Abstract:Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong organisasi memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kepada khalayak. KPSBU Lembang menggunakan Instagram dan Facebook untuk…
k menyampaikan informasi kelembagaan, edukasi peternakan, promosi produk, serta membangun hubungan dengan anggota, pelanggan, dan masyarakat umum. Namun, pengelolaannya masih menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia dan konsistensi konten. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi dalam pengelolaan pesan digital pada media sosial Instagram dan Facebook di KPSBU Lembang melalui tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan satu informan kunci. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi KPSBU Lembang telah menerapkan dimensi strategi komunikasi Hafied Cangara melalui perencanaan, penyusunan pesan, pemilihan media, penentuan khalayak, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan melalui kalender konten dan penjadwalan publikasi. Implementasi meliputi penyusunan pesan dengan bahasa semi formal, produksi dan publikasi konten, serta interaksi dengan audiens. Evaluasi dilakukan melalui fitur Insight pada Meta Business Suite untuk melihat engagement, jangkauan, tayangan, komentar, dan tanda suka. Keterbatasan sumber daya manusia menjadi kendala utama dalam menjaga konsistensi pengelolaan media sosial.
Abstract:Mie merupakan produk yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Saat ini, gaya hidup masyarakat sudah semakin modern. Orang-orang lebih menyukai makanan cepat saji yang lebih praktis, termasuk mie. Sayangnya,…
banyak mie yang dianggap tidak sehat karena mengandung banyak karbohidrat dan dapat menyebabkan penyakit akibat kelebihan gula. Oleh karena itu diperlukan bahan pangan yang tidak hanya dapat menunjang fungsi mie sebagai penyedia. Jamur sawit dan daun kelor merupakan bahan pangan yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dari parameter organoleptik dari mie kering daun kelor dan jamur sawit serta mengetahui pendapatan dan keuntungan. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perlakuan terbaik terbaik,yaitu pada perlakuan ke 2 dengan NP tertinggi yaitu perlakuan daunn kelor 20% dan jamur sawit 30% dengan nilai NP 0,85. Perhitungan menunjukan mie kering jamur sawit dan daun kelor yang diproduksi yaitu Rp. 3.528,00/pcs yang akan mendatangkan keuntungan sebesar Rp. 944.305,00 pada harga jual Rp. 4.000,00 /pcs.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di Kota Tebing Tinggi memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian lokal. Namun, banyak pelaku usaha masih menghadapi kendala keterbatasan modal untuk mengembangkan…
an usahanya. Salah satu solusi pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah adalah akad musyarakah, yaitu bentuk kemitraan modal antara dua pihak atau lebih dengan pembagian keuntungan dan risiko berdasarkan kesepakatan bersama. Sayangnya, pemahaman pelaku UMKM kuliner mengenai konsep dan mekanisme akad musyarakah masih rendah, sehingga skema pembiayaan berbasis syariah ini belum dimanfaatkan secara optimal, termasuk peluang kemitraan modal dengan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) sebagai lembaga keuangan mikro syariah yang beroperasi di tingkat lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada pelaku UMKM kuliner di Kota Tebing Tinggi mengenai konsep, prinsip, dan penerapan akad musyarakah sebagai alternatif penguatan kemitraan modal berbasis syariah, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang kemitraan dengan BMT setempat. Metode pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, penyuluhan dan sosialisasi melalui ceramah interaktif, diskusi tanya jawab, serta pembahasan contoh perjanjian kerja sama akad musyarakah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep akad musyarakah, manfaat kemitraan modal berbasis syariah, serta mekanisme bagi hasil yang adil dan transparan. Kegiatan ini diharapkan mendorong terbentuknya sinergi antara perguruan tinggi, pelaku UMKM, dan BMT dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kuliner yang inklusif, berkeadilan, dan berbasis prinsip syariah.
Culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tebing Tinggi City hold significant potential to drive the local economy. However, many business owners still face capital constraints that hinder business expansion. One Sharia-compliant financing solution is the musyarakah contract a form of capital partnership between two or more parties involving profit and risk sharing based on mutual agreement. Unfortunately, culinary MSME owners often lack understanding of the musyarakah concept and its mechanisms; consequently, this Sharia-based financing scheme remains underutilized, including opportunities for capital partnerships with Baitul Maal wat Tamwil (BMT) local Sharia microfinance institutions. This community service initiative aims to educate culinary MSME owners in Tebing Tinggi City on the concepts, principles, and application of musyarakah contracts as an alternative for strengthening Sharia-based capital partnerships, while also raising awareness about partnership opportunities with local BMTs. The implementation method involved a preliminary survey, educational outreach via interactive lectures and Q&A sessions, and a review of sample musyarakah cooperation agreements. The results indicate an improved understanding among participants regarding the musyarakah concept, the benefits of Sharia-based capital partnerships, and fair, transparent profit-sharing mechanisms. This activity is expected to foster synergy among universities, MSME owners, and BMTs, thereby supporting the growth of a culinary economy that is inclusive, equitable, and grounded in Sharia principles.
Abstract:In the contemporary global market, businesses encounter intense competition, particularly within the culinary sector, driven by rapid technological advancements and economic growth. To secure long-term competitive advantages,…
ages, companies must strategically position their products or services in consumers' minds through effective advertising and innovative strategies. Ayang Beib Steak Cafe, established in 2018 and located at Jl. Cik Ditiro Ruko Wisma Mas (next to Kosasih Kemiling) in Bandar Lampung, Indonesia, benefits from a strategic location on one of the city's busiest streets, surrounded by numerous culinary establishments. During the COVID-19 pandemic, Ayang Beib Steak Cafe adapted to the challenging market conditions by maintaining a dedicated team of five staff members focused on delivering excellent customer service. This study employs the Analytic Hierarchy Process (AHP) to analyze the business strategies implemented by Ayang Beib Steak Cafe to navigate market competition during the pandemic. The research identifies key internal and external factors influencing sales growth, including human resource coordination, menu diversification, outlet modernization, promotional activities, competitive conditions, consumer taste trends, and economic fluctuations. The findings suggest that modernizing outlet services and developing new menu items are the most prioritized strategies for enhancing sales and sustaining competitive advantage. Additionally, word-of-mouth and holiday promotions play significant roles in attracting and retaining customers. This comprehensive analysis provides actionable insights for Ayang Beib Steak Cafe and similar businesses aiming to thrive in a highly competitive and volatile market environment.
Abstract:Feelings of inferiority represent a significant psycho-social issue for individuals, often leading to difficulties in decision-making, hesitancy, a lack of assertiveness, withdrawal, and heightened emotional sensitivity.…
These challenges are particularly prevalent among adolescents, who frequently compare themselves to others in their environment. Body dissatisfaction emerges when adolescents compare their actual body to an idealized version and struggle to accept their current appearance. One factor influencing body dissatisfaction is self-compassion, which can either mitigate or exacerbate these feelings. This study aims to investigate the relationship between self-compassion and body dissatisfaction among students of the Faculty of Psychology at Bhayangkara University Jakarta Raya. Using convenience sampling, 100 students participated in the study. The findings indicate a significant negative correlation between self-compassion and body dissatisfaction, with a correlation coefficient of r = -0.803*** and p = 0.000 (p < 0.05).
Abstract:Pendidikan nasional saat ini menghadapi tantangan besar terkait degradasi moral akibat arus kebebasan berekspresi yang kerap mengabaikan batasan etis dan religius. Sebagai respons, Kementerian Agama RI menggagas Kurikulum…
m Berbasis Cinta (KBC) sebagai pendekatan humanis-moderat untuk mereorientasi pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam menanamkan nilai-nilai humanisme Islam di Madrasah Aliyah Jam'iyyah Islamiyyah melalui tiga tahapan manajemen: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta melihat proses internalisasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KBC di MA Jam'iyyah Islamiyyah mampu menanamkan tiga nilai utama humanisme Islam, kebebasan (liberty), persamaan (equality), dan persaudaraan (fraternity) melalui tahapan internalisasi yang sistematis meliputi transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Keberhasilan kurikulum ini didukung oleh iklim psikologis madrasah yang aman, keteladanan guru, serta integrasi nilai kasih sayang dalam ekosistem pembelajaran yang holistik. Pendekatan afektif ini terbukti mampu mengubah paradigma pembelajaran keagamaan yang kaku menjadi proses dialogis yang emansipatoris dan memanusiakan manusia
Abstract:Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis pada anak sekolah dasar. Salah satu materi dasar yang harus dikuasai peserta didik…
adalah operasi hitung pengurangan. Namun, berdasarkan hasil observasi awal pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat, masih ditemukan anak-anak yang mengalami kesulitan memahami konsep pengurangan karena proses belajar lebih banyak menggunakan metode konvensional tanpa didukung media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, tim pengabdian melaksanakan kegiatan sosialisasi penggunaan media pembelajaran Papan Jurang (Papan Pengurangan) sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat membantu anak memahami konsep pengurangan secara konkret. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan cara penggunaan media Papan Jurang sekaligus meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan pada anak sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, pendampingan, praktik langsung, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan memperkenalkan media, mendemonstrasikan penggunaannya, memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba secara langsung, serta melakukan pendampingan selama proses belajar berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mampu menggunakan media pembelajaran dengan baik, serta lebih mudah memahami konsep pengurangan. Penggunaan media Papan Jurang menjadikan proses pembelajaran lebih aktif, menyenangkan, dan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam menyelesaikan soal-soal pengurangan. Dengan demikian, media Papan Jurang dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran matematika yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung pengurangan pada anak sekolah dasar.
Abstract:In order to increase the resilience of the supply chains in the United States, this paper examines the risks and vulnerabilities that exist in them and suggests policy goals. By employing both numerical data and empirical…
l proof, we pinpoint the primary obstacles endangering the steadiness and effectiveness of supply networks. These risks are exacerbated by elements like globalization, technological changes, and natural calamities. We examine different policy initiatives, such as international cooperation, investment plans, and regulations, and provide recommendations to reduce these vulnerabilities and strengthen the resilience of U.S. supply chains .
Abstract:Through customer satisfaction at Marinar Café Makassar City, this study aims to analyze the effect of store atmosphere, service quality, and product variants on consumer loyalty. This study uses a quantitative approach to…
to collect data from 100 respondents who are customers of Marinor Café in Makassar City. Participants in this study were all visitors to the Marinor Cafe in Makassar City. Path analysis (Path analysis) is the data analysis method used. The findings show that customer satisfaction at Marinor Café Makassar City is positively and significantly influenced by store atmosphere, service quality, and product variants. Therefore, it can be said that customer satisfaction can mediate the effect of service quality and product variety on customer loyalty, but does not mediate the effect of store atmosphere on customer loyalty.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara nilai-nilai Al-Qur'an dan peningkatan Quality of Life (QoL) di Kelurahan Serua melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Studi ini menggunakan metode studi kasus…
kualitatif dengan analisis data yang bersumber dari laporan tahunan Kelurahan Serua tahun 2022–2023 dan teori WHOQOL sebagai kerangka analisis. Latar belakang penelitian ditinjau dari disegernya kondisi sosial-ekonomi di Kelurahan Serua yang membutuhkan revitalisasi nilai spiritual dan sosial guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi berupa laporan resmi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Al-Qur'an seperti keadilan, kasih sayang, dan gotong-royong berperan penting dalam peningkatan kualitas hidup, baik dari aspek kesehatan, lingkungan sosial, maupun kesejahteraan psikologis. Implikasi kebijakan yang dihasilkan memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan pendekatan spiritual dalam program pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menyarankan agar kolaborasi antara aparat pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat diwujudkan secara berkelanjutan guna mencapai dampak yang terukur dalam perbaikan kualitas hidup. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat berbasis Al-Qur'an tidak hanya meningkatkan kesejahteraan material tetapi juga memperkokoh harmoni sosial dan spiritualitas masyarakat.