Abstract:Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia Peserta Didik. Hal ini disebabkan proses pembelajaran berpusat pada pendidik (teacher centered). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan…
hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitan ini peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini diperoleh dari data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian dilaksanakan sebanyak dua siklus setiap siklus masing-masing 3 pertemuan. Hasil belajar siswa diperoleh siklus I yaitu 31,25% pertemuan I, 37,5% pertemuan II, dan 50% pertemuan III. Pada siklus II hasil belajar Bahasa Indonesia adalah 62,5% pertemuan I, 68,75% pertemuan II, dan 100% pertemuan III. Penilaian pengamatan pendidik siklus I adalah 56,4% pertemuan I, 76,4%, pertemuan II, dan 82,1% pertemuan III. Untuk siklus II diperoleh hasil 83,5% pertemuan I, 92,8% pertemuan II, dan 99,2% pertemuan III. Sedangkan penilaian pengamatan aktifitas peserta didik siklus I diperoleh hasil 67,1% pertemuan I, , 85,6% pertemuan II, 89,8% pertemuan III. Untuk siklus II diperoleh 91,9%, pertemuan I, 99,2% pertemuan II, dan 100% pertemuan III. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik kelas IV meningkat.
Abstract:This study explores international communication management in the Department of Investment and One-Stop Integrated Services (DPMPTSP) of East Java in the context of cultural differences. The main findings indicate that DPMPTSP…
PMPTSP operates in an environment with cultural dimensions such as low power distance, individualism, masculinity, low uncertainty avoidance, and long-term orientation. This affects the way the institution communicates and manages its international relations. The study found that adapting communication that is sensitive to cultural differences, including values, attitudes, and etiquette, is essential to improving operational effectiveness and efficiency. The novelty of this study lies in the in-depth understanding of the application of Hofstede's cultural theory in the context of international communication management in the public sector, as well as practical recommendations to overcome cultural challenges in international interactions.
Abstract:This study aims to analyze the tourism potential and marketing strategies in Bejijong Village, a village with a rich history and culture from the Majapahit Kingdom era located in Mojokerto Regency, East Java Province. This…
is study explores how village managers conduct managerial and marketing activities to attract tourists and promote local products. The research method involves a SWOT analysis to evaluate the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in the Marketing Mix’s 7P approach implemented by the village. The results of the study indicate that Bejijong Village has several significant advantages, including historical heritage such as Brahu Temple, Petilasan Siti Inggil, and Maha Vihara Majapahit, as well as local products such as smoked salted eggs, lemon juice, pukis lumer (melting) bertoping, tahu lontong (compress rice), and Cempaka batik handicrafts and wayang kulit. However, the challenges faced include less than optimal website management, lack of effective digital marketing strategies, and entrance fees that may be insufficient to support maintenance. This study introduces novelty in marketing strategy analysis by integrating the SWOT and Marketing Mix’s 7P approaches to provide in-depth insights into how management and marketing can be improved. These findings are expected to be a reference for other villages in designing more effective marketing strategies and suggesting improvement steps that can increase the attractiveness and sustainability of culture-based tourist destinations. Keywords: Bejijong Village, Tourism Marketing, SWOT Analysis, Marketing Mix 7P.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi pada usaha Telur Gulung Aje menggunakan metode full costing. Metode ini mencakup semua biaya produksi, termasuk biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung,…
ung,
dan overhead pabrik. Penelitian dilakukan dengan wawancara untuk mengumpulkan data terkait biaya produksi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama 30 hari adalah Rp. 19.612.000, dengan harga pokok
produksi per pcs sebesar Rp 1.089/pcs. Dengan menetapkan harga jual sebesar Rp. 1.089 per pcs, usaha ini
memperoleh persentase keuntungan sebesar 27,5%. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode full costing dalam
membantu UMKM menentukan harga jual yang tepat serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi pada usaha Ayam Geprek El-Ququi menggunakan metode full costing. Metode ini mencakup semua biaya produksi, termasuk biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung,…
angsung, dan overhead pabrik, baik variabel maupun tetap. Penelitian dilakukan dengan wawancara untuk mengumpulkan data terkait biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama 30 hari adalah Rp. 13.515.000, dengan harga pokok produksi per porsi sebesar Rp. 5.631,25. Dengan menetapkan harga jual sebesar Rp. 10.000 per porsi, usaha ini memperoleh persentase keuntungan sebesar 27,5%. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode full costing dalam membantu UMKM menentukan harga jual yang tepat serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Abstract:Akuntabilitas dan transparansi merupakan dua prinsip fundamental dalam tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam konteks hukum administrasi negara, kedua prinsip ini memainkan peran krusial dalam menjamin…
in bahwa kebijakan dan tindakan pemerintah sesuai dengan aturan hukum, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam hukum administrasi negara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif yuridis, mengkaji regulasi, doktrin hukum, dan praktik administrasi di berbagai lembaga pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi terkait akuntabilitas dan transparansi telah cukup memadai, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman hukum di kalangan aparatur negara dan budaya birokrasi yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas hukum dan perubahan budaya birokrasi untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Abstract:Reformasi birokrasi menjadi aspek penting dalam rangka meningkatkan kinerja birokrasi terutama di era modern dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kontribusi…
i hukum administrasi negara dan prinsip good governance dalam mendukung reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya hukum administrasi negara berkontribusi sebagai landasan hukum dalam mendukung reformasi birokrasi, sebagai instrumen penyelesaian sengekta administratif dalam mendukung reformasi birokrasi serta sebagai intrumen pengawasan. Selanjutnya prinsip good governance berkontribusi mejadi kerangka kerja dalam mendukung reformasi birokrasi. Sinergi antara hukum administrasi negara dan prinsip good governance dapat menjadi pondasi kuat dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Abstract:Artikel ini membahas peranan Azas-azas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) dalam mewujudkan konsep Good Governance di Indonesia. Dalam konteks pemerintahan yang semakin kompleks, penerapan AAUPB menjadi sangat penting untuk…
tuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Melalui analisis berbagai sumber dan data, artikel ini menunjukkan bahwa penerapan AAUPB tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik tetapi juga berfungsi sebagai alat pencegahan korupsi. Dengan menggunakan contoh kasus dari berbagai daerah di Indonesia, artikel ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi dalam implementasi AAUPB serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pembuat kebijakan, akademisi, dan masyarakat umum mengenai pentingnya AAUPB dalam menciptakan pemerintahan yang baik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya standar dalam pengendalian biaya produksi pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana bertujuan untuk mengetahui…
getahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Dalam penelitian ini analisis yang dilakukan adalah analisis varians, yaitu menghitung selisih antara biaya yang telah ditetapkan di awal dengan biaya yang sesungguhnya terjadi periode tahun 2023. Hasil penelitian ini yaitu peran biaya standar dalam pengendalian biaya produksi pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang sangat penting. Hal ini terbukti bahwa analisis biaya standar pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang terjadi selisih menguntungkan (favorable) pada selisih biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang dapat mengatur semua biaya yang dikeluarkan pada saat proses produksi sehingga dapat berjalan dengan baik dan tercapainya target produksi yang menghasilkan produk dengan mutu yang baik.
Abstract:Kurikulum Merdeka memberikan pendekatan yang inovatif dan fleksibel dalam pendidikan di Indonesia, memungkinkan pendidik untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi siswa. Dalam konteks mata pelajaran…
ajaran bahasa Inggris dan seni budaya, pendekatan pembelajaran yang diterapkan bertujuan untuk mengintegrasikan keterampilan komunikasi dan apresiasi budaya. Artikel ini membahas penerapan pendekatan komunikatif dalam pengajaran bahasa Inggris yang mendorong interaksi aktif dan penggunaan bahasa dalam konteks nyata, serta pendekatan kreatif dalam seni budaya yang mengajak siswa untuk mengeksplorasi dan menciptakan. Dengan menggabungkan kedua disiplin ilmu ini, siswa diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berbahasa mereka sekaligus mengembangkan pemahaman dan penghargaan terhadap keragaman budaya di sekitar mereka. Melalui contoh penerapan di kelas, artikel ini menunjukkan bagaimana Kurikulum Merdeka dapat menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan interaktif, meningkatkan motivasi, dan hasil belajar siswa.