang terkait. Data yang dikumpulkan kemudian dilakukan analisis dan interpretasi secara deskriptif, dengan menggambarkan data secara objektif dan terperinci. Dapat kita lihat bahwa masih banyak sekali pondok pesantren baru yang berdiri tanpa mengetahui syarat dan aturan perijinan sehingga akan mempersulit pemerintah dalah hal pemberian bantuan. Maka dari itu, solusi dari permasalahan yang ada tersebut adalah terbentuknya raperda fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren yang akan membantu mengembangkan fasilitas pendidikan khusus nya pondok pesantren.
Abstract:Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar melalui…
elalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama II siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 60.0% dan siklus II meningkat menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 33.3%. Hasil pelaksanaan observasi guru pada siklus I diperoleh persentase 71.1%, dan meningkat pada Siklus II menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 22.2%. selain itu, hasil pelaksanaan observasi peserta didik juga mengalami peningkatan, yakni dari 65.4% pada siklus I dan 92.9% pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 27.5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.
Abstract:Abstract This research explores crucial issues regarding processing systems, marketing strategies, and barriers to coconut sugar and rubber production at PTPN 1 Regional 5 Kebun Kalikempit. The aim of the research is to…
o analyze the efficiency of the processing system, evaluate the marketing strategy implemented, and identify the production obstacles faced. Research methods involve field surveys, production data analysis, and interviews with relevant stakeholders. The results of this research reveal the potential for increased efficiency in processing systems, the need to adapt marketing strategies according to market changes, and production constraints that require sustainable solutions to increase productivity in this sector. This study provides in-depth insights that can be the basis for operational and policy improvements at PTPN 1 Regional 5.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara pengimputan data melalui BRImen dan melakukan penelitian mengenai pengoptimalisasian pengimputan berbasis digital pada sisitem BRImen di Bank BRI Unit Kalisat.…
isat. Metode penelitian yang di gunakan adalag metode kualitatif dengan mengumpulkan informasi yaitu observasi serta wawancara langsung kepada petugas BRImen di Bank BRI Unit Kalisat. Di perlukan pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital,tujuannya agar dokumen yang ada tidak hilang dan mudah di temukan pada saat di butuhkan. Sebagai upaya pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital, Bank BRI telah menciptakan system digital bernama BRImen (BRI Document Manajemenet System). Dimana detiap perealisasiannya BRI juga melakukan inovasi di setiap prosedur pengarsipannya, dimana dengan adanya prosedur tersebut di harapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pelayanan nasabah. dapat di simpulkan terdapat tujuh tahapan dalam pengimplementasian system BRImen, mulai dari pengurutan berkas sampai penyimpanan data pada computer. Selain itu terdapat beberapa tahapan pengarsipan, mulai dar label ruangan sampai penataan berkas pada lemari sesuai data yang sudah di imput di excel.