Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Tos (Teaching with Ordered Sequence of Pictures) Gambar (picture and picture) terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen…
en siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan. Latar belakang penelitian ini adaah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan kurangnya inovasi guru daam menerapkan model pembelajaran, sehingga masih dominan menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adaah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasiona. Popuasi penelitian adaah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Uuan yang berjumlah 31 orang, sekaigus dijadikan sampel dengan teknik tota sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skaa Likert. Variabel bebas (X) adaah implementasi model pembelajaran Tos Gambar, sedangkan variabel terikat (Y) adaah minat belajar siswa. Anaisis data menggunakan uji vaiditas, reliabilitas, uji normaitas, koefisien korelasi, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Tos Gambar berada pada kategori sangat berpengaruh, demikian pua minat belajar siswa juga berada pada kategori sangat berpengaruh. Uji korelasi diperoleh nilai r = 0,43 dengan koefisien determinasi sebesar 18,5%, yang berarti implementasi model pembelajaran Tos Gambar memberikan pengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran Tos Gambar berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan.
Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of quiziz-based interactive media on Civics learning outcomes in class III of UPTD SD Negeri 124392 Pematangsiantar. This study was quantitative with a one-group pretest-posttest…
est-posttest design. The sample of this study was all students of class III of UPTD SD Negeri 124392 Pematangsiantar in the 2025/2026 academic year, totaling 25 people. The research instrument used in this study was a learning outcome test instrument, the data obtained were analyzed using statistical analysis techniques. Data from the initial conditions before the treatment was carried out until after the treatment was carried out showed an increase in student learning outcomes. Before the treatment, the average score was 68 and after the treatment, the average score was 84. It can be concluded that the student learning outcomes before the treatment were given were still not reaching the KKTP, namely 25 students (100%) and after the treatment, student learning outcomes increased, namely 26 students (100%) had scores above the KKTP. Based on the results of the hypothesis test with a significance level of 0.05 and a t table of 2.060, the calculated t is 11.238. Thus, t count > t table 11.238 > 2.060, it can be concluded that there is an influence of Quiziz-based interactive media on Civics learning outcomes in grade III at the UPTD of SD Negeri 124392 Pematangsiantar
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian…
tian kuantitatif dengan “Pre-Experimental Design”bentuk one grup pre-test post-test yang dilaksanakan di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiatar pada siswa kelas IV dengan jumlah populasi 24 siswa dan sampel sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan test sebanyak 2 kali yaitu pretest-posttest. Data diolah menggunakan teknik analisis statistik, dari hasil analisis data diperoleh taraf sinifikan 0,01 < probabilitas (0,05) dan thitung = 21,929 > ttabel =1,713 Maka disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti “Terdapat pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Matematika di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiantar
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas,…
tas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana dalam teks berita berjudul “Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Korban Banjir Aceh Utara” yang dimuat di media daring detiknews menggunakan pendekatan…
katan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca, simak, dan catat. Analisis difokuskan pada tiga dimensi struktur teks, yaitu makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat makrostruktur, berita menonjolkan tema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kepedulian Telkomsel terhadap korban bencana. Pada superstruktur, susunan teks disajikan secara sistematis mulai dari pembukaan hingga penutup untuk membangun citra positif perusahaan. Sementara itu, pada mikrostruktur, pemilihan diksi, bentuk kalimat aktif, serta strategi retoris digunakan untuk menegaskan peran Telkomsel sebagai aktor sosial yang responsif dan empatik. Dengan demikian, teks berita tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampai informasi, tetapi juga sebagai media pencitraan korporasi melalui wacana kemanusiaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten…
en Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL. Rata- rata hasil belajar siswa meningkat dari 59,00 pada siklus I menjadi 85,00 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari kategori rendah (40%) menjadi tinggi (85%). Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 40,00% pada siklus I menjadi 71,11% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa kelas V di UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar
Abstract:This study aims to assess the performance of lecturers in the Computer Science Study Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar from the perspective of students and identify areas that need improvement to enhance…
ce the academic quality of the study program. The study uses a quantitative approach through a survey. The researchers collected data using a five-point Likert scale questionnaire distributed to 103 students of the Computer Science Study Program who had attended lectures. The researchers analyzed five aspects: teaching readiness, teaching materials, teaching discipline, teaching evaluation, and lecturer personality. We analyzed the data using descriptive statistics, calculating the percentage of student responses for each aspect of the assessment. The results of the study show that the performance of lecturers in the Computer Science Study Program at HKBP Nommensen University Pematangsiantar is generally in the good to very good category. The aspects of teaching readiness, teaching materials, teaching discipline, and teaching evaluation received very good ratings. The aspect of lecturer personality was in the good category. However, we must improve lecturer performance in the aspect of research. We must improve productivity, continuity of research activities, and scientific publications. The results of this study are expected to be used as evaluation material and a basis for policy-making for institutions in their efforts to improve the quality of lecturers and higher education in a sustainable manner.
Abstract:This classroom action research aims to improve students’ understanding of norms and rules in everyday life through the use of picture-based learning media in Grade II UPT SD Negeri 74 Bontorita II during the 2025/2026 academic…
academic year. The study was conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 22 students who were involved in learning activities using instructional pictures and number-pocket media to strengthen conceptual understanding. Data were collected through observation sheets, learning outcomes tests, and teacher reflections. The findings indicate a significant improvement in students’ learning outcomes and participation. Initial observations showed low understanding of norms and rules, reflected in students’ low discipline, responsibility, and adherence to class regulations. After the implementation of picture media in Cycle I, students’ average score increased from the pre-cycle score of 46.2% to 71.1%. In Cycle II, after using more varied and engaging visual media, students’ average score further improved to 79,36%, surpassing the minimum completeness criteria. The use of picture media was effective because it facilitated concrete understanding, increased motivation, and encouraged active engagement. The study concludes that picture-based media enhances students’ cognitive, affective, and behavioral competencies in learning. It is recommended that teachers integrate more innovative visual media to create meaningful, interactive, and enjoyable learning experiences in civics education and other subjects
Abstract:Sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang mencetak (calon) guru professional, Universitas HKBP Nommensen, khususnya Program Studi Pendidikan Ekonomi berusaha untuk selalu mendukung program pemerintah…
erintah meningkatkan mutu pendidikan nasional dengan mempersiapkan lulusannya agar mampu menguasai empat kompetensi mutlak seorang guru sehingga setiap lulusan tidak hanya mampu menjadi guru tetapi siap menjadi guru professional. Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompetensi kepribadian, profesional, sosial, dan pedagogik mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai calon guru ekonomi.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk menganalisis kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi pedagogik mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi. Data yang digunakan adalah data primer yang pengumpulannya dilakukan dengan metode dokumentasi dan penyebaran angket/ kuesioner
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya politik birokrasi dan tantangan good governance di Pemerintah Kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi bahwa tata kelola pemerintahan daerah…
aerah belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip good governance, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, profesionalitas aparatur, dan responsivitas pelayanan publik. Di sisi lain, kondisi tersebut diduga berkaitan erat dengan budaya politik birokrasi yang masih hierarkis, dominatif, dan kurang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada bulan Desember 2025 terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, akademisi, wartawan, pengguna layanan publik, aktivis/LSM, dan pihak lain yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya politik birokrasi di Pemerintah Kota Pematangsiantar masih cenderung top-down, berorientasi pada loyalitas terhadap pimpinan, dan belum memberi ruang yang memadai bagi transparansi, akuntabilitas, serta inovasi kelembagaan. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya akses terhadap informasi publik, lemahnya kepercayaan terhadap objektivitas tata kelola jabatan, rendahnya profesionalitas aparatur, serta belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip good governance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lemahnya budaya politik partisipatif dalam birokrasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi belum optimalnya kualitas tata kelola pemerintahan di Pemerintah Kota Pematangsiantar.