Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan potongan harga terhadap keputusan pembelian konsumen di Supermarket Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin…
ketatnya persaingan bisnis ritel, sehingga perusahaan perlu mengembangkan strategi yang tepat dalam meningkatkan daya tarik konsumen, salah satunya melalui pelayanan yang baik dan pemberian potongan harga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen yang berbelanja di Plaza Asia. Proses analisis meliputi uji instrumen, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Pelayanan yang cepat, ramah, serta mampu memberikan kenyamanan saat berbelanja terbukti meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli produk. Potongan harga juga memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, di mana konsumen merasa lebih terdorong untuk berbelanja ketika harga yang ditawarkan lebih rendah atau terdapat promosi tertentu.
Secara simultan, kualitas pelayanan dan potongan harga bersama-sama memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Namun, kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan potongan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih menekankan pengalaman berbelanja yang nyaman dan memuaskan daripada sekadar memperoleh harga murah.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi utama dalam membangun loyalitas konsumen, dengan tetap didukung oleh program potongan harga yang relevan untuk memperkuat keputusan pembelian.
Abstract:This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education teachers in the formation of Islamic character values in students at SMPN 2 Nuangan, identify supporting and inhibiting factors, and analyze the…
the impact of these strategies on student behavior. The study used a descriptive qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of the principal, three Islamic Religious Education teachers, and Muslim students at SMPN 2 Nuangan. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation, observation persistence, extended participation, and member checks. The results showed that the strategies of Islamic Religious Education teachers in the formation of Islamic character values were carried out through role models, habituation, advice, integration of character values in learning, and supervision of student behavior. Supporting factors included teacher commitment, a conducive school culture, cooperation among school members, and parental support. Inhibiting factors included differences in student backgrounds, lack of family attention, the influence of the social environment, and limited learning time. This strategy has a positive impact on improving students' religious attitudes, discipline, responsibility and good manners.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode Yanbu’a dalam pengembangan sumber daya guru Al-Qur’an di MTs Yanbu’ul Qur’an Pangkalanbun, menganalisis perannya dalam meningkatkan kompetensi guru, mengkaji…
ru, mengkaji dampaknya terhadap profesionalitas guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Yanbu’a dilakukan secara terstruktur melalui pelatihan, tashih, mudarasah, supervisi, dan evaluasi berkala. Metode ini berperan penting dalam meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru, terutama dalam aspek makhraj, tajwid, tartil, ghunnah, serta kemampuan menyusun pembelajaran yang sistematis dan terarah. Selain itu, implementasi Yanbu’a berdampak positif terhadap profesionalitas guru, seperti meningkatnya kedisiplinan, semangat muroja’ah, keteladanan, dan budaya kerja Qur’ani. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kepala pondok dan kepala madrasah, pembimbing yang kompeten, komitmen guru, kerja sama antarguru, serta sarana prasarana yang memadai. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dasar guru dan santri, keterbatasan waktu pembinaan, dan kurangnya dukungan orang tua di rumah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di MTs Muhammadiyah Kotamobagu, menganalisis proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program…
m peningkatan kompetensi guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Strategi yang diterapkan meliputi peningkatan kesejahteraan guru, sertifikasi guru profesional, supervisi akademik, MGMP, pelatihan daring dan luring, mentoring, serta penegakan tata tertib secara tegas. Kompetensi yang menjadi prioritas utama adalah kompetensi kepribadian karena dianggap sebagai dasar dalam membangun komunikasi, keteladanan, dan motivasi kerja guru. Proses perencanaan program dilakukan pada akhir tahun ajaran berdasarkan analisis kebutuhan melalui supervisi administrasi pembelajaran dan praktik mengajar. Evaluasi program dilakukan pada akhir tahun ajaran dengan melihat hasil belajar siswa dan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Faktor pendukung meliputi perencanaan, fasilitator, administrasi, fasilitas, dan evaluasi, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan kesiapan pemateri dalam pelaksanaan program.
Abstract:This study discusses the implementation of principal management in improving students' religious character and the factors that influence the success of the implementation of principal management in improving students' religious…
eligious character. This type of research is qualitative research with data analysis using MAXQDA. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out by collecting/organizing raw data (data collection), condensing data (data condensation), presenting data (data display), drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that (1) the implementation of the principal's management in improving the religious character of students at SMA Negeri 5 Palopo is carried out through four integrated management functions, namely: (a) Planning which is realized in the preparation of routine religious programs such as Al-Qur'an literacy (15-minute tadarus), congregational prayer, and commemoration of Islamic holidays, (b) Organization is carried out by clearly dividing tasks to religious teachers as coordinators, assisted by homeroom teachers and involving the active role of OSIS and Rohis as technical implementers, (c) Implementation is carried out by integrating the program into school activities and providing direct motivation and role models to enforce religious discipline, and (d) Supervision is carried out through checking attendance at congregational prayers and providing direct reprimands to students who are less religious. (2) Factors that influence the success of this implementation include internal factors, such as the principal's leadership commitment, teacher discipline, and the availability of facilities and infrastructure, as well as external factors that include support from parents and the community. Overall, the success of the principal's management is greatly influenced by strong collaboration between all school residents and the surrounding environment.
Abstract:The development of digital technology has influenced the learning preferences of students at the elementary level, including in the context of Islamic education. Intensive use of gadgets presents both challenges and opportunities…
rtunities in strengthening Quranic literacy. This study aims to analyze and describe teachers' strategies in managing students' digital preferences to strengthen Quranic literacy at Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Majalaya - Karawang. The study used a qualitative approach with a case study type. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that teachers' strategies are implemented through three main approaches: digital media integration in Quranic learning, literacy habits based on school culture, and collaboration with parents in supervising gadget use. Teachers direct the use of Quranic applications and audio-visual media in a controlled manner so that students' digital preferences are shifted to educational activities. The culture of morning literacy and intensive communication with parents strengthens the continuity of strategies at school and at home. The implications of this research emphasize the importance of redefining the role of teachers as adaptive and contextual managers of digital preferences in Islamic education. These findings contribute to the development of Qur'anic pedagogical practices that are responsive to the dynamics of the digital era.
Abstract:Islamic boarding school-based educational management is a relevant character development model in facing the challenges of moral degradation and low student independence in the modern era. This study aims to analyze the…
implementation of Islamic boarding school-based educational management at SMPIT Manbaul Ulum in improving student discipline and independence. The research approach used is a qualitative case study. Data were obtained through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, which were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results show that the implementation of Islamic boarding school-based educational management is carried out through the integration of religious values in all school activities, consistent regulation of discipline, habituation of congregational worship, and strengthening student personal responsibility through independence programs. Student discipline is increased through structured supervision and positive behavioral habits, while independence grows through assignments that encourage self-management and independent decision-making. These findings prove that the Islamic boarding school-based educational management model is effective in shaping students' disciplined and independent character. The implications of this study indicate that the Islamic boarding school-based approach can be an alternative educational management strategy that focuses not only on academic achievement, but also on character development.
Abstract:Permasalahan bahwa belum efektifnya pelaksanaan pembinaan dalam peningkatan kompetensi guru PAI disebabkan oleh karena kurang oftimalnya perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi dan hasil manajemen Kepala Madrasah sehingga…
hingga berdampak pada mutu pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI pada madrasah tsanawiyah. Sebuah lembaga pendidikan seharusnya mempunyai sistem yang baik ditandai dengan lembaga tersebut mempunyai tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, koordinasi yang teratur, pimpinan yang profesional, kooperatif dan pengawasan serta evaluasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, hasil dan faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perencanaan manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi guru-guru PAI tersebut, berkoordinasi dengan pengawas dan menyiapkan rancangan program pembinaan kompetensi guru PAI, 2) pelaksanaan manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan melalui workshop, seminar, MGMP, IHT, Diklat dan Supervisi serta melaksanakan pengamatan mengenai aspek-aspek pengelolaan dan administrasi guru PAI yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran yang efektif, 3) penilaian/evaluasi manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan terhadap komitmen guru PAI terhadap pelaksanaan pekerjaan, proses dan kinerja yang dicapai oleh guru PAI, 4) Hasil manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI adanya kerjasama yang sinergis dan harmonis antara Kepala Madrasah dengan para guru PAI dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran serta dapat memunculkan madrasah yang cukup berprestasi, 5) faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI antara lain ; sarana dan prasarana yang sudah memadai dan guru-guru PAI yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan bersertifikasi. Adapaun faktor penghambatnya antara lain ; masih ada beberapa orang guru yang masih kurang memahami kurikulum tiga belas, visi misi dan program madrasah, kurang dalam kemampuan pengelolaan proses pembelajaran peserta didik di kelas.
Abstract:This study focuses on the internalization of moral values among students in facing the challenges of modernization, such as moral degradation and youth relations. This study uses qualitative methods. The data analysis techniques…
chniques in this study are data presentation, data discussion, and conclusion drawing. The results of this study identify four key aspects, namely: 1) Pre-learning planning for students is very important to determine the aspects of learning that will be implemented in the classroom, 2) The implementation of ISMUBA learning based on moral knowing and feeling will focus more on students' moral education, 3) Teachers' exemplary behavior as role models for students because good activities must be exemplified first, and 4) Learning projects/training students' skills through learning outside the classroom trains students to face daily challenges and fosters moral action. The main challenges in moral internalization include a lack of teacher role models, a lack of supervision of outside classroom activities, and external factors due to the influence of social media. Therefore, this study recommends cooperation among educators, namely schools, teachers, and families, to strengthen the effective moral internalization of students.
Abstract:This study aims to analyze the concept and application of hospital criminal liability in cases of medical malpractice in the Indonesian criminal law system, as well as examine the relationship between the individual responsibility…
onsibility of medical personnel and the responsibility of hospital institutions. This study uses a qualitative approach with case study methods and a juridical-normative approach enriched with empirical data. Data was collected through in-depth interviews with legal practitioners, medical personnel, and hospital managers, accompanied by a documentary study of laws and regulations, court rulings, and related literature. The results of the study show that criminal liability in cases of medical malpractice is generally still focused on individual medical personnel as direct perpetrators, while the accountability of hospital institutions has not been optimally applied in criminal law enforcement practices. In addition, it was found that there is a complex relationship between the professional responsibilities of medical personnel and the institutional obligations of hospitals in ensuring health service standards, including aspects of supervision, risk management, and medical service systems. This study concludes that it is necessary to strengthen the concept of corporate criminal liability for hospitals in cases of medical malpractice in order to create legal certainty and more balanced protection for patients, medical personnel, and health service institutions. The findings of this study contribute to the development of health law studies and become a basis for consideration for policymakers in formulating more effective regulations and law enforcement mechanisms.