Search Articles & Publications

Showing 256 articles found for "Semi"

Pengawasan Unit Terminal Service Officer (TSO) Terhadap Fasilitas Land Side di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang

Joshua Diesandro Geraldi
Abstract: Pengelola bandar udara yang ada di Indonesia yaitu PT. Angkasa Pura I (Persero). Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang memiliki beberapa unit yang bertugas untuk memastikan agar bandara dapat beroperasional… onal dengan baik. Salah satu unit yang ada di bandara tersebut yaitu Terminal Service Officer (TSO). Kendala yang sering terjadi saat unit TSO sedang melakukan pengawasan pada sisi darat (land side) adalah seringnya terjadi penumpukan flow penumpang, berseraknya trolley pada saat penumpang tiba di area keberangkatan dan kedatangan, pengguna layanan yang merokok tidak pada tempatnya, dan fasilitas yang tidak bekerja semestinya di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang pengambilan data penelitian bersumber dari petugas TSO yang bertugas mengawasi sisi darat (land side) area terminal penumpang. Sumber kedua berasal dari penggalian sumber data memalui wawancara secara semi terstruktur kepada narasumber Supervisor unit Terminal Service Officer dan petugas unit Terminal Service Officer. Selain itu, data dalam penelitian ini dilengkapi dengan data observasi dan dokumentasi berupa pengambilan gambar yang bertujuan sebagai penguat data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian maka diketahui pengawasan sisi land side oleh Terminal Service Officer (TSO) Sudah sesuai dengan indikator pengawasan adalah akurat, obyektif, koordinasi kerja, fleksibel dan realistis. Sedangkan untuk indikator tepat waktu dan pengawasan terpusat belum sesuai dengan indikator pengawasan dikarenakan kurangnya personel yang bertugas di lapangan. Dilihat dari jobdesk unit Terminal Service Officer (TSO) yang tertuang pada lembar SOP, unit TSO tidak dapat bergerak atau menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan sendirinya, jobdesk unit TSO hanya sebatas memeriksa dan mengawasi, jika terdapat kendala di lapangan yang diluar dari jobdesk unit TSO, solusi yang dilakukan adalah dengan berkoordinasi dengan unit terkait.

The Role of Internet to Bridge Language Gaps in Learning English as a Foreign Language in Solo's Multilingual

Astrini, Atik, Yeni Prastiwi, Hapy Adityarini
Abstract: This study investigates the role of the internet in bridging language gaps and enhancing English as a Foreign Language (EFL) instruction within Solo's multilingual context. The focus is on how internet resources aid students… ents in navigating between Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, and English, reflecting the multilingual dynamics of EFL classrooms. Utilizing a qualitative approach, semi-structured interviews were conducted with students from grade XII public senior high schools in Solo, Central Java. The findings reveal that the internet plays a significant role in facilitating language learning by providing access to diverse resources and interactive platforms. It is reported that internet tools help them create more engaging and culturally relevant lessons, which cater to the multilingual backgrounds of the students. Students highlighted that online resources offer immediate feedback, diverse learning materials, and opportunities for practicing English in real-world contexts, which are crucial for mastering a foreign language. Moreover, the study shows that the internet supports students in developing digital literacy skills, which are essential for effective language learning in the 21st century. The use of internet-based learning tools helps students seamlessly transition between languages, enhancing their overall language proficiency and confidence in using English. This research underscores the importance of integrating internet resources in EFL education to address the unique linguistic needs of students in multilingual settings. Future studies should explore the long-term impacts of internet use on language acquisition and its potential integration with traditional teaching methods to create a more holistic and effective EFL learning environment.

Language Learning Through Online Collaborative Learning in SMA Negeri 6 Surakarta and SMA Negeri 1 Surakarta: A Qualitative Case Study

Astrini, Atik, Agus Wijayanto, Malikatul Laila
Abstract: Language learning through online collaborative learning is a complex process because it requires thoughtful and pedagogical considerations in its design, implementation, and evaluation. To understand language in online collaborative… ollaborative learning, it is very important to include stakeholders' perspectives on their lived experiences. A qualitative case study was chosen to conduct this research. SMA Negeri 6 Surakarta and SMA Negeri 1 Surakarta were intentionally included in the study. The data were collected from semi-structured interviews of students and teachers and online and offline observations. The collected data were analyzed using the method of constant comparative analysis. The results clarified that several proactive supports (social, pedagogical and technical support) play a crucial role in promoting meaningful collaboration. The presence of the teacher is an important factor that create the collaboration to proceed as desired setting the stage, modeling the desired expectations and guiding the students to achieve the expected results. The assignments and assessments also affect the level of student engagement; therefore, it is recommended to include both formative and summative assessments for both the product and the collaborative process. The findings of this study have implications for the scaffolding and specificity of language learning through online collaboration to support online educators.

Analysis of the Performance of Village Office Employees in Utilization Technology for Improving Administrative Services in Namohalu Esiwa, North Nias

Harefa, Feberni, Telaumbanua, Eliagus, Harefa, Idarni, Lase, Heseziduhu
Abstract: In this study, the main problem is how is the level of performance of Sisobahili Village office employees in the use of technology to improve administrative services in Sisobahili Village, Namohalu Esiwa District, North… Nias Regency. This study aims to determine the level of performance of Sisobahili Village office employees in the use of technology to improve administrative services. This research uses a qualitative approach with a type of descriptive research, and the object of this study is carried out on natural objects. The data collection techniques used in this study are Observation, Documentation, and Interview. The researcher made observations by directly going into the field to see the object being studied. Then the researcher conducted interviews to explore information to data sources, namely the main informant, key informant, and supporting informant, then collected documents about the use of technology techniques in analyzing the data carried out in this study after data collection, then data reduction, data presentation, and conclusion or verification. Based on the results of the research, it was concluded that the Sisobahili Village Office still does not have adequate facilities to support administrative service activities to the community such as computers that are still not owned by the Sisobahili Village office, the facilities in the Sisobahili Village office, only in the form of laptops and printers . The limitations of these facilities are an obstacle for the Village apparatus in carrying out administrative activities related to the use of technology, so in this case information technology has not been used optimally. Human Resources in the use of information technology by the Sisobahili Village apparatus is still low, due to the low level of education of village apparatus in terms of technology utilization, so that some forms of services carried out still have obstacles, all forms of services related to technology are always charged to operators and other devices that are able to use technology, so it can be concluded based on the results of interviews at the level of human resources of the Village apparatus The use of technology is still minimal. The technology application system in Sisobahili Village has been running since 2018, but in 2022-2023, the Village information system, based semi-online, due to a lack of support, and for 2024 the plan will be carried out online through the website.

Analisis Pesan Dakwah Dalam Film Animasi Upin Dan Ipin Episode Ragam Ramadhan Di Youtube

Addiina Raihan Hamas, Muhammad Yasin, Muhammad Syahruddin
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami interpretasi denotasi, konotasi, dan mitos, nilai-nilai moral, serta faktor pendukung dan penghambat yang dialami tokoh dalam penyampaian pesan dakwah dalam film animasi… si “Upin dan Ipin Episode Ragam Ramadhan.” Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis teks media menggunakan model analisis semiotika Roland Barthes. Dimana teknik ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Penelitian ini dilakukan di Media Sosial Youtube. Penelitian yang berlangsung selama kurang lebih 2 bulan mulai dari Juli sampai Agustus 2023. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini menunjukkan pesan dakwah yang dibagi menjadi tiga, yaitu akhlak pada teman, akhlak pada masyarakat, dan akhlak pada keluarga. Dimana peneliti memberi makna terhadap film animasi “Upin dan Ipin” episode Ragam Ramadhan berdasarkan aspek nilai akhlak yang berisi tentang kelakuan dan perilaku sebagai makhluk sosial. Faktor pendukung dan penghambat didasarkan pada perilaku dan sifat dasar seorang anak. Adapun pengaruh dari penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu terhadap media terkhusus pada penelitian yang menggunakan metode semiotika dan dapat meningkatkan responsif terhadap makna pesan yang tersirat dalam sebuah film.

Implementasi Gerakan Literasi Dalam Meningkatkan Minat Membaca Dan Menulis Santriwati Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Siti Marfuah, Abdul Saipon, M. Irfanudin Kurniawan
Abstract: Gerakan literasi merupakan kemampuan seseorang dalam mengakses, memahami, menyimak dan menggunakan suatu cara melalui mengimpelementasikan berbagai aktivitas yaitu membaca dan menulis untuk berfikir dan berwawasan luas dengan… engan pengembangan santri menjadikan gemar dalam minat baca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Ketua Wardan, Guru, Ketua OSDC, dan beberapa santri. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Santri bisa mengimplementasi gerakan literasi ini dengan cara mengadakan pelatihan, mengadakan kunjungan, wajib berkunjung ke perpustakaan, membuat majalah dinding, berpastisipasi membuat buku-buku. faktor pendukung dan penghambat implementasi gerakan literasi yaitu: dukungan sebuah gerakan membaca, Kewajiban santri berkunjung datang ke perpustakaan seminggu tiga kali, Kewajiban membuat karya tulis, Pembekalan dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Penghambatnya yaitu: buku bacaan belum cukup banyak, kesadaran dalam gerakan literasi secara individu untuk mau membaca masih rendah, sehingga untuk berkunjung ke perpustakaan harus terjadwal agar individu mau datang ke perpustakaan.

Analisis Penanganan Bagasi Hilang Pada Unit Lost And Found Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya Oleh PT. Mulio Citra Angkasa

Steven Christian Zend
Abstract: Industri penyedia layanan jasa Ground Handling berupaya menaikan mutu, terutama sarana dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan penumpang. Berbagai macam metode dilakukan guna memperoleh keyakinan dan kepuasan penuh dari penumpang… numpang yang mempunyai keperluan akan jasa layanan transportasi udara. Penyimpangan layanan bagasi penumpang biasanya terjadi pada saat penumpang tiba di bandar udara tujuan atau pada saat tiba di Bandara tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dari penanganan dari Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dan faktor penyebab terjadinya kasus Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan jenis peneltian kualitatif yang pengambilan datanya bersumber dari data penumpang yang mengalami Kehilangan bagasi pada saat tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Sumber kedua berasal dari penggalian sumber data melalui wawancara secara semi terstruktur kepada narasumber Supervisor unit Lost and Found dan Staff unit Lost and Found. Selain itu, data dalam penelitian ini dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi berupa pengambilan gambar  yang bertujuan sebagai penguat data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa prosedur penanganan dari Bagasi Hilang yang dilakukan oleh unit Lost And Found  adalah memeriksa serta mencari data dari bagasi penumpang ke dalam PIR (Property Irregularity Report) rangkap 3 (putih, merah, dan hijau) yang kemudian ditanda-tangani oleh penumpang serta staf dari unit Lost And Found. Jika ditemukan atau terdapat kasus yang menyatakan penumpang berhak mengajukan kompensasi atas kerusakan bagasi yang didapatkan. Faktor terjadinya kerusakan bagasi disebabkan oleh perlakuan petugas yang kurang hati-hati dalam proses pengangkutan dari Make Up Area menuju Compartment Area, selain itu juga diketahui bahwa berat, isi, serta label dari bagasi penumpang tidak sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh maskapai penerbangan

Pemasaran UMKM Desa Sei Simpang Dua Melalui E-Commerce

Hafsari, Rizka, Arribe, Edo, Diansyah, Risnal, Mulyana, Wide, Aryanto, Setiawan Ardi Wijaya
Abstract: This service focuses on MSMEs in Sei Simpang Dua Village, Kampar Regency, Kampar Kiri Hilir District, Riau Province. The purpose of this service is to meet customer needs and make it easier for MSME (Micro, Small and Medium… ium Enterprises) players to disseminate information related to products in the village, as well as support government programs, namely smart villages and be able to face the Industrial Revolution 4.0, namely the importance of digital transformation with a vision towards village digitalization. This service method includes observation, training, monitoring and evaluation. So that the results of this service are in the form of utilizing e-commerce applications that have been built for the village of sei simpang dua with 3 menus including the home menu, product menu and basket menu. The home menu contains general information, the product menu displays all products from the village of sei simpang dua and the basket menu displays the number of items and the total shopping price.

Pendampingan Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Sebagai Upaya Meningkatkan Daya Minat Berwirausaha Bagi Mahasiswa Institut STIAMI Jakarta

Deni Malik
Abstract: Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa (KEMAS) merupakan salah satu upaya yang telah dilakukan perguruan tinggi untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas mahasiswa melalui acara kesenian yang dipadukan dengan kegiatan berwirausaha. Tujuan… ujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada para mahasiswa untuk menjalankan usaha dan meningkatkan daya minat berwirausaha mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan program kewirausahan dari Ndou dan metode pembelajaran kewirausahaan dari Esmi, yang mempunyai 4 tahap dan metode sebagai berikut; ) Fase Inspirasi (Inspiration); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran langsung dengan cara mengundang tamu pengusaha (inviting guest entrepreneurs), seminar kewirausahaan (entrepreneuship talks), dan bimbingan wirausaha (entrepreneurship tutoring), 2) Fase Keterlibatan (Engagement); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran operasional praktek yaitu memulai bisnis (starting business), 3) Fase Eksploitasi (exploitation); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran operasional praktik dengan cara melakukan kelas praktek (class practice). 4) Fase Keberlanjutan (Sustainment); kegiatan pada fase ini menggunakan metode pembelajaran interaktif dengan cara membangun jaringan relasi (networking). Secara keseluruhan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terlaksana dengan baik. Kami memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Stiami (KEMAS) yakni; a) Perguruan tinggi harus membuat inkubator bisnis sebagai wadah kolaborasi para wirausaha mahasiswa, b). Perguruan tinggi perlu menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan berwirausaha mahasiswa seperti kantin khusus produk-produk mahasiswa, c) Perguruan tinggi perlu membentuk tim khusus terkait event-event dan workhshop kewirausahaan agar memotivasi dan meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa, d) perguruan tinggi perlu mensosialisasikan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang memfasilitasi kegiatan wirausaha mahasiswa seperti Wirausaha Merdeka, Porgram Kreatiftas Mahasiswa (PKM) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) agar daya minat mahasiswa berwirausaha semakin meningkat dan melahirkan para mahasiswa yang berminat untuk menjadi pengusaha.

Evaluation of English Teaching Material for Senior High School

Astrini, Atik, Yeny Prastiwi, Muamaroh
Abstract: In Surakarta, English teachers use manuals to guide scholars and collaborate in the literacy process, and use it as a tonal resource to gain rich input into literacy. In order to improve the quality of English teaching in… n Indonesia, this study was conducted to measure whether  two books used in high school, "English for Critical Thinking" and "Bahasa Inggris Tingkat Lanjut" are correct or not. This research used Alan Cunningsworth's suggestion of an excellent text and tried to find the strengths and weaknesses of the two books based on the given styles. The study was conducted using an evaluation survey to evaluate two manuals in English  used by some seminaries in Surakarta. The evaluation method involved sampling books to see if they met criteria for good textbooks developed by the experimenter based on Cunningsworth's framework. The study found that Bahasa Inggris Tingkat Lanjut fulfills the five objectives and approaches of standard, design and association, content, teacher's book and policy perspective. English For Critical Thinking Allowing completes four excellent texts on Cunningsworth's goals and approaches, design and association, a teacher's book, and political attention. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut meets five principles of Cunningsworth's excellent example and styles, design and association, pieces, content and teacher's book. The experimenter also noticed that the strengths and weaknesses of "English For Critical Thinking" and "Bahasa Inggris Tingkat Lanjut". Based on the results, the experimenter recommends that the teacher use two manuals in the teaching-literacy process because two books meet the criteria of a good book.